Say Love Me, Please

Say Love Me, Please
Episode 116



Sementara Xavier dan Sera keluar dari mobil dan berjalan mendekati mansion keluarga stefanus.Pelayan segera membukakan pintu dan mempersilahkan keduanya masuk.Xavier merangkul pinggang Sera dan berjalan bersama menuju kedalam.Maureen dan Max langsung berdiri dengan pelan dan berbalik menatap Xavier dan Sera yang telah datang.


"Maureen," pekik Sera heboh


Sera berjalan menghampiri Maureen dan memeluknya sekilas begitu juga dengan Maureen yang sangat bahagia.Sera mengelus perut buncit sahabatnya tersebut dan ikut merasa bahagia.


"Selamat ya maureen sebentar lagi kamu jadi seorang mommy," ucap Sera sambil tersenyum


"Iya bukankah kamu juga sedang hamil," ungkap Maureen


"Iya Reen ayo sebaiknya kita cari tempat yang nyaman untuk berbincang," ajak Sera


Maureen menatap suaminya Max dan Max pun mengangguk.Mereka berdua berjalan menuju ke teras sementara para pria diruang tamu.Melani langsung berdiri dan berjalan menyusul Maureen dan Sera.Sampai diteras mereka pun segera duduk dan mengobrol.


Melani menatap kakak ipar dan juga kakak sepupunya itu secara bergantian.Dia merasa iri melihat keduanya sedang bahagia dan dia juga ingin merasakan rasanya dicintai seorang pria.Maureen memperhatikan adik iparnya yang terlihat murung.


"Melani kamu kenapa kok murung?" tanya Maureen


"Aku enggak papa kok kak cuma aku juga ingin seperti kalian yang bahagia dicintai oleh seorang pria," ungkap Melani sambil tersenyum tipis


"Percaya sama kakak kelak ada seseorang pria yang akan mencintaimu dengan tulus Mel kamu harus sabar ya," tegur Maureen dengan lembut


"Iya kakak terimakasih," ucap Melani sambil tersenyum


"Oh ya Sera usia kandunganmu berapa?" tanya Maureen


"Baru 8 minggu Maureen," ucap Sera sambil tersenyum tipis


Mereka bertiga bercanda tawa bersama dan saling menggoda satu sama lain.Max dan Xavier berjalan menghampiri istri istrinya yang berada di teras.Melani yang melihat kakak dan sepupunya datang memilih berdiri dan berjalan meninggalkan mereka.


"Aku masuk dulu ya takut jadi nyamuk," ucap Melani sambil tertawa


Maureen tertawa kecil lalu mengangguk dan para pria pun langsung duduk disebelah wanitanya masing masing.Maureen pun langsung bersandar pada dada suaminya begitu juga dengan Sera.Max seperti biasa mencium perut istrinya sekilas lalu mengelusnya.Sementara Xavier melirik arlojinya menunjukkan angka 01.00 siang. Mereka berdua pun langsung berdiri dengan pelan begitu juga dengan Max dan Maureen.


"Maureen ,Max kami pulang dulu ya," pamit Sera


"Ya sudh hati hati ya Sera, Xavier," balas Maureen


"Sayang sebelum pulang beli eskrim dulu ya," ucap Sera


"Iya sayang," jawab Xavier sambil tersenyum tipis


Xavier melajukan mobilnya mencari tempat penjual es krim.Setelah berkliling akhirnya mreka sampai didepan penjual es krim.Xavier menoleh dan menatap kearah istrinya.


"Sayang kamu mau eskrim rasa apa?"Tanya Xavier


"Vanilla dan juga cokelat hubby," jawab Sera


"Kamu tunggu disini biar aku yang beli," ujar Xavier


Sera pun mengangguk mengiyakan ucapan suaminya.Xavier keluar dari mobil dan berjalan menuju ke tempat penjual es krim. Setelah mendapat eskrimnya Xavier kembali dan masuk kedalam mobil.zdia langsung memberikan eskrimnya pada sang istri.


"Ini eskrim pesanan kamu sayang ayo dimakan," ujar Xavier


Sera pun menerimanya dengan senyum cerianya dan dia langsung menghabiskan eskrimnya. Sementara Xavier yang memperhatikan istrinya pun hanya mengulum senyumnya.Sera melirik kearah suminya yang tengah memperhatikannya.


"Kamu mau hubby?" tawar Sera


"Tidak sayang buat kamu aja eskrimnya," tolak Xavier


Sera pun langsung menghabiskan dua eskrimnya sementara Xavier pun melajukan kembali mobilnya.


tbc


baca novel author dan jangan lupa


like 👍 ✔


vote ✔


rate ⭐⭐⭐⭐ ✔


komen 📝✔