Say Love Me, Please

Say Love Me, Please
Episode 82



"Baiklah sayang sebaiknya kita segera berangkat check up kandungan?" tegur Sera


"Iya sayang ayo," balas Xavier


Sera dan Xavier pun langsung berdiri dan berjalan bersama. Dia melingkarkan tangannya dipinggang sang istri lalu keluar dari mansion.Xavier dengan gentle membuka pintu mobil untuk sang istri setelah itu diapun melajukan mobilnya.


Beberapa menit kemudian mereka telah sampai dirumah sakit dan mereka pun segera turun dari mobil.Dari belakang sebuah mobil memperhatikan mereka dan ternyata itu mobil milik Eva.Dia pun keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah sakit.Xavier dan Sera pun masuk kedalam ruangan dokter kandungan.


"Selamat pagi dokter," sapa Sera


"Selamat pagi nyonya dan mari anda harus berbaring diranjang," ucap dokter


Sera pun berbaring diatas ranjang dan dokter pun membuka pakaian Sera sedikit lalu memeriksa perutnya.


"Liat di monitor nyonya Dan tuan itu calon anak kalian kini ukurannya masih sebesar kacang," ucap dokter sambil menunjuk layar monitor


Sera pun tersenyum haru melihat calon anaknya kini sedang tumbuh diperutnya. Xavier pun merasa sangat bahagia atas kehadiran calon anak mereka.


"Lalu bagaimana keadaannya dokter?" tanya Xavier


" Sangat sehat dan kuat tuan namun jangan biarkan istri anda mengalami stress," tegur dokter


"Baik dokter kami mengerti," ungkap Sera sambil tersenyum


Sera pun bangun dari ranjang setelah dokter memberinya gel.Dia pun langsung duduk dan kemudian dokter tersenyum kearah mereka.


"Ini hasil USG kehamilan istri anda tuan," ungkap dokter sambil memberikan hasil usg tersebut


Xavier pun menerimanya dan menatapnya sambil tersenyum bahagia.Sera pun tersenyum tipis melihat suaminya merasa bahagia. Dari luar ruangan dokter Eva mengepalkan kedua tangannya mendengar penjelasan dari dokter.


"Jadi wanita sialan itu hamil anak Xavier," ucap Eva dengan penuh emosi


"Baiklah Dokter kami permisi dulu," ucap Xavier


"Iya tuan dan selamat atas kehamilan istri anda," ucap Dokter


Xavier pun mengangguk lalu dia merangkul istrinya dan berjalan keluar dari ruangan dokter.Mereka berdua tersrnyum sepanjang jalan dan Sera mengelus perut ratanya dengan lembut.Setelah itu mereka pun masuk kedalam mobil dan melajukannya dengan kecepatan sedang.Xavier menoleh kearah istrinya begitu juga dengan Sera.


"Sayang ingat kan kata dokter kalau kamu enggak boleh stress dan memikirkan hal hal yang berat," tegur Xavier


"Iya hubby aku akan terus mengingatnya oke," balas Sera


Dari belakang mobil milik Eva mengikutinya dengan pelan.Didalam mobilnya tak henti hentinya dia memaki Sera dengan kasar.Hal itu tidak disadari oleh Xavier dan juga Sera. Sementara Xavier kembali menyetir dan Sera menoleh kearah suaminya.


"Hubby kita sekarang ke rumah mommy Clarissa dan Daddy Aldrich bagaimana," tawar Sera


"Baiklah sayang," balas Xavier singkat


Xavier pun melajukan mobilnya menuju ke mansion daddy Aldrich.Beberapa menit kemudian mereka telah sampai didepan mansion.Xavier dan Sera pun segera keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam mansion setelah pintu dibuka oleh pelayan. Xavier merangkul pinggang istrinya dan berjalan menghampiri orang tuanya.


"Sayang kalian datang," ucap Mommy Clarissa dengan antusias


"Iya mommy tadi Sera yang mengajak untuk kesini," balas Xavier


Xavier dan Sera pun langsung duduk di sofa. Mommy Clarissa menatap hasil usg tersebut dan Xavier memberikannya pada sang mommy.Mommy pun tersenyum bahagia meligag hasil usg Sera lalu dia menatap kearah menantunya Sera.


"Cucu mommy bagaimana sayang?" tanya Mommy Clarissa


"Sangat sehat dan kuat diperutku mom," jawab Sera sambil tersenyum


tbc