Say Love Me, Please

Say Love Me, Please
Episode 123



beberapa bulan kemudian Max dan Maureen merasakan kebahagian mereka bertambah semenjak kelahiran putera pertama mereka JONATHAN


Sementara kehamilan Sera berusia 5 bulan. Xavier kini semakin posesif pada istrinya dan dia tidak ingin terjadi sesuatu pada keduanya. Mereka berdua semakin hari semakin romantis dan harmonis.Pagi itu Xavier membuatkan segelas susu untuk istrinya yang berada di meja makan.Setelah itu dia menaruh segelas susu diatas meja dan mereka berdua pun sarapan bersama.Selesai sarapan Xavier menatap istrinya yang sudah menghabiskan susunya.


"Sayang ingat ya kamu enggak boleh kecapekan dan juga stress," tegur Xavier


"Iya hubby dan sebaiknya kamu berangkat kerja sekarang," ungkap Sera sambil tersenyum


Sera langsung berdiri begitu juga dengan Xavier.Dia menghampiri istrinya lalu mencium kening dan bibir sang istri.Kemudian Xavier beralih mencium perut istrinya yang mulai membuncit.Lalu dia kembali berdiri dan menatap istrinya sambil tersenyum.


"Baiklah sayang aku berangkat kerja dulu," pamit Xavier


Sera tersenyum lalu memgangguk kemudian Xavier berbalik dan pergi meninggalkan meja makan.Dia berjalan keluar dari mansion dan masuk ke mobil.Xavier melajukan mobilnya menuju ke kantor.Bibi Sari pun membereskan meja makan dan membawa piring kotornya ke dapur.Sera pun berjalan menuju ke ruang tamu dan duduk disofa.Disana dia bersantai sambil membaca buku mengenai kehamilan.


"Sayang kamu sehat sehat diperut mommy ya," ucap Sera sambil mengelus perutnya yang kini mulai membuncit


Sera sangat bahagia akhirnya dia merasakan rasanya mengandung kembali hingga perutnya membuncit.Dia akan berhati hati dan menjaga kandungannya supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.


"Bi , Bi Sari," panggil Sera


Bi Sari berjalan menghampiri majikannya yang ada diruang tamu karena dia dipanggil. Dia tersenyum memperhatikan Sera yang tengah mengelus perutnya.


"Ada apa nyonya?" tanya Bi Sari


"Bibi tolong buatkan aku jus mangga ya," jawab Sera sambil tersenyum


"Iya nyonya tunggu sebentar ya," balas Bi Sari


Bi Sari pun berjalan menuju ke dapur membuatkan jus mangga untuk nyonya mudanya itu.Setelah selesai Bi Sari segera membawanya kembali keruang tamu.


"Ini nyonya jus yang anda minta," ucap Bi Sari sambil menyerahkan segelas jus pada Sera


"Terimakasih bi," jawab Sera sambil menerima jusnya


Setelah itu Bi Sari kembali kedapur sementara Sera meminum jusnya lalu menaruhnya dimeja.Diapun kembali membaca buku panduan tentang kehamilan.Sera mengambil hapenya lalu menghubungi sang suami.


"Sayang nanti antarin aku ke makam Michael ya hubby," ucap Sera


"Tapi ada syaratnya sayang?" balas Xavier


"Nanti malam kamu melayani aku diatas ranjang ya kan aku sudah beberapa hari tidak melakukannya sayang," ujar Xavier sambil tersenyum


"Iya sayang aku setuju syaratmu tapi kamu maukan antar aku ke makam Michael?" tanya Sera


"Apapun yang kamu minta pasti akan aku lakukan sayang termasuk mengantarmu ke makam Michael," ujar Xavier


"I love you hubby," ucap Sera sambil tersenyum manis


"I love you too sayang, aku tutup teleponnya dulu ya," sahut Xavier


"Iya hubby," ucap Sera


Sera pun mematikan teleponnya dan menaruh hpnya dimeja.Dia merasa bahagia karena Xavier menyetujui keinginannya meskipun harus ada syaratnya.


"Dasar mesum," ucap Sera tersenyum tipis sambil menggelengkan kepalanya


Sementara di kantor lebih tepatnya diruangannya Xavier memasukkan hpnya kedalam saku.Dia tersenyum mendengar ucapan istrinya yang menyetujui syaratnya.


"Michael, terimakasih karena kamu telah menyerahkan Sera padaku hingga kami bahagia seperti sekarang," gumam Xavier


"Aku harap kamu sudah tenang diatas sana karena wanita yang kamu cintai sekarang adalah istriku dan juga calon mommy anak kami," ucap Xavier sambil tersenyum tipis


Xavier kembali fokus pada pekerjaannya dan dia merasa semangat setelah mendengar suara sang istri.


tbc


jangan lupa like vote rate dan komen


ps. bentar lagi ending