
Keesokkan harinya matahari menyinari kamar Xavier dan Sera.Xavier terbangun terlebih dahulu dan dia tersenyum tipis menatap wajah cantik istrinya.Dia pun segera turun dari ranjang dan berjalan menuju ke kamar mandi. Beberapa menit kemudian Xavier kekuar dari kamar mandi dan dia pun tersenyum melihat istrinya yang masih tidur dengan pulas.Xavier segera memakai kaos dan celananya lalu menghampiri istrinya diranjang.
"Sayang bangunlah ini sudah pagi lho," tegur Xavier dengan lembut
"Aku masih mengantuk hubby," gumam Sera singkat
"Bagaimana kalau kita olahraga ranjang dulu," ancam Xavier
Sera pun terbelalak sekalgus terkejut mendengar ucapan suaminya.Dia pun segera bangun dan bangkit dari ranjang dengan pelan.Sera berjalan pelan menuju ke kamar mandi dan Xavier pun hanya terkikik geli melihat tingkah istrinya.Beberapa menit kemudian Sera keluar dengan memakai jubah mandinya dan dia berjalan ke lemari.Dia segera mengambil Dress lalu memakainya.
"Hubby aku sebenarnya lagi malas bangun," ungkap Sera sambil cemberut
"Ayo kita keluar ," ajak Xavier tersenyum tipis
Sera mengangguk dan mereka pun keluar dari kamar.Mereka menuruni tangga dan berjalan menuju ke meja makan.Xavier pun segera membuatkan susu untuk sang istri didapur. Lima menit kemudian dia kembali dengan membawa segelas susu dan menaruhnya diatas meja.Mereka pun sarapan bersama sama dan tak lupa Sera meminum susunya.
"Hubby kamu tidak pergi ke kantor?" tanya Sera dengan raut wajah penasaran
"Tidak sayang kantor sudah aku serahkan asistenku agar dia yang menghandlenya sementara," ujar Xavier
"Memangnya enggak papa sayang?" tanya Sera
"Enggak papa kok aku kan pemilik perusahaannya sayang," ujar Xavier dengan nada sombongnya
Serapun mendengus lalu dia pun langsung berdiri dan berjalan keluar menghirup udara segar.Xavier pun langsung mengikutinya dari belakang.Mereka pun duduk diteras depan dan menikamati udara segar pada pagi hari. Sebuah mobil mewah berhenti dan Eva pun keluar dari mobil. Dia pun segera berjalan menghampiri Xavier dan Sera dengan raut wajah marahnya.Sementara Xavier langsung melindungi istrinya dari Eva.
"Untuk apa kamu kesini wanita sialan," maki Xavier dengan emosi
Eva pun dibalik tangan kanannya dia menyembunyikan sebuah pisau.Dia berjalan menghampiri Sera namun Xavier tetap berusaha menghalangi niat Eva. Xavier memperhatikan semua gerak gerik Eva dan tiba tiba dia hendak menusuk Sera namun terhalang oleh Xavier.
Sera pun merasa ketakutan dengan tindakan nekat Eva.Xavier pun terkena tusukan diperutnya akibat ulah Eva hal itu membuat Sera terkejut dqn dia pun menangis lalu menghampiri suaminya yang tergeletak.Eva pun merasa gemetaran karena menyakiti pria yang dia cintai.
"Xavier bertahanlah," teriak Sera sambil menangis kencang
Dia merogoh hape suaminya lalu menghubungi kantor polisi.Setelah itu dia juga menghubungi ambulan agar datang dan juga memberitahu orang tuanya dnegan cepat..Eva pun menatap sinis kearah Sera lalu diapun menjambak rambutnya dengan keras dan hape yang dipegang sera terjatuh.
"Ini semua karena ulahmu wanita sialan," umpat Eva pada Sera
Sera meringis kesakitan lalu Eva pun menendang perut Sera dengan keras.Hal itu membuat Sera meringis kesakitan karena pahanya mengeluarkan darah.Dia mendorong Eva sekuat tenaga hingga kepalanya terbentur. Beberapa menit kemudian polisi dan ambulan pun datang.Mommy Della dan Daddy Anton pun terkejut melihat puteri dan menantunya yang terluka parah.
"Astaga Sera, Xavier ," ucap Mommy Della sambil menangis
"Cepat kalian bawa puteri dan menantuku kerumah sakit," teriak Daddy emosi
petugas rumah sakit membawa xavier dan sera dan memasukkannya kedalam ambulan. Setelah itu ambulan melaju dengan kencang menuju kerumah sakit.Sementra polisi telah membawa Eva kekantor polisi sementara orang tua Sera langsung masuk kemobil dan mengikuti ambulan dari belakang.
tbc
jangan hujat author please
like vote dan komen ya