
"Oh ya Ser bagaimana hubungan mu dengan Xavier?" tanya Maureen penasaran
"Biasa saja sih Reen tetapi kami di jodohkan oleh orang tua kami," balas Sera
"Kok bisa Ser dan apa jawabanmu ?" tanya Maureen lagi
"Orang tua Xavier dan orang tua ku adalah sahabat dan mereka sepakat menjodohkanku senang Xavier," balas Sera
"Aku setuju dengan perjodohan itu tetapi jangan terburu buru biarkan aku mengenal Xavier terlebih dahulu ," ungkap Sera dengan nada sendu nya
Maureen merasa ikut sedih dan kasihan pada Sera.Lalu dia langsung memeluk sera dan menenangkan nya.Dia melepaskan pelukan nya dan menatap sahabat nya.
"Sera lupakan masa lalu mu dan kamu harus membuka hatimu untuk Xavier ," tegur Maureen
"Aku enggak tahu Reen apa aku bisa melupakan Michael dan membuka hatiku untuk Xavier.Tetapi aku harap dengan seiring waktu berjalan mungkin aku bisa melupakan dirinya dan semua kenangan nya," ujar Sera panjang lebar sambil menahan tangis nya
"Sudahlah kita bahas nanti oke dosen sudah masuk tuh," tegur Maureen sambil menunjuk ke arah dosen yang masuk ke ruangan kelas
Sera mengiyakan ucapan Maureen.Lalu dia menghapus air mata yang ada di mata nya.Mereka kembali fokus pada Dosen yang ada di depan mereka. Semuanya memperhatikan penjelasan dari Dosen hingga jam mata kuliah selesai.
2 jam kemudian setelah sang Dosen keluar dan Maureen menghampiri Sera.
"Oh ya Ser, bagaimana kalau kita ke Mall sekarang untuk belanja sekalian refresing," usul Maureen
"Baiklah setuju lagian udah enggak ada mata kuliah lagi kan?" tanya Sera
"Iya enggak asa kok," sahut Maureen
mereka merapikan buku nya dan memalukan ke dalam tas.Lalu mereka keluar dari ruang kelas.
Sera dan Maureen berjalan menuju ke parkiran.Sampai disana mereka langsung masuk ke dalam dan Sera melajukan nya kencang meninggalkan area kampus.
"Ada apa Max datang datang tidak ketuk pintu?" tanya Xavier dengan nada datar
"Aku dikasih tahu Maureen dia dan Sera saat ini mereka menuju ke mall hari ini dan kamu tidak ingin menyusulnya?" tanya Max penasaran dengan jawaban sepupu nya
"Aku tidak ingin menganggu nya lagian jika aku ke sana hanya akan membuat Sera tidak nyaman dan semakin menghindari ku " ujar Xavier
"Ya sudah terserah padamu," ujar Max singkat
"Oh ya sejak kapan kamu dekat dengan sahabat dari Sera?" tanya Xavier memicingkan matanya menatap Max
Max tersenyum licik ke arah Xavier.Hal itu membuat Xavier mengerti arti dari tatapan itu. Dia hanya mendengus melihat sepupu nya yang ternyata licik dan cerdik mampu mendekati seorang gadis.
"Apakah kamu serius dengan Maureen?" tanya Xavier
"Tentu saja sekarang dia milikku dan ku pastikan tidak akan ada pria yang berani mendekati nya," balas Max
"Baiklah aku harus pergi menemui Maureen dulu," ucap Max datar
Max berbalik dan berjalan keluar dari ruangan Xavier.Sementara Xavier langsung berdiri dan menyusul sepupu nya Max.
Sementara itu Di Mall Sera dan Maureen berjalan mengelilingi Mall. Mereka begitu asyik memilih milih pakaian.Xavier dan Max telah sampai di Mall dan mereka berjalan masuk ke dalam.Para pengunjung terpesona dengan ketampanan mereka.Hal itu membuat Max mendengus dan memilih mengabaikan mereka.Dari kejauhan mereka tersenyum melihat Sera dan Maureen lalu menghampiri mereka berdua.
"Hai Maureen sayang," sapa Max lalu melingkarkan tangan nya ke pinggang Maureen
"Astaga kenapa kalian ada disini," ucap Maureen terkejut
"Aku menyusulmu sayang ," ucap Max sambil tersenyum
TBC