
Selesai makan dan minum Sera hendak berdiri dan membawanya ke dapur.Namun Xavier langsung menatapnya tajam hingga membuat Sera hanya menghela nafas.
"Hubby, aku cuma mau menaruh piring kotor dan gelas ke dapur," ucap Sera
"Biar aku saja honey dan sebaiknya kamu duduk saja diruang tamu," ujar Xavier dengan tegas
Xavier mengambil piring dan gelas lalu membawanya ke dapur.Sementara Sera kini tengah duduk disofa sesuai keinginan suaminya dan Xavier kembali dan langsung menghampiri sang istri.Dia pun duduk disebelah Sera dan Xavier memperhatikan istrinya yang cemberut.
"Kenapa sayang kok wajahmu cemberut begitu?" tanya Xavier bingung
"Hubby, aku cuma ingin menaruh piring kotor tapi kamu melarangnya," ungkap Sera kesal
"Sayang aku cuma tidak ingin kamu kelelahan honey," bujuk Xavier
Xavier menghela nafas kasar lalu dia pun langsung merangkul istrinya dari samping.Dia memperhatikan istrinya yang tengah merajuk.
"Maaf sayang aku bersikap posesif karena aku tidak ingin terjadi sesuatu pada kamu dan calon anak kita," ungkap Xavier sambil tersenyum tipis
"Maafin aku hubby karena aku ngambek enggak jelas karena mempermasalahkan sikap posesifmu itu. Padahal kamu bersikap posesif karena demi kesehatan aku dan calon anak kita," sesal Sera menatap suaminya sambil berkaca kaca
"Sst sudah sayang aku memaklumi kamu kok.Jangan sedih sayang nanti calon bayi kita ikut bersedih," ujar Xavier sambil mengelus perut buncit istrinya
"Sayang maafin mommy ya," ucap Sera sambil mengelus perut buncitnya
Xavier tersenyum tipis melihat istrinya yang sedang mengajak bicara calon bayi mereka berbicara.Setelah itu Sera mengambil remot dan menyalakan televisinya.Mereka berdua pun menonton tv bersama. 2 jam kemudian Xavier mematikan televisinya lalu dia menggendong istrinya yang sudah tertidur lalu membawanya ke kamar.Cklek pintu terbuka Xavier masuk kdalam dengan hati hati.
Dia merebahkan istrinya diatas ranjang dengan pelan.Setelah itu Xavier menyelimuti tubuh sang istri dan dia mencium kening istrinya sekilas.Kemudian Xavier berbaring disebelah istrinya dan ikut memejamkan kedua matanya kealam mimpi.
"Sudah puas memandangi wajah tampan suamimu hemm?" ucap Xavier sambil membuka matanya dan tersenyum menatap sang istri
"Hemm iya," ucap Sera sambil malu malu
Xavier terkekeh melihat wajah istrinya yang memerah.Dia pun segera bangun dan menyandarkan tubuhnya di dapin ranjang. Sera menyibak selimutnya dan bangkit dari ranjang dengan perlahan.Dia berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.30 menit kemudian Sera keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju ke lemari.
Xavier bangkit dari ranjang dan menghampiri istrinya yang sedang memilih pakaian.Xavier memeluk Sera dari belakang dengan pelan dan meniup telinga istrinya.Hal itu sontak membuat Sera merinding mendengarnya.
"Sayang lepasin aku, aku mau ambil daster dulu," ucap Sera dengan lembut
"Bagaimana kalau kita olahraga dulu diranjang," bisik Xavier
"Tapi sayang katanya kamu enggak membiarkan aku kelelahan hemm?" ujar Sera sambil tertawa kecil
Xavier berdecak lalu melepaskan pelukannya. Sementara Sera langsung mengambil daster lalu memakainya.Dia berbalik dan berjalan menghampiri suaminya yang duduk diranjang.
"Sayang bagaimana kalau nanti malam saja ya," bujuk Sera
"Baiklah honey nanti malam kamu harus melayaniku dan tidak ada bantahan lagi oke.Aku mandi dulu ya sayang," ujar Xavier
Xavier mencium bibir istrinya lalu dia berdir dan berjalan menuju ke kamar mandi. Sementara Sera berjalam keluar dari kamar dan menuju ke meja makan.
tbc
Jangan lupa like , vote dan komen makasih