
"Oke mom aku akan mendengarkan nasihat dari mommy," balas Xavier
Mommy tersenyum mendengar ucapan puteranya begitu juga Daddy.Xavier melirik arlojinya menunjukkan angka 06.00 Sore.Lalu kembali menatap kedua orang tuanya yang memperhatikan nya.
"Memangnya berangkat nya jam berapa Xavier?" tanya mommy penasaran
"Jam 07.00 tepat mom aku akan menjemput Sera," balas Xavier tersenyum kearah orang tua nya
"Pulang nya jangan terlalu malam ya nak," tegur Mommy
"Kalau mengantuk tidur di hotel dan sekamar berdua. Jika sudah melakukannya nya Kalian tinggal menikah saja," sahut Daddy asal
Mommy langsung menjewer telinga Daddy dengan keras.Hal itu sontak membuat Xavier tertawa bahagia melihat Daddy nya sengsara.Sementara daddy meringis dan meminta mommy menghentikan nya.
"Sakit mom lepasin please," ujar Daddy
"Makanya Daddy jangan berbicara sembarangan," balas Mommy jengkel pada Daddy
"Iya iya baiklah Daddy minta maaf," ucap Daddy menyesal
Mommy melepaskan jeweran nya pada telinga Daddy.Daddy memegangi telinganya yang marah dan sakit.Xavier mendengus geli melihat tingkah kedua orang tua nya.Dia berdiri dan berjalan meninggalkan kedua orang tuanya. Xavier menaiki tangga dan masuk kedalam kamarnya.
Sementara Sera berdiri dan berjalan menuju ke kamarnya dan dia segera berganti pakaian.Dia langsung memakai gaun yang dibelikan oleh Xavier.Gaun berwarna merah dengan spagghetti tali room dan memakai high heel sesuai warna gaun nya.Setelah itu dia duduk di depan meja rias.Dia mulai membentuk kepangan rambut sebagai bandana di kepala nya.Selesai menata rambut dia mulai memakai bedak dan lipglos favorit nya.Selesai merias diri nya Sera memutuskan keluar dari kamar. Tak..tak ..tak suara sepatu Sera dia menuruni tangga dan melihat Xavier sudah datang.Xavier yang datang dengan Setelan jas berwarna hitam mengobrol dengan kedua orang tua Sera.
"Xavier," panggil Sera dengan lembut
Xavier menoleh dan terkejut dengan penampilan Sera.Dia terpesona dengan kecantikan yang dimiliki oleh Sera dan sangat cocok dengan gaun yang dipilihnya.Sementara kedua orang tua Sera tersenyum melihat reaksi dari Xavier.
"Ehem," gumam Daddy Anton
Mereka semua tertawa melihat Xavier yang gelagapan.Sera pun berpamitan pada kedua orang tuanya begitu juga dengan Xavier.Setelah berpamitan mereka berbalik dan berjalan keluar dari Mansion.Sementara mommy dan Daddy tersenyum bahagia melihat puteri mereka bahagia.Di luar Mansion Xavier terus menatap Sera tanpa kedip.Hal itu membuat Sera tertawa dan langsung mencium pipi Xavier supaya sadar.
"Katanya nya mau berangkat," ucap Sera sambil terkekeh
"Tunggu sebentar," ujar Xavier
Sera bingung dengan Xavier yang menyuruhnya menunggu.
Xavier mengeluarkan kotak dari dalam sakunya.Lalu dia membuka nya dan ternyata berisi kalung yang cantik.Xavier langsung memasangkan kalungnya di leher Sera.
"Kalung yang sangat indah," puji Sera
"Kamu sangat menyukainya sayang?" tanya Xavier
"Iya aku sangat suka," balas Sera tersenyum manis
Mereka pun masuk kedalam mobil. Xavier langsung melajukan mobilnya kencang meninggalkan mansion Sera.
Didalam mobil Xavier menggenggam tangan Sera dan menciuminya.Sera hanya tersenyum dan membiarkan apa yang dilakukan Xavier.Setelah itu Xavier kembali menyetir dan kini hanya keheningan melanda keduanya. Beberapa menit kemudian mereka telah sampai ditempat yang di rencanakan oleh Xavier.Mereka berdua keluar dari mobil dan berjalan menuju ke taman. Sera begitu takjub dengan kejutan yang diberikan oleh Xavier untuknya.
"Inikah kejutan nya?" tanya Sera
"Iya sayang kejutan untuk kamu," ungkap Xavier menatap Sera dengan tatapan penuh cinta
TBC