Say Love Me, Please

Say Love Me, Please
Episode 20



"Jangan pernah berbicara seperti itu lagi Sera sayang," tegur Mommy


"Baiklah mommy aku janji," ungkap Sera


Sementara Xavier telah sampai di mansion dan dia bergegas masuk ke dalam. Mommy dan daddy nya memperhatikan nya yang basah kuyup.


"Sore mom ,Dad ," sapa Xavier


"Sore sayang bagaimana kamu bisa basah kuyup sayang?" tanya mommy Clarisa penasaran


"Nanti aku ceritain aku mau ke kamar ," balas Xavier


Mommy mengangguk lalu Xavier pun langsung terus berjalan.Dia menaiki tangga menuju ke kamar. Cklek Xavier masuk ke dalam kamar dan langsung berjalan menuju kamar mandi.Xavier membuka semua pakaian nya lalu menyalakan shower.


Air pun mengguyur tubuhnya dan dia teringat tentang ucapan Sera pada nya.Hal itu membuatnya tersenyum kecil.Setelah mematikan shower dia keluar dengan selembar handuk dan berjalan menuju ke lemari.Xavier mengambil kaos dan celana lalu memakai nya.Dia memutuskan keluar dari kamar dan menuruni tangga.Dia berjalan menghampiri orang tuanya dan duduk di sofa.


"Aku tadi menyusul Sera ke makam karena dia marah padaku mom," ucap Xavier tanpa basa basi


"Kenapa Sera marah padamu katakan nak?" ucap Mommy Clarissa mencurigai puteranya


"Ayolah mom jangan mencurigai ku seperti aku tahanan saja," cibir Xavier pada mommy nya


"Ya iyalah mommy harus curiga padamu karena kelakuan mu kan 11 - 12 seperti daddy mu," celetuk Mommy


"Sayang kenapa aku di ikut sertakan juga," protes Daddy Aldrich sambil merajuk


Xavier mendengus melihat tingkah Daddy nya yang sama sekali tidak ada wibawa nya.Sementara mommy hanya tertawa melihat Daddy merajuk.


"Kamu kan mantan bastard Casanova Daddy," ucap Mommy Clarissa wanita paruh baya tersebut


Daddy Aldrich tersenyum menyeringai dia langsung mencium bibir mommy di depan Xavier.Sementara mommy menunduk malu dan Xavier hanya jengah melihat kelakuan Daddy nya. Daddy mendekatkan wajahnya ke telinga mommy.


"Siap siap nanti malam aku akan menghukum mu Mommy," bisik Daddy


"Daddy menyebalkan," pekik mommy malu langsung mencubit paha Daddy


"Memang nya kamu sudah membuat nya Xavier ," ejek Daddy


Mommy hanya memutar bola matanya malas melihat perdebatan ayah dan anak tersebut.


Lalu mommy mengeluarkan aura dingin nya dan langsung menjewer telinga kedua nya.Daddy dan Xavier meringis dan merasakan sakit pada telinganya.


"Mommy sakit telingaku," ucap Xavier kesal


"Istriku sayang lepasin ya telingaku sangat sakit ini ," rayu Daddy memelas


"Kalian ini berhentilah adu mulut


membuatku pusing saja," protes mommy


Mommy langsung melepaskan jeweran nya pada telinga suami dan puteranya. Xavier langsung memegangi telinganya yang merah begitu juga Daddy.Mommy hanya tertawa melihat raut wajah Xavier yang masam di tunjukan pada nya.


"Apakah Sera sudah mau menerima mu nak?" tanya mommy dengan serius


"Sudah mommy dan aku akan berusaha membuatnya mencintaiku," ungkap Xavier tersenyum


"Tapi kamu harus perlahan dan jangan terkesan memaksanya ya," tegur mommy


"Iya mom," balas nya singkat


Xavier melirik arloji nya menunjukkan jam 06.00 sore.Tiba tiba dia menjadi merindukan Sera.Mommy dan Daddy terus memperhatikan gerak geriknya dan hanya mampu tersenyum kecil.


Sementara Sera mengangkat kepalanya dari pangkuan sang mommy. Dia menatap mommy nya sambil tersenyum.


"terimakasih ya mom, mommy selalu dengan sabar menasehatiku yang keras kepala, dan aku sayang mommy," ucap Sera


"Iya sayang mommy juga sangat menyayangimu," balas Mommy


TBC