
"Sayang sayang kapan kamu jadi kekasihku," protes Maureen kesal
"Jadi ini kode nih supaya aku nembak kamu hemm," goda Max
"Kepedean banget sih kamu max," ucap Maureen kesal lalu mencubit pinggang Max
Sementara Sera kembali fokus memilih pakaian dan Xavier mendekati nya.Dia hanya diam mengabaikan adu mulut antara 2M itu.
"Ser , kenapa kamu diam saja?" tanya Xavier
"Kenapa kalian kesini sih kita jadi pusat perhatian para pembeli yang lain," gerutu Sera jengkel
Xavier menoleh dan menatap para pembeli yang terpesona dengan nya dan juga Max.Dia pun langsung tertawa lalu kembali menatap Sera.Sera mendengus melihat Xavier yang tertawa lalu berjalan menghindari nya menuju ke tempat lain. Xavier langsung mengikuti Sera dari belakang.
Dia langsung meraih pinggang Sera dan mengajaknya mencari dress buat Sera.
"Lepasin tangan mu Xavier dan aku enggak mau jadi pusat perhatian," ucap Sera merasa risih
Xavier mengabaikan nya membuat Sera semakin jengkel. Dia tidak suka dengan Xavier yang seenaknya lalu dia melepaskan nya dengan paksa.Sera menatap Xavier tajam dan menahan emosinya.
"Kamu kesini hanya membuatku kesal dan membuat mood ku buruk," ucap Sera
Sera berbalik dan berjalan menjauhi Xavier. Sementara Xavier menatap Sera dengan tatapan yang sulit di artikan.Dia langsung mengejar Sera yang marah. Sera langsung masuk ke dalam mobil dan melajukan nya menuju ke makam Michael.Di dalam mobil Xavier langsung mengikuti kemana pun Sera pergi.
"Kenapa kamu sulit banget untuk ku luluhkan Sera dan apakah memang kamu tidak ingin membuka hatimu sedikit untukku," gumam Xavier
20 menit kemudian Sera sampai di area pemakaman.Dia langsung keluar dan berjalan menuju ke makam Michael. Sera jongkok dan mengelus makam Michael dan dia kembali menangis disana.
"Aku merindukanmu Michael," ucap nya terisak
"Aku sangat merindukanmu," lanjut Sera
Mobil Xavier pun berhenti di luar pemakaman.Ternyata tebakan nya memang benar kalau Sera pasti kesini. Dia pun keluar dari mobil dan berjalan memasuki pemakaman.Dari kejauhan dia melihat Sera yang menangis di depan Makam Michael.Xavier menghela nafas kasar dan menunggu nya dari kejauhan.Tiba tiba hujan turun dengan perlahan kemudian menjadi deras. Xavier terus memperhatikan Sera meski hujan deras.
"Michael apa benar aku harus membuka hatiku untuk Xavier?" tanya Sera yang beruraian air mata
"Meski hujan deras aku tetap akan disini Michael, aku begitu merindukanmu ," ucap nya Lirih
Xavier langsung mendekati Sera sementara Sera kini sudah berdiri.Dia mengabaikan dan membiarkan air hujan mengguyur tubuhnya. Xavier sudah berada di belakang dan Grep dia memeluk Sera dari belakang. Sera terkejut ada tangan yang memeluknya dari belakang dan dia tahu pemilik tangan ini.Dia berbalik dan menatap Xavier dengan mata sembabnya.
"Xavier maafkan aku atas sikapku selama ini ," ungkap Sera dengan lirih
"Aku mengerti dengan sikapmu selama ini," balas Xavier tersenyum tipis
"Apakah aku terlalu egois mengharapkan Michael kembali hidup dan berada di samping ku?" tanya Sera menatap nanar pada Xavier
Deg.. Xavier merasa miris dan kecewa mendengar ucapan Sera. Lalu dia mencoba tersenyum kearah Sera.Sera mengerti dengan tatapan kecewa dari Xavier.Dia tidak ingin menyakiti Xavier dan akan membuka hati untuk nya.Dia berjinjit dan mencium bibir Xavier dengan lembut.Xavier melotot sekaligus terkejut dengan perbuatan Sera.Lalu Sera melepaskan bibir nya dari bibir Xavier.Sera tersenyum menatap Xavier yang terkejut.
"Kenapa sayang kamu terkejut," ucap Sera Tersenyum kecil
"Kamu panggil aku apa?" tanya Xavier
"Sayang memangnya kenapa hemm dan lagian aku memutuskan untuk membuka hatiku untukmu Xavier sayang," balas Sera sambil menggoda Xavier
Xavier tersenyum lebar mendengar panggilan sayang dari Sera dan juga Sera yang ingin membuka hati nya.Lalu dia meraih pinggang Sera dan dia langsung mencium bibir Sera.Sera mengalungkan tangan nya ke leher Xavier dan membalas nya.
"Ini di pemakaman Xavier," protes Sera setelah dia menjauhi bibir Xavier
"Kamu duluan kan sayang," goda Xavier
Sera cemberut lalu kembali menatap makam Michael.Tangan Xavier masih setia melingkar posesif di pinggang Sera.Sera berkaca kaca menatap Makam mantan kekasih nya.
"Aku harap dengan kehadiran Xavier yang kamu harapkan untukku bisa membuatku bahagia karena pilihan mu Mich," ungkap Sera
"Kami pulang dulu ya karena ku sudah kedinginan," pamit nya
Mereka berbalik dan berjalan menjauhi makam Xavier. Sampai di luar makam dan hendak ke mobil nya Xavier menahan lengan Sera.
"Ada apa Xavier ?" tanya Sera lembut
"Biar aku antar kamu pulang ya dan soal mobilmu akan ku suruh orang membawanya," ujar Xavier
"Baiklah terserah kamu," balas nya
Sera masuk ke dalam mobil Xavier dan dia langsung melajukan nya kencang.Xavier menghubungi orang suruhan nya untuk mengambil mobil Sera.
TBC