
"Maafkan aku Sera," ucap Xavier menatap sera dengan penuh penyesalan
"Aku benar benar mencintaimu," ungkap Xavier
"Sudahlah Xavier aku memaafkanmu dan bagaimana dengan pertunanganmu dengan Jenny?" tanya Sera dengan nada sendunya
"Aku tidak mau dianggap perebut tunangan orang lain," ungkap Sera
Xavier meraih dagu sera dan dia menatap wajah Sera intens.
Dia langsung mencium bibir lembut Sera lalu melumatnya dengan rakus. Sera pun membalas ciuman Xavier dengan lembut. Beberapa menit kemudian Xavier menyudahi ciuman mereka.
"Tatap aku Sera dan katakan kalau kamu memang mencintaiku," perintah Xavier menatap Sera dengan lekat
Sera menatap wajah Xavier dengan tatapan cinta dan dia masih malu mengungkapkannya.Sementara Xavier masih menunggu ungkapan cinta dari Sera.
"Apakah kamu tahu Sera selama dua tahun ini aku hanya fokus pada perusahaan dan tidak memikirkan gadis lain," ucap Xavier menatap Sera dengan nada seriusnya
"Saat kamu memutuskan untuk ke Paris waktu itu aku sempat membencimu dan ingin membuatmu menderita namun kini aku menyesal karena sekarang aku telah merebut hal berharga darimu Sera," ujar Xavier
Sera berkaca kaca mendengarnya dan dia pun menitikkan air mata nya mendengar penjelasan dari Xavier.Dia merutuki kebodohannya dan merasa bersalah pada Xavier.Xavier segera menghapus air mata yang keluar dari mata Sera. Sera pun memegang tangan Xavier dan dia tersenyum cantik.
"Xavier, aku mencintaimu sayang," ucap Sera sambil tersenyum manis
"Selama di paris aku selalu memikirkan mu , merindukanmu dan ingin memelukmu. Aku benar benar mencintaimu Xavier," ungkap Sera
Xavier tersenyum bahagia mendengar ungkapan cinta dari Sera.Dia pun langsung memeluk Sera erat dan menciumi kepalanya berulang ulang. Sera membalas pelukan dari Xavier dan dia langsung menangis.Xavier melepaskan pelukannya dan menatap Sera yang menangis.
"Sayang jangan menangis lagi daripada menangis lebih baik kita berc****** lagi bagaimana?" tawar Xavier tersenyum mesum
Blush kedua pipi Sera merona mendengar ucapan Xavier yang vulgar. Sementara Xavier terkekeh melihat Sera yang merona karena ucapannya.Sera langsung mencubit paha Xavier.
"Dasar mesum kamu tadi jahat dan melakukannya dengan kasar padaku," protes Sera dengan raut kesal
"Sudah sayang jangan meminta maaf lagi karena aku bosan mendengarnya. Sekarang aku sudah jadi milikmu bukan," balas Sera tersenyum manis
"Iya sayang kamu milikku dan takkan aku biarkan pria lain mendekatimu dan menyentuh mu," ujar Xavier dengan nada posesif
Sera tertawa mendengarnya dan dia langsung duduk dipangkuan Xavier. Xavier pun dengan senang langsung merangkul pinggang Sera dengan erat. Sera mengalungkan kedua tangannya dileher Xavier.
"Sayang jangan pernah menghina ku lagi seperti tadi hal itu membuat hatiku sakit," keluh Sera dengan nada sendunya
"Aku sangat menyesal telah berkata kasar padamu sayang," sesal Xavier
"Oh ya selama di Paris kamu tinggal dimana?" tanya Xavier penuh curiga sambil mengalihkan pembicaraan
"Aku tinggal di apartemen Bibi Helena," ungkap Sera sambil nyengir
Xavier terbelalak sekaligus terkejut mendengar ucapan Sera.Dia menatap intens Sera hingga membuatnya salah tingkah. Lalu Xavier pun langsung tersenyum menyeringai menatap Sera.
"Sayang kenapa kamu tidak memberitahu aku kalau kamu tinggal bersama bibiku," protes Xavier
"Maaf ya sayang waktu itu aku fokus menyelesaikan studyku dan menghilangkan trauma masa lalu," balas Sera
"Hemm aku akan menghukummu sayang karena tidak memberi kabar padaku," ujar Xavier tersenyum menyeringai
"Memangnya hukumannya apa sayang?" tanya Sera
"Aku akan membuatmu lemas di ranjang agar kamu segera mengandung anakku," ucap Xavier
Blush kedua pipi Sera merona mendengar ucapan mesum dari Xavier. Sementara Xavier tersenyum penuh kemenangan meliha reaksi Sera.
TBC
maaf ya lagi up soalnya author sibuk