
"Kamu benar benar enggak papakan nak?" tanya mommy dengan khawatir sambil menatap puteri bungsunya
"Aku enggak papa kok mom jangan khawatir oke," bujuk Melani
Mommy pun merasa lega mendengarnya begitu juga dengan yang lainnya.Melani menatap kedua orang tuanya sambil tersenyum tipis menutupi segala kesedihannya.
"Mommy, Daddy maafkan Melani yang gagal menjaga diri hingga harus kehilangan kesucian Melani oleh pria sialan itu," batin Melani.
Maureen memperhatikan raut wajah adik iparnya tersebut.Dia merasa ada yang disembunyikan oleh Melani dari mereka semua.Maureen kembali mengelus perut buncitnya dengan lembut hal itu diperhatikan Melani.
"Aku harap aku tidak mengandung anak dari pria sialan itu karena aku dan dia cuma melakukannya cuma sekali," batin Melani lagi
"Mel,kenapa kamu melamun?" tanya Maureen
"Eh enggak papa kok kak cuma berangan angan aku kelak seperti Kak Maureen yang dicintai oleh pria yang kita cintai dan mengandung anaknya," ujar Melani tersenyum kecut
"Kamu pasti kelak akan menemukan pujaan hatimu mel kakak yakin itu," ucap Maureen sambil tersenyum
Melani tersenyum lalu mengangguk mendengar ucapan kakak iparnya.Max melirik arlojinya menunjukkan angka 18.00 sore. Mommy langsung berdiri begitu juga dengan Melani.
"Aku bantu mommy menyiapkan makan malam ya," tawar Melani
"Tentu ayo sayang kita kedapur," ajak Mommy
Mereka berdua berjalan meninggalkan ruang tamu menuju ke dapur.Sementara Maureen menyandarkan tubuhnya disofa dan mengusap perut buncitnya.
"Oh ya Dad kami besok akan pulang ke Mansion kami," ucap Max
"Memangnya tidak menginap disini saja beberapa hari nak," ujar Daddy
"Kami ingin menghabiskan waktu berdua dimansion kami Daddy terutama urusan ranjang," ungkap Max sambil tertawa kecil
"Ya sudah terserah padamu nak," balas Daddy sambil tersenyum tipis
Sementara di Mansion milik Xavier, Xavier dan Sera kini tengah menonton tv bersama. Sera memakan camilannya dan Xavier yang melihatnya pun hanya tersenyum.Mommy Clarissa sedang sibuk didapur membawa makanan menuju ke meja makan.
"Memangnya kamu enggak kenyang sayang daritadi nyemil terus?" tanya Mommy Clarissa
"Hehe belum mommy aku lagi pengen ngemil saja," ucap Sera sambil nyengir
"Ayo sayang makan malam dulu ngemilnya berhenti dulu nak," tegur Mommy
Sera mengangguk dan mereka bertiga pun langsung berdiri dan berjalan menuju ke meja makan.Sera dan Xavier langsung duduk dan mereka pun makan malam bersama.30 menit kemudian mereka selesai makan malam dan Xavier langsung berdiri dan meninggalkan meja makan.Beberapa menit kemudian dia kembali membawa segelas susu ibu hamil untuk istrinya dan memberikannya pada sang istri.
"Ayo diminum dulu susunya," ucap Xavier
"Iya hubby terimakasih," jawab Sera sambil menerima segelas susunya
Sera pun langsung meneguk susunya hingga tandas.Setelah menghabiskannya dia menaruh gelasnya kembali keatas meja.Dia tersenyum menatap suaminya dan dibalas oleh Xavier.Mommy membereskan meja makan lalu membawa piring kotornya ke dapur.
"Dad , aku dan Sera ke kamar dulu ya," pamit Xavier
"Iya nak," ucap Daddy Aldrich singkat
Xavier dan Sera langsung berdiri dan berjalan meninggalkan meja makan.Mereka langsung menaiki tangga menuju ke kamar mereka. Mommy Clarissa kembali dan menghampiri suaminya yang ada diruang tamu.
"Daddy, Sera dan Xavier mana?" tanya Mommy
"Mereka sudah istirahat dikamar mereka Mom," balas Daddy
"Sebaiknya kita juga masuk kedalam kamar dan beristirahat," ajak Mommy
"Baiklah sayang aku meminta jatahku padamu," ujar Daddy sambil tersenyum menyeringai
Daddy langsung berdiri lalu menggendong mommy dan berjalan menuju ke kamar mereka.Sementara Mommy hanya pasrah dalam gendongan daddydan mereka pun masuk kekamar dan menghangatkan ranjang.
tbc
jangan lupa like , vote rate dan komen makasih