
Blush Kedua pipi Sera langsung memerah seperti kepiting rebus mendengar ucapan Xavier.
Dia langsung memberi Xavier cubitan pada pahanya karena mereka duduk bersebelahan.Xavier meringis kesakitan dan menatap Sera sambil memelas.
"Sakit sayang," protes Xavier
"Kamu nya sih bikin malu saja," balas Sera enteng tanpa merasa bersalah
pelayan pun menghampiri mereka membawa pesanan Sera dan Xavier. Setelah memberikan pesanan sang pelayan langsung pergi.Sera menyedot Jus strawberry nya dengan santai dan Xavier memperhatikan nya.
"Ada apa Xavier kamu mau jus nya," tawar Sera sambil menyerahkan gelas nya
"Tidak sayang tetapi jus dalam bibirmu pasti terasa lebih manis," bisik Xavier dengan nada sensual
"Dasar mesum," pekik Sera kesal
semua pengunjung memperhatikan Sera dan Sera hanya nyengir. Sementara Xavier tertawa puas melihat wajah Sera yang malu.Dia menyumpah serapahi kelakuan Xavier yang menyebalkan.
"Aku pasti kelak akan sial jika menjadi istrimu," umpat Sera dengan jengkel
"Apakah itu sebuah kode bahwa kamu sudah jadi nyonya Grissham," goda Xavier sambil tersenyum misterius
Sera hanya mendengus mendengar nya. Sementara Xavier langsung merogoh hapenya dan menghubungi sepupunya Maximilano untuk membuatkan kejutan untuk Sera malam ini.Sera yang memperhatikan nya menjadi curiga terhadap tingkah Xavier.Setelah itu memasukan hapenya kembali ke saku.
"Jangan bilang kamu mau berbuat sesuatu padaku?," tanya Sera penuh selidik
"Iya aku sedang merencanakan malam pertama kita sayang yang penuh gairah," goda Xavier sambil tertawa
Sera hanya melongo mendengar ucapan Xavier yang super mesum..
Lalu dia mengabaikan nya dan kembali meminum jus nya hingga habis.Xavier yang melihat nya hanya terkikim geli dengan tingkah Sera. Setelah menghabiskan kopinya Xavier langsung berdiri dan mengeluarkan uang dan menaruhnya di meja. Dia langsung menarik tangan Sera keluar dari Cafe. Sera hanya bingung dan hanya bisa mengikutinya.Mereka masuk ke dalam mobil dan melajukan nya kencang.
"Xavier kita mau kemana?" tanya Sera penasaran
"Ke Hotel ," celetuk Xavier asal
"Aduh sakit sayang jangan cubit donk tadi itu aku cuma bercanda," balas Xavier sambil meringis
Sera melepaskan cubitan nya dan merasa lega.Lalu dia menatap Xavier dengan intens dan sedikit curiga.
"Kita mau ke mall sayang mau cari gaun untukmu," ungkap Xavier membuyarkan kecurigaan Sera
"Gaun untuk apa Xavier jangan membuatku penasaran," balas Sera
Xavier hanya tersenyum tipis melihat ke arah Sera dan kembali fokus.Sementara Sera hanya menghela nafas kasar dan memilih diam.30 menit kemudian mereka telah sampai di Sebuah Mall. Setelah memarkirkan mobilnya mereka berdua keluar dari mobil.Xavier dan Sera berjalan masuk ke dalam Mall. Mereka langsung berjalan menuju ke tempat pakaian wanita.Sampai di sana mereka berdua langsung memilih.Xavier tertuju pada sebuah gaun Spaghetti tali merah lalu memberikan nya pada Sera.
"Ini cobalah dulu aku mau lihat kamu cocok tidak memakai gaun ini," ujar Xavier
"Baiklah aku aku akan mencobanya," balas Sera lalu dia berjalan menuju ke ruang ganti
beberapa menit kemudian Sera keluar dengan gaun itu.Xavier mengagumi kecantikan Sera dan tubuhnya yang ramping membuat gairahnya naik.
"Bagaimana Xavier hemm?" tanya Sera tersenyum cantik
"Kamu sangat cantik dan sexy sayang," ungkap Xavier
"Dasar gombal," ledek Sera tertawa
Sera berbalik dan berjalan masuk ke ruang ganti dan berganti pakaian. Setelah itu dia keluar dan mereka berdua segera segera ke kasir untuk membayar nya.
"Biar aku yang bayar Sera Aku kan calon suami masa depanmu," ujar Xavier
"Dasar pria narsis ," cibir Sera
Kasir menyerahkan gaun itu pada Sera. Setelah itu mereka kembali berkeliling Mall dan Xavier menggenggam tangan Sera
TBC