
"Hubby tiba tiba aku lapar," rengek Sera lalu melepaskan pelukannya
"Iya kamu pasti lapar karena habis marah marah tadi jadi kamu mau makan apa honey?" tanya Xavier
"Aku mau makan salad buah hubby," balas Sera
"Baiklah aku akan membuatkannya untukmu," ujar Xavier
Xavier pun langsung berdiri dan berjalan menuju kedapur.Sementara Sera pun bersandar pada sofa lalu mengelus perut ratanya.
"Xavier suami yang aku cintai dan dia hanya milikku.Aku takkan membiarkan wanita ular kayak Eva dan sejenisnya menggoda suamiku," gumam Sera
"Jika aku tidak dalam keadaan hamil muda kupastikan wanita itu sudah kucakar , jambak dan kupatahkan tangannya huh," ucap Sera dengan nada kesal mengingat kejadian tadi mini market
Beberapa menit kemudian Xavier kembali dengan membawa sepiring salat buah dan segelas air putih. Dia pun langsung menaruhnya diatas meja dan Xavier menatap istrinya yang tengah melamun.
Dia pun langsung mencium pipi istrinya hingga membuat Sera terkejut lalu tersenyum tipis memandang suaminya.
"Sayang kamu sedang melamunkan apa?" tanya Xavier
"Aku hanya teringat kejadian tadi hubby," jawab Sera
Xavier menghela nafas lalu dia pun duduk disamping istrinya.Dia pun memegang tangan istrinya lalu menggenggamnya kemudian menciumnya sekilas.Lalu dia menatap sang istri dengan tatapan penuh cintanya.
"Sayang sebaiknya kamu makan katanya kamu lapar dan jangan mengingat lagi kejadian tadi ya," tegur Xavier dengan lembut
"Sayang kamu janjikan tidak akan pernah meninggalkanku," tanya Sera dengan nada serius
"Aku berjanji akan selalu disampingmu dan tidak akan meninggalkanmu honey," balas Xavier
"Aku takut kehilangan pria yang aku cintai untuk kedua kalinya dan aku takut kamu akan kembali pada cinta pertamamu itu hubby," ungkap Sera dengan sendu
"Tidak akan pernah sayang sekarang yang aku cintai itu kamu istriku dan calon anak kita ini," jawab Xavier sambil mengelus perut rata istrinya
Sera pun merasa lega mendengarnya namun dia masih sedikit ketakutan.Lalu dia pun berbisik ditelinga sang suami.Xavier pun mengangguk lalu dia langsung menggendong sang istri dengan bridal style.Mereka menaiki tangga menuju kekamar mereka.Cklek pintu dibuka oleh Sera dan Mereka pun masuk kedalam.Xavier pun merebahkan sang istri diatas ranjang dengan perlahan.Setelah itu dia melepas pakaian istrinya juga dirinya hingga mereka polos.Sera menatap suaminya dengan penuh cinta.
"Sayang aku ingin kehangatanmu agar ketakutanku menghilang," ucap Sera dengan raut wajah ketakutan
"Iya sayang aku akan menghangatkanmu," jawab Xavier tersenyum lalu membelai wajah sang istri
Xavier pun mulai mencium bibir istrinya dengan rakus kemudian turun kelehernya hingga meninggalkan bekas.Setelah itu dia menjamah setiap lekukan tubuh istrinya dengan lembut.Hal itu membuat tubuh Sera mengelinjang dan menikmati setiap sentuhan tangan suaminya pada bagian tubuhnya.Lalu dia membuka paha istrinya dan mendekatn
kan wajahnya disana.Dia pun menikmati apa yang bisa dia nikmati di gua istrinya.Sera pun merasakan kenikmatan dan diapun menjambak rambut sang suami dan itu membuat Xavier tersenyum kecil.Pada puncaknya diapun memasukkan senjata nya dengan pelan ke tempatnya mengingat istrinya sedang hamil muda.Xavier pun memaju mundurkan pinggulnya dengan perlahan dan kini giliran Sera yang memimpin permaknan mereka dengan berada diatas suaminya.Beberapa jam kemudian Xavier berguling kesamping setrlah mereka mendapat pelepasannya secara bersamaan.Dia pun menutup tubuh polos mereka dengan selimut.
"Sayang calon anak kita bagaimana?" tanya Xavier cemas sambil mengelus perut rata sang istri dari dalam selimut
"Dia baik baik saja sayang," jawab Sera
tbc