Say Love Me, Please

Say Love Me, Please
Episode 65



"Baiklah sayang aku berangkat kerja dulu tapi kalau kamu masih pusing suruh bibi Sari untuk segera menelpon dokter," ujar Xavier


"Iya hubby," jawab Sera sambil tersenyum tipis


Xavier mencium bibir dan kening sang istri lalu dia berdiri dan berbalik melangkah meninggalkan meja makan. Dia berjalan keluar dari mansion dan masuk ke dalam mobilnya lalu melajukannya kencang.Sementara sera langsung berdiri dan hendak berjalan namun kepalanya semakin pusing dan terasa berat. Bibi Sari melihat nyonya memegangi kepalanya pun segera menghampirinya dengan terburu buru.


"Nyonya kenapa apakah sedang sakit?" tanya Bibi Sari


"Kepalaku sangat pusing Bi," keluh Sera


"Ayo saya antar nyonya duduk dulu di sofa," ajak Bibi Sari


Bibi Sari menuntun Sera untuk duduk di sofa.Setelah itu dia segera pergi ke dapur untuk membuat minuman teh hangat.


Kemudian Bibi Sari kembali dengan secangkir teh dan membawanya ke ruang tamu. Bibi pun langsung memberikan minumannya pada Sera


"Nyonya ini minum dulu teh hangatnya," ucap Bibi Sari


"Iya terimakasih bibi," jawab Sera sambil menerima secangkir teh


Sera pun meminum teh hangat dan bibi Sri tersenyum tipis melihatnya.Setelah itu Sera menaruh cangkirnya diatas meja dan menatap pelayannya.


"Bibi aku mau ke kamar dulu ya mau istirahat," ungkap Sera


"Mari saya antar nyonya," tawar Bibi Sari


Sera menganggukkan kepalanya mendengar tawaran pelayannya.Lalu mereka berjalan dan langsung menaiki tangga menuju ke kamar Sera.Mereka masuk ke dalam dan Sera hendak berbaring namun perutnya tiba tiba bergejolak dan ingin mengeluarkan sesuatu.Dia langsung berlari menuju ke kamar mandi dan muntah muntah disana.Hal itu membuat bibi semakin khawatir dengan kondisi nyonya nya itu.Bibi Sari menghampiri Sera dan memijat tengkuknya.


"Sebaiknya saya panggilkan dokter nyonya agar segera diperiksa," ucap Bibi Sari


Sera pun kembali mual dan mengeluarkan cairan bening.Sera merasa tubuhnya lemas dan tidak Bertenaga.Hal itu membuat Bibi segera keluar dari kamar majikannya dan segera menghubungi dokter setelah itu menghubungi Tuan Xavier.


Sementara didepan kantor tiba tiba hape Xavier berbunyi dan diapun langsung mengangkatnya.


"Halo Bibi ada apa?" tanya Xavier langsung


"Nyonya sera pagi ini mual mual tuan," jawab Bibi Sera


"Baiklah aku akan kembali ke mansion sekarang," ucap Xavier dengan raut khawatirnya setelah itu mematikan hapenya


Xavier langsung memundurkan mobilnya dan keluar dari parkiran kantor.dia melajukan mobilnya dengan kencang menuju ke mansion.Sementara Sera mengusap bibirnya setelah dia membasuh nya dengan air.Dia berbalik dan berjalan menuju keranjang dan dia langsung duduk disana.


"Kenapa dengan perutku yang tiba tiba mual?" tanya Sera bingung


Sera pun berdiri dan berlari lagi ke kamar mandi dia kembali memuntahkan cairan bening.Beberapa menit kemudian Xavier telah sampai dimansion dan diapun keluar dari mobil.Dia bergegas masuk kedalam mansion dan berjalan menaiki tangga menuju ke kamar mereka.Cklek dia membuka pintu kamar mereka dan mendengar suara istrinya muntah muntah.Hoek..Hoek Sera terus memuntahkan isi dalam perutnya dan Xavier pun berjalan mendekatinya.


"Sayang kamu enggak papa?" tanya Xavier panik dengan


Sera membasuh bibirnya dengan air dan lalu dia berbalik dan menatap suaminya. Xavier merasa semakin panik ketika wajah istrinya sangat pucat.Sera berjalan mendekati suaminya dan langsung memeluknya.


"Hubby," panggil Sera


Xavier langsung mengendong istrinya dan membawanya ke ranjang.Dia membaringkan istrinya diatas ranjang dengan dirinya duduk disampingnya. Xavier merasa kasihan pada istrinya. cklek pintu kamar terbuka dan Dokter pun menghampiri mereka.Xavier segera menyingkir membiarkan dokter memeriksa kondisi istrinya.


tbc