Say Love Me, Please

Say Love Me, Please
Episode 75



wanita itu pun berjalan mendekati Xavier dan mencoba menggodanya.Hal itu membuat emosi Xavier semakin memuncak dan dia pun menyeret paksa wanita itu keluar dari ruangannya.


"Jangan pernah berani datang lagi kehadapanku Eva kalau tidak aku akan menghancurkanmu," ucap Xavier dengan nada sinis


"Tetapi aku masih mencintaimu Xavier," teriak Eva


"Cih jangan pernah mengatakan cinta dengan mulut kotormu sialan," umpat Xavier emosi


Aris pun datang dan menghampiri bossnya itu. Dia pun langsung menyeret paksa Eva meskipun Eva memberontak lalu membawanya keluar dari perusahaan. Xavier pun berbalik dan berjalan masuk kembali keruangannya lalu menguncinya.Dia merasa hari ini hari yang sial karena bertemu dengan wanita gila seperti Eva.Xavier pun kembali fokus pada berkas laporannya dan menandatanganinya.beberapa jam kemudian Dia pun meregangkan ototnya dan tiba tiba hapenya berbunyi.Xavier merogoh hapenya dalam saku dan membaca pesan dari sepupunya Max.Dia pun langsung berdiri dan berjalan keluar dari ruangannya.Di luar kantor Xavier pun langsung melajukan mobilnya menuju ke mansion begitu juga dengan mobil max yang kini berada dibelakang mobil Xavier.Beberapa menit kemudian mereka pun telah sampai dimansion Xavier dan mereka segera keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam.


"Bro kamu kenapa kok sepertinya kamu terlihat kacau hari ini?" tanya Max penasaran


"Tadi Eva datang kekantorku," ungkap Xavier geram


"Wanita gila itu huh," ucap Max merasa ikut kesal


"Sudahlah jangan bahas wanita itu sebaiknya kita menghampiri istriku dan calonmu," ujar Xavier


Xavier dan Max pun menghampiri pasangan mereka yang kini berada diteras dekat kolam renang.mereka pun tersenyum melihat Sera dan maureen yang sedang bercanda.Sera pun menoleh dan tersenyum melihat suaminya pulang dan diapun langsung berdiri lalu menghampirinya.Sera pun merangkul pinggang suaminya lalu menatap suaminya sambil tersenyum manis.Sementara Max kini tengah duduk disamping calon istrinya lalu diapun mencium keningnya dengan lembut.


"Max aku ingin berbicara berdua denganmu," ucap Maureen


"Baiklah ayo kita ke gazebo saja," ajak Max


Max dan Maureen pun berdiri dan berjalan masuk kedalam mansiom menuju ke pintu. mereka keluar dan berjalan menuju ke gazebo sampai disana mereka pun langsung duduk.


"Kamu mau bicara apa honey?" tanya Max penasaran


Max pun mengeraskan rahangnya juga mengepalkan kedua tangannya.Maureen pun langsung gugup sekaligus ketakutan melihat raut wajah calon suaminya.Dia pun menatap tajam kearah Maureen dengan perasaan marah.


,"Kenapa kamu tidak pernah mengatakannya padaku maureen padahal kita sudah berpacaran selama dua tahun," ungkap Max


"Apakah kamu masih mencintai pria itu sehingga kamu menyembunyikan hal ini dariku maureen," ucap Max dengan nada kecewa


Maureen langsung menitikkan airmatanya mendengar ucapan Max.Dia langsung menggengam tangan Max dengan erat lalu menatap wajah kekasihnya.


"Aku tidak bermaksud menyembunyikan hal ini sayang.Pria yang aku cintai sekarang adalah kamu Max bukan orang lain," ungkap Maureen dengan nada sendunya


Max pun berdiri lalu menghela nafas kasar dan diapun langsung memeluk kekasihnya yang tengah menangis.Maureen pun membalas pelukan max dengan begitu erat. Beberapa menit kemudian dia melepaskan pelukannya dan memandang wajah Maureen yang sembab.


"Sayang jangan menangis maafkan aku ya yang membuatmu ketakutan dan bersedih," ucap Max dengan lembut


"Iya sayang maafin aku juga dan percayalah padaku kalau aku cuma mencintaimu dan aku hanya milikmu Max," jawab Maureen


Max pun tersenyum tipis mendengarnya lalu mereka pun kembali berpelukan.Dari kejauhan Xavier dan Sera memperhatikannya dan mendengar obrolan mereka.Mereka berdua pun tersenyum melihat Max dan Maureen bahagia.


"Syukurlah kalau maureen sudah mengatakannya pada Max dan setidaknya Maureen tidak menyesali perbuatan bodohnya sepertiku dulu," ucap Sera sambil menatap kearah Max dan Maureen


"Sudahlah sayang jangan bahas dan ingat lagi masa lalu," tegur Xavier dengan lembut


Tbc