
Sera pun tiba di kampus dan dia memarkirkan mobil nya.Setelah itu dia keluar dan berjalan masuk kedalam kampus.Maureen berjalan menghampiri dan mendekati nya.
"Pagi Ser," sapa Maureen
"Pagi Reen," jawab Sera singkat
Maureen memperhatikan sikap Sera yang berubah.Sementara Sera menatap ke arahnya dan mengerutkan kening nya.
"Kenapa kamu Reen," tanya Sera heran
"Aku turut berduka cita ya Ser atas meninggal nya Michael," ucap Maureen pelan dan hati hati
Sera hanya diam lalu mereka berjalan dan duduk di bawah pohon.
Sera langsung memeluk Maureen dan menangis tersedu sedu. Maureen mengelus punggung sahabat nya yang bersedih.Sera mengangkat kepala nya dan menatap Maureen sendu.
"Aku begitu merindukan Michael Reen tetapi dia malah meninggal kan ku," ucap Sera terisak
"Jangan menangis Sera aku tahu perasaanmu sekarang bagaimana tetapi relakan kepergian Michael ser," ucap Maureen sedih
Maureen melirik jam tangan nya lalu dia berdiri dan menarik Sera berdiri.Dia menatap sahabat nya yang tampak kacau hari ini.
"Ayo masuk ke kelas," ajak Maureen.
"Iya Reen," balas Sera singkat
Mereka berjalan menuju ke kelas mereka.Sera menghapus air mata nya tetapi tidak dengan raut wajah nya yang tetap sedih dan merasa kehilangan. Sampai di kelas mereka langsung duduk di kursi masing masing.Maureen memperhatikan sahabat nya yang masih bersedih.Dia hanya menghela nafas kasar bingung harus berbuat apa untuk Sera. Sementara Sera kini termenung sambil mengingat kembali kenangan indah bersama Michael.
"Mungkin sampai aku mati rasa dan tidak bisa merasakan namanya patah hati karena kehilangan orang yang dicintai," jawab Sera menatap kosong keluar jendela kelas nya
Maureen mendadak emosi mendengar jawaban dari mulut sahabat nya.Dia merasa sahabat nya sudah tidak waras lagi menurut nya.Maureen mencoba menahan emosinya yang akan meledak.
"Serafina , kamu masih punya masa depan yang masih panjang dan masih bisa membuka hati untuk pria lain sera," bujuk Maureen
"Relakan kepergian Michael jika kamu seperti ini terus aku yakin Michael diatas sana akan merasa sedih dan kecewa padamu," tegur Maureen bijak
Sera hanya terdiam dan tatapan nya kosong.Dia kembali menitikkan air mata nya mengingat Michael kekasihnya.Sera masih belum terima Dengan kenyataan bahwa orang yang dicintainya telah pergi untuk selama nya. Tetapi kenyataan tetap lah kenyataan dia harus tetap menerimanya walaupun sulit.
"Aku akan mencoba merelakan nya Maureen tetapi tidak untuk membuka hati untuk pria lain," Sahut Serafina tegas melirik sahabatnya Maureen
Maureen hanya diam mendengar keputusan dari sahabatnya.Sebenarnya dia ingin memprotes nya tetapi itu hanya akan berakhir sia sia. Dia tersenyum menatap sahabat nya.
"Baiklah Sera aku mendukung apapun keputusanmu itu," ungkap Maureen
Sera mengangguk dan tersenyum tipis mendengar jawaban dari sahabat Sera
SERAFINA POV
Michael aku akan mencoba merelakanmu meskipun itu sangat sulit bagiku. Aku tidak bisa melawan takdir yang di gariskan pada kita Michael. Mungkin kita memang belum berjodoh tetapi namamu selalu di hatiku untuk selama nya. Aku sudah tidak ingin jatuh cinta lagi baik mencintai maupun di cintai seseorang.Bagiku hal itu hanya akan menggoreskan luka dan kekecewaan di dalam hati. Dan itu membuatku tidak ingin merasakan nya lagi.
TBC