Say Love Me, Please

Say Love Me, Please
Episode 46



Sementara kini Jenny di rumahnya dalam keadaan kesal karena dia tidak bisa menghubungi no Xavier.Jenny langsung mengamuk didalam kamarnya karena sulit menghubungi Xavier


"Sebenarnya kamu kemana sih Xavier," ucap Jenny dengan nada kesalnya


Sementara Xavier menggendong Sera aku dengan bridal style menuju ke kamar.Cklek pintu kamar terbuka dan mereka masuk kedalam dan Xavier membaringkan Sera diatas ranjang.Dia segera melepas semua pakaian Sera hingga polos.Hal itu membuat Sera malu dan menutupinya.gairah Xavier kembali Memuncak melihat tubuh polos Sera dan dia buru buru melepaskan semua pakaiannya.Setelah tubuhnya dan Sera sama sama polos Xavier pun langsung berada diatas Sera.


"Ini hukuman untukmu sayang," ucap Xavier sambil tersenyum nakal


Tanpa menunggu balasan dari Sera , Xavier langsung mencium bibir Xera lalu turn kelehernya dan meninggalkan tanda. Sera pun mengeliat merasakan sensasi geli pada lehernya dan dia menikmatinya.Xavier menciumi dua g******n milik Sera dan juga meremasnya dengan lembut.Dia menjamah tubuh sera tanpa terlewatkan pada puncaknya Xavier langsung memasukkan senjatanya dan mulai memaju mundur kan pinggulnya.Di dalam kamar hanya terdengar suara desahan dan geraman dari sepasang kekasih tersebut.Mereka melakukannya berulang kali dengan posisi intim yang berbeda beda.Dua jam kemudian Xavier baru menyudahinya dan langsung bergeser kesamping Sera.Dia menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka.


Sera terengah engah dan dia membalik tubuhnya menghadap Xavier.


"Xavier apakah aku seorang j****** sekarang?" tanya Sera


"Kenapa kamu bilang seperti itu hah," bentak Xavier


"Aku hanya takut dianggap j**** karena merebut tunangan orang lain," ungkap Sera


Xavier meredakan emosinya lalu dia memiringkan tubuhnya dan menatap Sera.Dia membelai pipi Sera dengan lembut.


"Kamu kekasihku sayang sekaligus calon istriku dan jangan berkata seperti itu lagi karena aku tidak menyukainya," ucap Xavier.


Xavier langsung mencium bibir dan lenong Sera sekilas lalu kembali menatapanya.


"Aku mencintaimu Xavier dan aku tidak mau kehilangan kamu," ujar Sera sendu


Xavier langsung memeluk Sera lalu mengelus punggung polosnya. Sementara Sera Menenggelamkan kepalanya didada bidang Xavier.Dia pun menangis dalam pelukan Xavier.Setelah puas menangis diam kembali menatap Xavier.


"Sayang aku milikmu dan aku tidak akan meninggalkanmu," ujar Xavier.


Sera tersenyum mendengar ucapan Xavier dan hatinya merasa tenang.


"Sayang stop ya aku masih lelah," ucap Sera sambil memelas


"Baiklah sayang tetapi aku hanya ingin meremas dua gunung kembarmu ini sayang dan memainkannya," balas Xavier sambil memohon


"Memangnya kamu tidak kerja hari ini?" tanya Sera


Xavier menggelengkan kepalanya dan Sera menghela nafas kasar.Lalu dia mengiyakan permintaan Xavier padanya. Hal itu membuat Xavier tersenyum puas.Dia langsung membuka selimut Sera sedikit menampilkan dua gunung kembar Sera yang menjadi tempat Favorit nya.


Setelah puas menatapnya Xavier langsung meremasnya , menj*****inya , melahapnya degan rakus hingga membuat Sera mendesah dan tubuhnya menggeliat.Sera mengelus rambut Xavier dengan lembut.


"Xavier aku sangat lapar," ucap Sera


"Aku lupa sayang dan aku akan memesan makanan dan maafin aku membuatmu lelah," sesal Xavier


Xavier mengangkat kepalanya dan dia segera memakai celana dan mengambil hape lalu memesan makanan untuk mereka. Sementara Sera menarik selimut menutupinya.


"Sayang aku keluar dulu ya," ujar Xavier


"Iya sayang," balas Sera sambil tersenyum


Xavier segera keluar kamar dan membuka pintu dan menerima makanan yang telah ia pesan.Sera segera bangkit dari ranjang dan kembali membersihkan tubuhnya dikamar mandi.beberapa menit kemudian dia keluar dan memakai dress dari dalam lemari.Cklek pintu kamar terbuka Xavier masuk dengan membawa makanan.


"Ayo makan sayang kamu pasti lapar," ucap Xavier


"Iya terimakasih Xavier," balas Sera tersenyum manis


Seeapun langsung memakan makanan yang dipesan Xavier dan dia juga menyuapinya hingga makanan habis.


TBC