
cklek Xavier membuka pintu kamar hotel dan mereka pun langsung masuk kedalam.Dia merebahkan istrinya diatas ranjang secara perlahan.Dia memperhatikan istrinya yang terlelap lalu dia merapihkan rambut sang istri. Xavier mencium bibir dan kening istrinya setelah itu dia berdiri dan berjalan menuju ke kamar mandi.Beberapa menit kemudian Xavier keluar dari kamar mandi dengan selembar handuk dan berjalan ke lemari.Dia segera mengambil kaos dan celana lalu memakainya.Xavier memutuskan keluar dari kamar hotel dan berjalan menuju kebalkon. Disana dia menghirup udara pada siang hari dan juga menikmati pemandangan.
"Sera sikapnya sangat aneh apa jangan jangan dia hamil," gumam Xavier
Drtt..drrtt.. hape Xavier berbunyi dan dia pun segera merogohnya dari dalam saku.Dia menatap nama sang mommy dalam tertera dalam panggilan video callnya.Dia pun langsung menekan tombol hijau menerima video call dari sang mommy.
"Hai mommy," sapa Xavier
"Hai juga sayang dimana istrimu nak?" tanya Mommy dalam video call
"Dia tidur mommy karena katanya kepalanya pusing," jawab Xavier
"Apakah kamu sudah memeriksakannya kedokter sayang,?" tanya Mommy Clarissa
Xavier menggelengkan kepalanya mendengar pertanyaan sang mommy.Mommy Clarissa pun menghela nafas lalu kembali menatap putranya tersebut.
"Oh ya Mommy tadi Sera tiba tiba pengen makan Bubur Mangguh , Rujak kuah pindang dan juga Es Tambring lalu aku pun menurutinya jika tidak dia akan menangis," ujar Xavier panjang lebar
Mommy Clarissa pun terkejut mendengar pengakuan dari sang putera.Dia pun tersenyum sumringah menatap putera tunggalnya tersebut.
"Nak jangan jangan istrimu hamil lagi," tebak Mommy Clarissa
"Aku juga berfikir seperti itu mommy namun aku takut jika Sera akan kecewa jika hasilnya negatif," ucap Xavier dengan tatapan sendunya
"Percaya sama mommy sepertinya istrimu tengah hamil dan jika kalian masih ragu sebaiknya cek kedokter atau beli saja tespack," ucap Mommy Clarissa
"Terimakasih mommy atas sarannya aku tutup dulu video callnya," ungkap Xavier
Setelah itu Xavier pun mematikan video callnya dan kembali kekamar mereka.Dikamar Sera membuka matanya perlahan dan langsung bangun.Dia mencari suaminya namun tidak ada disampingnya.Cklek pintu kamar terbuka dan Xavier langsung masuk kedalam.Dia tersenyum tipis melihat istrinya yang sudah bangun lalu dia menghampirinya dan duduk disampingnya.
"Apakah kamu masih pusing sayang?" tanya Xavier cemas
"Tidak kok hubby aku sudah agak mendingan," jawab Sera tersenyum kecil
Xavier pun mengangguk dan Sera pun bangkit dari ranjang dan melangkah menuju kamar mandi.30 menit kemudian Sera keluar dengan jubah mandinya dan dia segera mengambil dress lalu memakainya langsung.
Saat hendak menghampiri suaminya tiba tiba perut Sera bergejolak dan diapun berbalik dan berlari ke kamar mandi.Xavier pun segera menghampirinya dan memijit tengkuk sang istri.Sera langsung membasuh mulutnya dan berbalik menatap sang suami.
"Hubby jangan jangan aku hamil," ucap Sera
Sera mencium parfum suaminya dan hal itu membuatnya kembali muntah.Dia memuntahkan cairan bening didalam kamar mandi.Xavier pun dengan sigap memijit tengkuk istrinya.Setelah merasa tidak mual lagi Sera segera membasuh mulutnya.Dia pun berbalik lagi menghadap suaminya.
"Ayo duduk dulu diranjang," ajak Xavier
"Iya hubby," jawab Sera
Mereka pun langsung duduk diranjang.Xavier menatap wajah istrinya yang terlihat pucat hal itu membuatnya cemas.
"Sayang aku belikan testpack untukmu dulu ya," ujar Xavier
"Tapi sayang aku takut kalau hasilnya mengecewakan kita," ungkap Sera sendu
"Sst enggak papa sayang apapun hasilnya nanti kita harus menerimanya dan lagipula kita bisa mencobanya lagi," bujuk Xavier
"Baiklah sayang pergilah dan hati hati ya," tegur Sera
Xavier tersenyum lalu mengangguk dan diapun segera berdiri dan berjalan keluar dari kamar hotel.Dia melangkahkan kakinya keluar hotel dan langsung masuk kedalam mobil.30 menit kemudian Xavier kembali dan dia langsung masjk kedalam kamar.Dia langsung memberikan tespack itu pada istrinya.
"Cobalah sayang," ucap Xavier sambil menyerahkan tespack itu
tbc
jangan lupa like , vote , rate dan komen makasih