
Keesokan harinya Sera terbangun dari tidurnya yang nyenyak.Dia melirik ke arah Alarm menunjukkan jam 06.00. Tok..tok..tok Pintu di ketuk dan Sera langsung bangkit dan berjalan menuju ke pintu.Cklek pintu terbuka dan sang mommy yang berdiri di depan nya.
"Mom ada apa?" tanya Sera bingung
"Kamu sudah ditungguin pangeranmu di ruang tamu," goda Mommy
"Cepat mandi sayang ," tegur Mommy
"Iya mommy ku sayang," balas Sera nyengir
Mommy berbalik dan meninggalkan kamar Serra.Sementara Sera bergegas ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.Cklek pintu kamar mandi terbuka Sera keluar dengan handuk dan berjalan menuju ke lemari.Dia mengambil kemeja dan celana jeans nya lalu memakai nya.Kemudian dia mengoles bibirnya dengan lipgloss dan menyisir rambut panjangnya.Setelah itu Sera keluar dari kamar dan menuruni tangga.Dia berjalan menuju ke meja makan dan disana dia melihat Xavier.
"Pagi Mom pagi Dad," sapa Sera tersenyum
Xavier menatap Sera yang terlihat cantik hari ini.Kedua orang tua Sera pun senyum senyum melihat tatapan Xavier pada Sera.
"Selamat pagi Xavier," sapa Sera
"Eh..pagi," balas Xavier gelagapan
Sera langsng tertawa dan duduk disebelah Xavier.Sementara orang tua Sera hanya tersenyum melihat tingkah calon menantunya ini.Mereka pun sarapan bersama dengan tenang.Xavier mencuri pandang ke arah Sera dan Sera kembali menatapnya.Setelah sarapan Xavier dan Sera berpamitan pada orang tua Sera.
"Mom ,Dad kami pergi dulu," pamit Sera
"Memangnya kamu mau ke kampus sayang?" tanya Mommy pada Sera
"Enggak sih mom hari ini enggak ada mata kuliah dan Xavier mengajak ku jalan," balas Sera
"Baiklah hati hati nak," sahut Daddy
"Tante ,Om kami permisi dulu," ujar Xavier
kedua orang tua Sera mengangguk. Xavier dan Sera berbalik dan berjalan menjauhi meja makan.Mereka berjalan keluar dari mansion dan masuk ke dalam mobil Xavier. Xavier langsung melajukan mobilnya keluar dari mansion Sera.
"Memangnya kita mau kemana Xavier?" tanya Sera penasaran
"Baiklah terserah kamu Xavier," balas Sera sambil tersenyum
Xavier tersenyum tipis ke arah Sera lalu kembali fokus menyetir.Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di Cafe. Setelah memarkirkan mobilnya mereka langsung keluar dan memasuki Cafe. Mereka langsung duduk dan memesan minuman.Pelayan datang dan mencatat pesanan mereka.Setelah pelayan pergi Sera menatap Xavier lekat.
"Seperti yang aku katakan di telepon kalau aku mau jadi kekasihku namun ada syaratnya," ungkap Sera
"Apa syaratnya aku akan melakukan nya," jawab Xavier dengan cepat
"Aku mau jadi kekasihmu jika kamu bisa membuatku jatuh cinta padamu dan aku memberi waktu 1 bulan bagaimana?" tanya Sera tersenyum menyeringai ke arah Xavier
"Kenapa jadi 1 bulan seharusnya kan 2 bulan Sera," protes Xavier menatap tajam Sera
"Kenapa kamu menyerah," ejek Sera sambil tertawa jahat
"Tidak aku tidak akan menyerah," sahut Xavier
"Baiklah aku setuju dan jika aku berhasil membuatmu mencintaiku maka perjanjian aku rubah dan kamu harus mau menjadi istriku dan melahirkan anakku," Balas Xavier tersenyum licik
Sera terkejut sekaligus melotot mendengar ucapan dari Xavier.Kedua pipinya langsung merona mendengar kata melahirkan anak dari bibir Xavier. Sementara Xavier terkekeh melihat reaksi dari Sera yang menurutnya sungguh menggemaskan.
"Bagaimana Sera sayang," goda Xavier tersenyum
"Baiklah aku setuju dengan ucapanmu," balas Sera
Xavier tersenyum penuh kemenangan mendengar jawaban Sera.Sementara Sera hanya mendengus melihat senyum Xavier. Xavier langsung memegang tangan Sera dan menciuminya berulang.
"Xavier semua orang memperhatikan kita," ungkap Sera sambil menunduk malu
"Biarkan saja mereka melihatnya dan biar semua orang tahu kalau kamu adalah calon istri dan calon ibu dari anak anakku" ucap Xavier tersenyum
TBC