
30 menit didalam kamar mommy Clarissa mengganti pakaiannya dan menatap Daddy Aldrich dengan tajam.Dia pun keluar dari kamar dan menghampiri putera dan juga menantunya.Daddy Aldrich terkekeh melihat istrinya yang tengah kesal padanya karena kejadian tadi dikamar mandi.
Selesai mengganti pakaian Daddy keluar dari kamar dan menyusul sang istri.Mereka berdua duduk disofa bersebelahan namun mommy tetap mendiamkan Daddy.Hal itu membuat Xavier dan Sera saling melirik satu sama lain.
"Mommy dan Daddy kenapa apakah kalian sedang bertengkar?" tanya Sera sambil mengelus perut buncitnya
"Tidak apa apa sayang cuma tadi ada singa kelaparan," sindir mommy Clarissa sambil melirik Daddy Aldrich
Daddy Aldrich langsung tertawa kencang mendengar ucapan mommy.Sontak hal itu membuat mommy semakin sebal dengan Daddy Aldrich.Sementara Xavier pun mengerti dengan ucapan mommynya dan hanya menanggapinya dengan senyuman.
"Sudahlah mommy lagian juga tadi mommy menikmatinya juga kan," goda daddy Aldrich sambil tersenyum menyeringai
Mommy Clarissa memilih memalingkan wajahnya karena malu.Daddy Aldrich terkekeh lalu merangkulnya dari samping dan mencium pelipis wanita paruhbaya tersebut.
Xavier dan Sera pun langsung senyum senyum melihat kemesraan orang tua mereka.
"Mommy, Daddy kami kekamar dulu ya," pamit Xavier
"Iya nak biarkan istrimu istirahat sebentar," tegur Mommy
Xavier mengangguk lalu dia membantu istrinya berdiri lalu menuntunnya menuju ke kamar mereka.Cklek pintu kamar terbuka dan keduanya pun langsung masuk kedalam kamar.
"Hubby sebaiknya kamu mandi duluan saja," ungkap Sera
"Kenapa sayang hemm sebaiknya kita mandi berdua supaya cepat dan menghemat waktu," elak Xavier sambil tersenyum mesum
Xavier menggendong istrinya lalu membawanya ke kamar mandi dengan pelan dan hati hati. Mereka berdua pun langsung melakukannya dikamar mandi dengan lembut karena Xavier menginginkannya hingga Sera pun langsung menyetujuinya.1 jam kemudian mereka keluar dari kamar mandi dan segera berganti pakaian.
Sera memakai daster bermotif bunga dan dia langsung merebahkan dirinya diatas ranjang dengan pelan.Xavier langsung memijat kedua kaki istrinya dan membuat Sera merasa pegalnya sedikit berkurang.
"Iya sayang sama sama," jawab Xavier sambil tersenyum
"Sudah cukup sayang pijatnya," ucap Sera
Xavier mengangguk lalu menghentikan pijatannya.Dia melirik kearah alarm menunjukkan angka 04.00 sore.Xavier mengelus perut buncit istrinya dan menciumnya dengan lembut.Hal itu membuat Sera tersenyum bahagia dan mengelus kepala sang suami.
"Sayang kita belum siapin nama untuk calon anak kita," ungkap Sera
"Aku sudah mempunyai nama untuk anak anak kita kelak," ucap Xavier sambil tersenyum
"Siapa nama calon anak pertama kita ini sayang?" tanya Sera sambil mengelus perut buncitnya.
"Kalau laki laki namnya William Orlando Grissham dan jika perempuan namanya Rachel Callia Grissham menurutmu bagaimana sayang?" tanya Xavier sambil menatap istrinya
"Namanya sangat bagus sayang aku menyukainya," ungkap Sera sambil tersenyum manis
"Syukurlah kalau kamu sangat sangat suka dan sebaiknya kamu istirahat sayang," tegur Xavier
Sera mengangguk lalu diapun memejamkan kedua matanya laku tertidur pulas.Sementara Xavier berdiri dan keluar dari kamarnya.Dia berjalan menuju keruang tamu bergabung bersama kedua orang tuanya.Dia pun langsung duduk disofa dan menatap kedua orang tuanya secara bergantian.
"Istrimu sudah istirahat nak?" tanya Mommy
"Iya mommy, Sera sedang tidur saat ini setelah aku memijat kakinya dan membahas nam untuk calon anak pertama kami," ujar Xavier panjang lebar
tbc
jangan lupa like , vote rate dan komen