
Setelah puas berbelanja Xavier dan Sera mencari tempat makan.Setelah ketemu dan letaknya masih di area mall mereka langsung memesan makanan dan minuman.
"Xavier aku ke toilet dulu ya," pamit Sera tersenyum menatap Xavier
"Mau ku antar ke toilet," usul Xavier
"Tidak usah biar aku sendiri yang kesana kamu tunggu aja disini.Kamu bisa langsung memesan makanan," tolak Sera dengan halus
Xavier mengangguk lalu Sera berbalik dan berjalan meninggalkan Xavier menuju ke toilet. Sampai di toilet dia langsung masuk ke dalam.Setelah selesai dia keluar dari toilet dan bergegas kembali ke tempat Xavier berada.Sera hendak berjalan bruk tidak dia sengaja menubruk seseorang.Sera mendongak menatap orang yang di tabrak nya.
"Sorrry aku tidak sengaja karena aku buru buru," ucap Pria itu
"Iya saya juga minta maaf dan permisi," balas Sera lalu berlalu dari pria itu
Sera segera berjalan menjauhi pria itu. Sementara Pria itu terus menatap punggung nya hingga menghilang.Sera langsung menghampiri Xavier dan Duduk.Xavier tersenyum melihat Sera telah kembali.
"Xavier aku tadi tidak sengaja menubruk seseorang," ucap Sera menatap Xavier
"Siapa orang yang kamu tubruk?" tanya Xavier penasaran
"Seorang pria," jawab Sera singkat
Xavier terkejut dan menahan emosinya yang hendak meledak. Sera memperhatikan reaksi Xavier yang sepertinya marah dan cemas padanya.
"Tapi kamu enggak papa kan Sera?" tanya Xavier dengan raut wajah khawatir
"Kamu tidak sedang cemburu kan?" tanya Sera penuh selidik
"Iya aku cemburu kalau kamu malah jatuh hati pada pria itu," jawab Xavier dengan nada penuh emosi
Sera menghela nafas kasar melihat sikap cemburu dari Xavier.Dia langsung menggenggam tangan Xavier dengan erat.Sera tersenyum manis menatap Xavier.
Xavier mendengus mendengar ledekan dari Sera.Dia pun tersenyum menyeringai dan langsung mencium bibir Sera dan sedikit Me******t nya.
Sera terkejut dengan tindakan Xavier yang nekat. Xavier menyudahi ciuman nya dan tersenyum puas menatap Sera. Pipi Sera menjadi merah merona karena dicium Xavier.
"Xavier kamu dasar tidak tahu malu," decak Sera dengan kesal
"Itu balasan untukmu karena telah meledekku sayang," balas Xavier tersenyum penuh kemenangan
"Ah aku selalu kalah kalau berdebat denganmu," keluh Sera menyerah
Xavier tertawa melihat Sera yang pasrah dan tak mengajak nya adu mulut lagi.Lalu mereka menghabiskan makanan dan minuman yang mereka pesan. Setelah itu membayarnya dan mereka keluar dari Mall.Xavier dan Sera langsng masuk ke dalam mobil dan melajukannya kencang.
Sementara kini Maximilano dan Maureen sudah mempersiapkan kejutan untuk Sera.Kini mereka berdua duduk di kursi taman karena merasa lelah.
"Aku harap Sera menyukai kejutan ini nanti malam," gumam Maureen
"Setelah ini aku berharap Sera selalu bahagia dan tidak terpuruk lagi karena kehilangan seseorang yang di cintanya," ungkap Maureen.
Max mendengarkan ucapan dari Maureen dan dia tersenyum lalu menggenggam tangan Maureen dengan erat.Maureen menoleh dan menatap Max bingung.
"Lebih baik kita memikirkan masa depan kita bagaimana," ucap Max sambil menggoda Maureen
"Tidak mau ," tolak Maureen merona mendengar kata masa depan
"Ayolah maureen sayang jangan malu begitu sepertinya kamu menyukaiku dan ingin menjadi nyonya stefanus benar kan?" tanya Max
TBC