
Mereka berdua pun sudah sampai di depan Mansion Sera.Sera kembali berusaha meminta maaf pada Xavier namun Xavier hanya diam.
"Xavier aku minta maaf padamu?" ucap Sera dengan tulus
Xavier hanya diam dan sorot matanya tetap tajam melirik kearah Sera.Sera memilih menyerah lalu dia keluar dari mobil Xavier dan melepas kalung di lehernya.Dia meletakan kalung nya di joke mobil dan menatap Xavier dengan nada sendu.
"Aku melepaskanmu dan sebaiknya kamu mencari gadis lain yang tidak terjebak dengan cinta masa lalu nya," ungkap Sera sambil tersenyum tegar
"Oh iya sebaiknya jangan menghubungi aku lagi permisi selamat malam," ucap Sera sambil menahan tangisnya yang akan pecah
Sera berbalik dan berjalan dan langsung masuk kedalam Mansion.Sementara Xavier memukul setir mobilnya dan menatap kalung yang dikembalikan Sera dengan tatapan kosongnya.
"Sera sudah berusaha meminta maaf tetapi aku malah diam saja dasar bodoh," makinya pada diri sendiri.
"Maafin aku Sera," gumam Xavier
Xavier memutuskan untuk menginap semalam di depan mansion Sera dan nunggu Sera sampai besok.Dia akan meminta maaf pada Sera dan menghentikan niat Sera.
Sementara Sera langsung terus berjalan sampai menaiki tangga menuju ke kamarnya. Cklek sampai di dalam kamar dia segera berganti pakaian dengan piyama dan menghapus make up nya. Setelah itu dia langsung membaringkan tubuhnya diatas ranjang.
"Apakah aku akan selalu merasakan kehilangan dan benarkah aku tidak pantas mencintai dan dicintai lagi," gumam Sera sambil menangis
"Aku merasa lelah jika hidupku seperti ini terus," keluh Sera dengan lirih
Sera mencoba memejamkan kedua matanya setelah dia merasa lelah menangis.Dia berharap besok dia bisa melupakan semua masalahnya.
Keesokkan harinya Sera terbangun dari tidurnya.Dia menatap kearah alarm menunjukkan angka 06.00 pagi.Dia bangkit dari ranjang dan berjalan menuju ke kamar mandi.Setelah mandi dia berganti pakaian santai karena hari ini dia tidaka ada jadwal mata kuliah..
Selesai berpakaian dia memutuskan untuk keluar dari kamarnya. Sera menuruni tangga dan berjalan menuju ke ruang tamu. Kedua orangtuanya memperhatikan nya dengan tatapan intens dan bingung.
"Apakah kamu dan Xavier sedang ada masalah nak tadi mommy liat Mobil Xavier masih dihalaman dan sepertinya sejak semalam?" tanya Mommy dengan lembut
"Tidak ada mom," balas Sera singkat
"Temuilah dia dan selesaikan masalah diantara kalian berdua?" tegur Daddy dengan bijak
Sera hanya diam dan meneruskan memakan sarapannya tanpa membalas ucapan orangtuanya.Sementara kedua orangtuanya menghela nafas kasar dengan sikap keras kepala puterinya. Daddy pun berdiri dan berbalik lalu berjalan menuju ke pintu.Diluar mansion Xavier keluar dari mobilnya dan tetap menunggu Sera keluar.Cklek pintu mansion terbuka Daddy Anton keluar dan menghampiri Xavier.
"Sebaiknya ayo ikut Om masuk kedalam nak," ajak Daddy Anton
"Iya om ," balas Xavier singkat
Mereka masuk kedalam Mansion.Daddy Anton dan Xavier berjalan menuju ke meja makan.Xavier menatap Sera yang diam tanpa menyapanya dan tersenyum padanya. Xavier langsung duduk disebelah Sera sementara Sera hanya mengacuhkannya.Mommy dan Daddy memperhatikan mereka dan mencoba mencairkan suasana.
"Sera kamu ambilin Xavier nasi di piring nya hitung hitung latihan menjadi seorang istri," bujuk Mommy sambil menggoda puterinya
"Aku bukan pembantunya jadi biarkan dia ambil sendiri nasinya dan Aku ingatkan sekali lagi TIDAK ADA PERNIKAHAN ANTARA AKU DAN DIA,"ucap Sera dengan nada tegas
kedua orang tua Sera terkejut dengan reaksi Sera begitu juga dengan Xavier.
Sera langsung berdiri dan berjalan keluar dari mansion menuju ke Gazebo. Sampai di Gazebo Sera mencoba meredakan emosinya yang memuncak.
TBC
JANGA LUPA LIKE , VOTE , RATE JIKA BELUM DAN KOMEN
PS. Author lagi badmood