
Arga pun melihat nama-nama dan foto mahasiswa yang dikirim untuk magang di prusahaan nya.
'Astaga kenapa gadis itu tidak ada disini, apa dia tidak tau seberapa besar nya prusahaan ku? 'Tanya Arga memamerkan prusahaan nya.
Arga pun kemudian menghubungi Asisten nya, Andra.
"Hallo ndra, aku mau gadis yang menabrak ku tadi menjadi salah satu anak magang di prusahaan kita" Ucap Arga dan kemudian mematikan telpon nya tanpa mendengar Jawaban Andra.Sementara Andra merasa kesal kepada Tuanya itu.
"Yaampun untung bos kalau ngak" Ucap Andra dan langsung mencari nama dira dan menghubungi nya untuk meminta nomor Yura.
"Hallo" Ucap dira setelah mengangkat
"Hallo nona dira, ini saya dari prusahaan Arga company ingin menanyakan, apakah teman anda yang bernama yura sudah ada tempat magang? " Tanya Andra
"Belum pak, cuman saya akan kirim nomornya dan bapak bisa tanya kan langsung" Ucap Dira
"Baik nona dira, kalau begitu terimakasih" Ucap Andra dan panggilan pun terputus. Dira pun kemudian langsung mengirim nomornya Yura dan dibalas dengan centang dua biru.
Andra pun langsung menghubungi yura, yura yang memang tidak suka mengangkat nomor yang tidak kenal langsung mematikan nya, hingga panggilan ke lima akhirnya yura pun mengangkat telpon nya.
"Hallo, maaf ya jika ini orang yang jahil, saya matiin" Ujar Yura, hingga Andra pun membuka suaranya
"Maaf Nona yura menggangu waktu anda, apa anda tidak mau berkenan untuk magang di prusahaan kami? " Tanya Andra
"Ehmm, maaf Pak, saya fikir orang yang jahil, ya saya mau pak" Ucap Yura bersemangat "oh ya, prusahaan apa ya pak? " Tanya Yura
"Arga company" Jawab Andra
"Oh Oke Pak" Ucap yura bersemangat
"Kalau gitu, saya akan masukan anda dalam grup PPL ya Nona yura" Ucap Andra
"baik pak, sekali lagi trimakasih" Ucap Yura dan panggilan pun kemudian terputus.
"Perkenalkan saya Andin, saya sekretaris pak Arga, jadi saya di arahkan untuk mengarah kan kalian" Ucap Andin
"Baik buk Andin" Ucap ke sebelas anak magang
"Jadi jika kalian ingin mendapat nilai yang baik dari prusahaan ini, jaga sikap kalian disini dan itu adalah hal utama" Ucap Andin
"Dan jika ingin magang kalian tidak sia-sia, perhatikan cara kerja para karyawan" Ucap Andin
"Sekarang mari ikuti saya" Ajak Andin dan mereka semua pun mengikuti langkah Andin hingga sampailah mereka di tempat para karyawan lainya, disana ada 11 bangku dan meja seperti milik karyawan lainya.
"Dimeja kalian masing-masing sudah ada namanya, jadi kalian mulai bisa bekerja" Ucap andin dan mereka semua pun menganguk.
Seperti memang takdir mereka bersahabat, Andira dan juga Yura duduk bersebelahan.
Sementara ditempat lain, Andin pun memasuki ruang CEO atau pimpinan nya.
"Pagi pak, hari ini jadwal bapak adalah pertemuan dengan Group B jam 02. 00 di restauran C" Ucap Andin
"Ada lagi? " Tanya Arga dan Andin mengeleng
"Kamu boleh pergi" Ucap Arga sembari mengibaskan tangannya dan Andin pun bergegas pergi meninggalkan Arga.
Di prusahaan yang sama tapi ditempat yang lain, yura sedang bercanda ria dengan dira.
"Yura, gue mau nanya nih sama lo" Ujar Dira
"Kamu nanya? Kamu bertanya tanya" Ucap yura sambil tertawa kecil
"Ihh yura, ini serius kali" Ucap dira mencubit pipi yura
"Iya... Iya, nanya apa? " Tanya Yura