
"Disini saya akan menjelaskan sedikit tentang bisnis" Ucap Arga lagi yang tak lepas memandang sosok gadis yang dari tadi seperti malas mendengar suara nya.
"Hei kamu, yang dibelakang" Unjuk Arga ke arah yang tak lain adalah yura
"Saya pak" Ucap salah satu mahasiswa
"bukan, yang belakang kamu" Ucap Arga
"Saya pak? " Ucap yura sambil menunjuk kearah dirinya sendiri
"Iya, saya mau kamu jawab pertanyaan saya dan kalau kamu tidak tau menjawab nya, saya akan suruh dosen yang mengajar disini untuk menskor kamu" Ucap Arga
"Apa itu startup? " Tanya Arga
"Startup adalah perusahaan muda yang berfokus pada pengembangan produk atau layanan inovatif yang belum ada di pasar" Jawab yura dengan lantang
"Bagus, silahkan duduk" Ucap Arga
"Baik, dalam membangun sebuah bisnis, kita harus memperhatikan hal yang diminati oleh masyarakat" Ucap Arga
"Sampai disini pertemuan kita, sekian dan terimakasih" Ucap Arga dan kemudian pergi meninggalkan ruang B.
'Ya Tuhan, semoga aku tidak bertemu dengan orang seperti itu' batin yura
Di tempat lain, Arga masih kesal dengan Yura sang gadis yang berani menantang dirinya, hingga satu notifikasi dari handphone milik Arga.
'Andira08 mulai mengikuti anda' notif handphone Arga.
Arga pun langsung meletakkan handphone nya dan menatap kearah depan mobil.
"Ada berapa orang yang akan magang di prusahaan kita? " Tanya Arga
"Sekitar 10 orang Tuan" Jawab sang Asisten
"Hmmm ndra, kamu atur semuanya" Ucap Arga
"baik Tuan" Jawab andra "Saya akan kirim nama-nama yang akan magang di prusahaan kita" Ucap Andra
akhirnya mereka pun sampai di prusahaan A. Company.
Tidak hanya dikampus, di prusahaan milik nya sendiri, Arga menjadi pemandangan yang sangat indah dimata karyawan wanita nya.
'Wah... Pak Arga makin tampan aja' ucap salah satu karyawan
Arga pun langsung masuk tanpa menjawab sapaan para karyawan nya, hingga dia pun sampai di ruangan nya.
Siang pun berlalu dan sore hari tiba, kini waktu nya para karyawan untuk kembali termasuk Arga. Arga tinggal di sebuah rumah yang dibeli nya, sejak berumur 17 tahun arga harus mengurus prusahaan karna papa nya dan mamanya sudah berpisah saat dia berumur 17 tahun, mamanya selingkuh hingga membuat Arga menjadi trauma akan wanita.
Arga pun sampai dikediaman nya, para pelayan yang tau jam 06. 00 Tuan ya akan pulang bersiap untuk menyambut.
"Sore Pak Arga" Sapa Azira sang kepala pelayan yang berumur 35 tahun dan seperti biasa Arga tidak akan membalas sapaan tersebut.
"Siapkan makan malam saya" Ucap Arga kemudian berlalu dan menaiki tangga untuk sampai dikamar nya.
Arga pun menekan kode kamarnya dan pintu pun terbuka. Kemudian dia pun langsung memasuki walk in closet untuk mengambil piyama tidur nya berwarna cokelat.
Dikamar mandi, Arga pun kemudian menghidupkan shower air hingga tiba-tiba dia mengingat bagaimana sosok gadis yang berani menantang dirinya.
'Aku akan pastikan kau akan menyesal' batin Arga dan hingga akhirnya dia pun selesai dan keluar dari kamar mandi sudah memakai pakaian lengkap.
Kemudian Arga pun turun untuk makan malam karna Arga paling anti jika telat dalam hal makan, apalagi makanan yang tidak sehat seperti mie instan.
Para pelayan yang melihat Tuanya sudah duduk di meja makan langsung menyediakan makanan yang sudah mereka siapkan.
"Selamat menikmati Tuan" Ucap Azira sang kepala pelayan
Arga pun langsung melahap makanan nya, hingga beberapa saat kemudian dia pun menaiki tangga untuk sampai dikamar nya.
Hari ini Arga akan melihat pesan yang dikirim oleh Asisten nya, Andra.
Arga pun melihat nama-nama dan foto mahasiswa yang dikirim untuk magang di prusahaan nya.