
Hai, namaku adalah Ayura anindita dan saat ini aku duduk di bangku kuliah, aku mengambil jurusan bisnis karna tuntutan orang tua ku yang sudah pergi meninggalkan ku dan sekarang aku tinggal di Jakarta.
Aku memiliki teman yang bernama Andira kharisma, gadis riang yang paling banyak disukai oleh kaum Adam.
"Hei, yura" Sapa dira padaku dan begitu lah dia, walau dia orang kaya, dia selalu saja ramah pada semua orang
"dira, kemana kau akan magang? " Tanya yura pada dira
"Aku akan magang di prusahaan Arga Company" Ucap dira dengan semangat
"Hmm" Jawab yura dengan sedikit manyun
"Dan kau akan magang dimana? " Tanya dira
"Aku tidak tau dira" Jawab yura dengan tidak bersemangat
Setelah la berfikir, waktu menunjukkan bahwa mahasiswa masuk.
"Yaudah yuk, masuk dulu" Ucap Dira
Mereka berdua pun kemudian memutuskan untuk masuk.
Yura pun kemudian memutuskan untuk keluar dari ruangan Ruang B.
"Hei yura, mau kemana? " Tanya Dira yang melihat yura pergi
"Perpustakaan" Jawab yura
"Ah yura, ke kantin aja yuk" Ajak dira memegang tangan yura menuju kantin hingga tiba-tiba.
Brakkk
"Maaf... Maaf" Ucap Dira dengan nada Cemas
"Punya mata engak? Mata dicopot aja biar dimaklumi" Ucap sosok pria dengan nada marahnya
"Iya, maaf" Ucap dira
"Engak bisa, kamu ganti rugi baju saya yang kamu sentuh dengan tangan kotor kamu" Ucap sosok pria tersebut
"Hei, bapak yang terhormat, sahabat saya udah minta maaf dari tadi dan lagi pula baju anda tidak kotor" Ucap yura yang sudah tidak tahan melihat sahabat nya yang dianggap sampah oleh sosok pria didepan dira.
Dira yang memang dari tadi menunduk langsung menegakkan kepalanya hingga dilihat lah pria yang dia tabrak.
'Tampan sekali pria ini, jika dia jodohku maka dekatkanlah Tuhan dan jika bukan tetap lah dekatkan' batin dira
"Anda tau harga jas saya ini dan saya tidak yakin anda dapat mendengar nya" Ucap sang pria
"Oh, paling harga 100 rb kan dan untuk hal itu anda tidak perlu mempermasalahkan nya bapak yang terhormat" Ucap yura lagi dengan nada tegas
"Maaf Tuan, waktu kita tidak banyak" Ucap yang tak lain adalah asisten sang pria
"Saya akan mengurus mu nanti" Ucap sang pria sambil menunjuk ke arah Yura
Sang pria tersebut dengan asisten nya pun pergi meninggalkan kedua wanita itu. Yura yang melihat dira senyum sendiri langsung memukul pundak nya.
"Hei Dira" Ucap yura
"Eyy, sorry... Sorry. Yaudah yuk ke kantin" Ajak Dira dan kembali menarik tangan yura hingga sampailah mereka di kantin.
"Yura mau makan apa? " Tanya dira
"aku mie pedes aja dan orange juice" Ucap yura
"Oke" Jawab dira dengan semangat dan kemudian memesan pesanan mereka berdua dan menikmati nya.
"Hari ini aku traktir ya, soalnya aku lagi senang hari ini" Ucap dira
"Wihh, lagi nabrak orang kok seneng" Jawab Yura yang heran dengan sahabat nya
"Yura... Ngak ngeliat gimana orang nya tadi? Andai dia ngelamar gue, udah gue Terima" Ucap dira
"Ah, lo mah" Ucap yura yang langsung bergegas meninggalkan dira
Seperti perkataan dosen tadi, yura dan dira pun kemudian masuk ke ruangan Ruang B.
Banyak Mahasiswa yang penasaran dengan wajah pebisnis terkenal dan termuda itu, hingga.
Tak
Tak
Tak
Suara bunyi sepatu terdengar ditelinga para mahasiswa yang sudah tidak sabar melihat wajah pebisnis muda dan terkenal itu.
"Selamat siang semuanya, perkenalkan nama saya adalah Arga Mahendra" Ucap yang tak lain adalah Arga
"Disini saya akan menjelaskan sedikit tentang bisnis" Ucap Arga lagi yang tak lepas memandang sosok gadis yang dari tadi seperti malas mendengar suara nya.