Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
97



''tenanglah Serfani aku baik-baik saja jadi tenang ya. '' Raiha


''bagaimana bisa tenang putri bahkan selalu pergi tanpa memberi tahu ku dulu. pulang-pulang pakaian putri di penuhi dengan tanah. jika terjadi sesuatu pada putri bagaimana. '' Serfani terus melanjutkan omongannya tanpa melihat sekeliling kalau Rudra ada di tempat itu.


''Serfani tenanglah sekarang pangeran ke dua ada di sini sekarang jadi tenang ya. " Lucky dengan nada pelan dan mencoba menghentikan Serfani.


"kenapa tidak bilang dari tadi kalau pangeran ke dua ada di sini. " Serfani dengan nada pelan.


"kamu kan yang langsung bergegas menuju putri Raiha dan berbicara banyak hal begitu saja tanpa melihat sekeliling. sudahlah lebih baik beri salam dulu pada pangeran ke dua. "Lucky dengan nada pelan.


"kami berdua mengucapkan salam pada pangeran ke dua. " Serfani dan Lucky secara bersama-sama.


"maafkan sikap saya barusan, saya ucapan permintaan maaf yang sebesar-besarnya karena mengabaikan pangeran ke dua. "Serfani


...Di sisi lain Dark dan keluarganya bersiap-siap untuk berangkat menuju Kekaisaran GA....


"Dark apa semuanya sudah kamu kemas? tidak ada yang tertinggal kan?. " yang mulia permaisuri Ekaraj


"tidak ibu, semuanya baik-baik saja jadi ibu tidak perlu khawatir. aku juga sudah mengecek semuanya dari kemarin. Para prajurit juga akan melindungi ku dan ayah selama di perjalanan nantinya." Dark


"baiklah ibu mengerti tapi, bagaimana ibu tidak khawatir dengan mu. ibu tidak akan bisa melihat mu selama beberapa hari ke depan nantinya. "yang mulia permaisuri Ekaraj


"tenanglah ia pergi bersama dengan ku juga. jadi tidak akan ada masalah, aku malah menghawatirkan diri mu yang ada di istana. " yang mulia kaisar Ekaraj


"apa yang kamu katakan di sini ada ayah dan ibu ku yang menemani. selain itu Idris juga bersama-sama dengan ku. justru karena Dark pergi bersama mu itulah yang membuat ku semakin khawatir. kamu selalu saja membuat masalah untuk bawahan mu. aku tidak ingin dark yang mengurus masalah yang kamu buat nantinya. " yang mulia permaisuri Ekaraj dengan raut wajahnya yang kesal dengan tingkah kaisar.


"ibu tenang saja aku akan mengurus ayah dengan baik di sana. jika ayah membuat masalah aku akan menghukumnya langsung. jadi ibu bisa tenang.((mereka tidak akan berhenti bicara jika seperti ini terus.))" Dark


"anak ku memang yang terbaik dan paling bisa ibu andalkan. kamu bisa melakukan apa pun pada ayah mu itu. " yang mulia permaisuri Ekaraj dengan wajahnya yang tersenyum sambil mengelus kepala Dark.


"bagaimana bisa kalian melakukan ini pada ku Hu.......hu........hu.......... " yang mulia kaisar Ekaraj.


"berhentilah berakting bahkan idris pun tahu kalau kamu memang seperti itu. " yang mulia permaisuri Ekaraj


"Dark cucu ku berhati-hati saat di perjalanan nanti ya, jaga diri mu baik-baik. " nenek Dark sambil mengelus kepala Dark.


''Mmm....... di mana kakek apa kakek tidak mengantar ku pergi?. '' Dark


''saat ini kakek mu masih di perbatasan dan akan kesini besok karena ada masalah yang perlu di urus dulu. ingat pesan nenek jaga diri mu baik-baik ya. '' nenek Dark


"baiklah nenek tenang saja aku titip ibu dan juga idris . kalau begitu kami pergi dulu sampai jumpa lagi. " Dark


"dan juga Dark jika terjadi sesuatu kamu harus segera mengabari ya. ah dan ibu juga titip salam untuk teman mu itu. dan juga ajaklah ia datang berkunjung ke Kekaisaran ini ya. aku juga ingin tahu teman anak ku ini yang menghabiskan waktu untuk membeli banyak hal untuk dirinya." yang mulia permaisuri Ekaraj.


"ibu sudahlah aku akan naik ke kereta sekarang, jaga diri ibu baik-baik dan Idris juga. " Dark beranjak menuju kereta kuda.


"ayah ayo cepat masuk nanti kita terlambat menghadiri acara pembukaan festivalnya. jangan membuat banyak masalah untuk ku. "Dark sambil menyeret ayahnya menuju ke kereta kuda.


"bagaimana bisa kamu melakukan ini pada ayah mu heh. " yang mulia kaisar Ekaraj dengan wajahnya yang suram.


"ayah ibu bilang ia mengijinkan ku untuk melakukan apa pun pada ayah jika ayah membuat masalah. apa ayah mengerti? jika aku tidak segera membuat ayah naik ke kereta kuda kapan kita akan sampai di Kekaisaran GA. '' Dark dengan nada kesal.


"baiklah ayah salah tapi kenapa kamu sangat ingin pergi ke sana. apa karena teman mu itu huh. " yang mulia kaisar Ekaraj.


"iya itu juga alasan ku ingin ke sana, jadi ayah jangan membuat masalah mengerti. paman Hektor sudah sibuk dengan berbagai urusan istri tapi ayah sibuk mengganggunya. " Dark


...Di sisi lainnya istana Batu, Kekaisaran GA....


"maafkan sikap saya barusan, saya ucapan permintaan maaf yang sebesar-besarnya karena mengabaikan pangeran ke dua. "Serfani


''tidak apa-apa, tapi lain kali cobalah untuk berhati-hati. setidaknya aku yang ada di sini hari ini. tapi jika keluarga Kekaisaran lain mereka pasti akan marah dan menjatuhkan hukuman untuk mu nantinya. aku juga tidak ingin Raiha juga ikut dalam masalah nantinya.'' Rudra dengan wajahnya yang serius.


''baik pangeran saya akan memperhatikan sikap saya untuk seterusnya. '' Serfani


''sudahlah kak, Serfani sudah mengurus ku begitu lama jadi biarkan saja kali ini. '' Raiha


''baiklah aku mengerti. '' Rudra


''apa yang sedang putri lakukan, akan lebih baik jika kita bergegas mandi dan mengganti pakaian putri yang kotor ini. '' Serfani


''baiklah kak Rudra aku pergi ke kamar ku dulu ya. sampai bertemu lagi nanti di festival. '' Raiha pergi sambil menggandeng tangan Serfani.


''aku akan kembali ke tempat ku jika kamu membutuhkan sesuatu kamu bisa datang ke tempat ku. ''Rudra


''baik kak sampai jumpa lagi. '' Raiha


...Setelah itu Rudra pergi meninggal istana Batu....


'' hu....... akhirnya aku bisa kembali juga ke istana Batu. '' Raiha menuju kamar mandinya.


''apa yang putri katakan, dan juga putri bagaimana putri bisa ada bersama-sama dengan pangeran ke dua?. bukannya ia sibuk menyiapkan acara Festival?. '' Serfani dengan penuh tanda tanya karena keluarga Kekaisaran jarang menemui Raiha.


''entahlah aku juga tidak tahu apa pun tentang itu. ia bilang ia hanya sedang berjalan-jalan di taman istana Batu. jadi saat ia melihat ku ia langsung menghampiri ku. seingat ku ia juga bilang pada ku saat itu........ '' Raiha menceritakan bagaimana ia bisa bersama-sama dengan Rudra.


...****************...


''apa kamu kekurangan bahan makanan hingga membuat mu berkebun sayuran seperti ini?. bukanya istana memberikan bahan makanan yang cukup.'' Rudra