
" putri apa yang sedang kamu pikirkan .oh iya sebentar lagi katanya akan di adakan jamuan besar di kekaisaran dan mereka juga bilang akan ada banyak perwakilan dari negeri - negeri tetangga yang akan datang." serfani
" kenapa tiba tiba ada perjamuan besar." raiha
" untuk menjalin kerja sama atara negeri ini dengan negeri lain. aku juga mendengar mereka akan membuat festival di sana mereka akan menjual produk yang ada di negeri mereka." serfani
" aku juga ingin melihat festival itu nanti kita pergi sama sama ya. kapan festival nya akan di adakan.(di banding aku tetap memikirkan mereka lebih baik aku refreshing jalan jalan di festival. aku tidak pernah ke festival dulu karena aku selalu memiliki banyak pekerjaan yang harus di urus sampai selesai kalau tidak aku tidak bisa makan apa pun ) ."raiha
"5 hari lagi. sekarang mereka sangat sibuk menyiapkan festival dan jamuan. ah dan akan ada pesta perburuan di hutan Arsalan acaranya akan di adakan setelah festival. jadi para tamu perwakilan berbagai negeri akan ada di sini selama 3 minggu. oleh karena itu banyak yang harus di persiapkan dan sangat sibuk." serfani
" berarti akan ada banyak orang di istana." raiha
" aku juga akan menyiapkan perlengkapan lainnya untuk putri raiha. yang mulia kaisar juga sudah memesan perancang pakaian ternama untuk datang ke istana hari ini untuk mengukur pakai." serfani
" apa mengukurnya bergantian." raiha
" iya pertama yang mulia kaisar selanjutnya pangeran pertama sampai putri elettra yang terakhir." serfani
" baik lah aku tidak sabar ingin memiliki pakaian baru semua pakaian ku sudah lama dan ada yang sudah mulai usang." raiha
" putri raiha hari ini ingin makan cemilan apa? " serfani
" apa sajalah makanan dan minuman yang di buat forrest pasti sangat enak. baik putri saya akan membawakannya. saya permisi dulu putri ." serfani sambil pergi meninggalkan ruangan
"hah... aku sangat bosan di istana ini aku hanya makan , tidur dan tidak melakukan apa pun. aku akan pergi ke luar kamar sebentar aku bosan menunggu sendiri." raiha sambil keluar dari kamarnya
"apa kalian tau putri elettra aku dengar ia mendapatkan tutor untuk membantunya belajar tatak krama dan tutor untuk mengajari ilmu pengetahuan." pelayan 1
" iya aku juga sudah melihat para tutor itu mereka sangat terkenal dengan pengetahuan dan etika yang mereka ajarkan." pelayan 2
"tapi kenapa putri raiha tidak mendapat kan tutor bagai mana pun usia mereka sama. tapi hanya putri elettra yang mendapatkan tutor." pelayan 1
" apa kau sudah lupa dengan rumor yang beredar. kalau putri raiha itu sebenarnya tidak di sukai keluarga kaisar bahkan kaisar sendiri terpaksa membawa raiha ke dalam istana ini. karena janjinya kepada permaisuri sebelum ia meninggal agar kaisar tetap berada di dekat putri raiha dan jangan menjauh dari putri raiha meski pun apa yang akan terjadi nantinya. tentu saja kaisar menerima permintaan permaisuri yang mulia kaisar juga sangat mencintai permaisuri. " pelayan 2
" tapi bukan kah itu sedikit.... tidak adil bagi putri raiha." pelayan 3
" sudahlah biarin saja aku tidak mau berurusan dengan putri raiha." pelayan 1
di sisi lain raiha yang mendengarkan percakapan mereka.
"....( dasar kaisar sialan itu karenanya aku sekarang tidak bisa kabur dan membuat rencana yang sudah ku buat untuk masa depan ku gagal. sekarang ia tidak memberikan ku pendidikan malah elettra saja yang mendapatkan pendidikan dan tutor terbaik. kalau aku masih di istana batu setidaknya ada ka leo dan ka lion yang mengajari ku. huh...😠ayah dan kaka ku mereka benar benar membuat ku kesal setiap hari huh. aku ingin menjalani hidup baru yang ku inginkan sekian lama sekarang malah kembali seperti dulu. aku berharap nantinya mereka akan kehilangan sesuatu yang berharga bagi mereka karena kesalahan yang telah mereka perbuat nantinya mereka akan menyesal huh😡. ah... membuat marah saja lebih baik sekarang aku masuk ke kamar saja.) "raiha
" tok...tok...tok putri cemilannya sudah siap." serfani
" iya masuk saja." raiha
" ada apa putri kenapa terlihat sangat kesal." serfani
"tidak ada apa apa. aku ingin makan kue nya sekarang." raiha
"ini pelan pelan saja jangan terburu buru." serfani
" tiada apa aku sedang ingin makan makanannya sekarang.(huh... karena mereka membuat ku kesal kemarin kaka kaka ku mereka tidak memperhatikan ku seperti menganggap ku tidak ada dan pengganggu sedangkan sekarang ayah kaisar itu juga berulah lagi huh😠. )" raiha