
''maaf ayah Rudra masih ada urusan di luar istana dan akan kembali besok siang. '' Raka
''baik lah aku ingin membicarakan tentang masalah yang terjadi kemarin. aku tidak bisa terus menerus membebaskan raiha dari hukuman untuk raiha selama ini. orang - orang akan berpikir aku tidak adil dalam membuat keputusan. tapi elettra adalah orang yang bersangkutan dengan masalah raiha selama ini. elettra juga selalu membantu membebaskan raiha dari hukuman nya selama ini. '' kaisar
''menurut ku kali ini raiha harus mendapatkan hukuman nya walau bagaimana pun hal ini juga berkaitan dengan pernikahan dari ke 2 Kekaisaran.
pangeran Dark juga ingin raiha mendapatkan hukuman nya untuk semua hal yang ia lakukan selama ini. ''Raka
''pangeran Dark datang bersama ku ia ada di depan pintu sekarang. ''Langit
''pangil ia masuk. '' kaisar
''salam yang mulia kaisar GA. '' Dark
''ini juga menyangkut tentang diri mu jadi aku akan mendengarkan pemikiran mu tentang putri raiha. '' kaisar
''aku setuju jika raiha mendapatkan hukuman nya. bagaimana pun ia harus sadar akan kesalahan yang ia perbuat selama ini. kerugian yang ia akibatkan juga mengenai orang lain dan bukan hanya elettra saja. ((aku tidak akan membiarkan raiha menyakiti elettra lagi. elettra sudah lama menderita karena ulah nya. aku akan menepati janji ku untuk melindungi nya. semenjak ia melindungi ku saat festival waktu itu. aku berjanji akan selalu menjadi pelindung nya.)) Dark
''benar raiha harus di hukum ia selalu membuat malu keluarga Kekaisaran selama ini. '' Candrika
''apa yang kak Candrika katakan memang benar. sejak kecil ia sangat mengganggu. '' Bintang
''tapi raiha juga harus mendapatkan kesempatan untuk menebus semua kesalahan nya selama ini. aku berpikir untuk menunggu beberapa hari lagi dan melihat tingkah laku raiha untuk ke depan nya. setelah itu kita bisa memutuskan nya nanti.'' Ranidla
''aku setuju dengan Ranidla kita berikan sedikit waktu raiha kedepannya untuk berubah. sisanya kita tentukan nanti.'' Raka
''baiklah akan kita tentukan semuanya nanti dan awasi sikap raiha untuk beberapa hari ke depan. kita juga harus menyiapkan festival. apa persiapan nya sudah berjalan dengan baik.'' kaisar
''kami sudah mengatur acara festival ini dengan baik. semua persiapan juga sudah lengkap tinggal menata hiasan kota saat ini pasti sedang di kerja kan. ''Ranidla
''aku juga sudah menempatkan banyak pengawalan yang ketat di setiap penjuru kota. agar tidak terjadi keributan nanti di festival.'' Raka
''aku akan pergi sekarang saya izin untuk undur diri dulu. '' Dark meninggal kan ruangan kerja kaisar.
''aku juga ada urusan yang belum selesai aku undur diri dulu. '' Raka juga pergi meninggalkan ruang kerja kaisar. untuk menyelesaikan persiapan festival.
''apa ada yang ingin kamu katakan Ranidla?. ''kaisar
''ayah aku berpikir kita bersikap kurang adil selama ini pada raiha. '' Ranidla
''apa yang kamu katakan selama ini. semua kebutuhan raiha selalu di tanggung istana. bagaimana tidak adil ia bahkan menghabiskan lebih banyak uang untuk hal yang tidak berguna. '' kaisar
''tapi ayah aku pikir pasti ada kesalahan dalam pembagian... ''Ranidla
''sudah lah aku tidak ingin membicarakan raiha saat ini. '' kaisar
''baik ayah aku undur diri dulu. '' Ranidla keluar dari ruangan.
Ranidla kembali ke kamarnya. ''.....((apa semua akan baik - baik saja. aku harap semua akan berakhir baik. aku tahu raiha melakukan banyak masalah. tapi kenapa aku merasa apa yang aku pikir benar selama ini ternyata adalah sebuah kesalahan. aku merasa akan kehilangan seseorang yang aku sayang. saat melihat raiha aku teringat akan pesan ibu untuk tetap saling menjaga satu sama lain dengan saudara lainnya. apa yang harus aku lakukan ayah dan saudara lainnya ingin menghukum raiha. sedang bukti yang terkumpul belum tentu kebenarannya. di sisi lain raiha bersikap seperti ia adalah dalang dari setiap masalah yang terjadi selama ini. kak Rudra juga seperti nya menghindari semua masalah ini. )) ''Ranidla
''putri apa yang sedang kau pikiran?.'' pelayan Ranidla namanya Fani.
''ini tentang ayah dan yang lainnya mereka seperti ingin membuat raiha terus terpojok, dengan setiap masalah yang terjadi selama ini. aku harap keluarga ini kembali seperti sebelumnya. di mana kita saling menyayangi satu sama lain. tidak ada kebencian atau pun prasangka buruk tentang yang lainnya. ibu pasti sedih melihat kekacauan yang telah terjadi saat ini. '' Ranidla
''saya mengerti apa yang putri pikirkan tentang hal ini. tapi bukan kah lebih baik mengikuti kata hati putri sendiri. bahkan kita harus membuat pilihan dalam hidup. hidup juga sebuah pilihan di mana kadang memilih menyerah atau menghadapi segala sesuatu yang terjadi. setiap saat pasti akan ada kalanya harus memilih. jadi saya saran kan untuk menentukan langkah yang akan putri pilih sendiri. kalau putri merasa putri raiha tidak bersalah ya sudah itu pilihan putri sendiri dan sebaliknya. setiap waktu ada kalanya menyesal dan ada kalanya senang dengan hasil akhir nya. '' Fani
''aku juga berpikir hal yang sama dengan mu. aku hanya ingin memilih yang terbaik untuk kita semua. Kedua belah pihak adalah keluarga ku aku harus memilih salah satunya. jadi aku pikir aku tidak akan ikut campur tentang masalah ini. aku pikir Rudra juga seperti nya sudah memutuskan hal yang sama seperti ku. semua pilihan memiliki hasil yang sama menurut ku. memilih ayah dan lainnya maka raiha akan tersingkir sedang kalau aku memilih raiha keluarga lainnya hanya akan semakin mengganggu raiha. '' Ranidla
''saya mendukung semua keputusan putri. apa pun yang terjadi kita akan berusaha yang terbaik untuk ke depan nya.'' Fani
''iya kita hanya bisa berharap hasil nya akan baik.((aku memilih untuk tidak berbuat apa-apa tentang keduanya.aku hanya bisa mengamati setiap keadaan yang akan terjadi.tapi aku juga tidak bisa tinggal diam jika kedua nya melewati setiap batasan - batasan yang ada. ibu bilang pada ku untuk menjaga keluarga ini tetap bersama meski apa pun yang terjadi. mungkin mereka melupakan semua perkataan ibu tapi aku akan mencoba sebisa ku menjaga keluarga ini.))'' Ranidla
''apa putri ingin menemui putri raiha saat ini aku dengar ia sedang sakit. kenapa tidak mencoba mengirimkan dokter untuk nya. '' Fani
''apa raiha sakit bagaimana ke adaan nya saat ini. apa sudah memanggil dokter.''Ranidla
'' tenang dulu putri dan benar putri saya mendengar dari pelayan lainnya. mereka bilang putri raiha sakit dan belum bangun dari tempat tidur nya. '' Fani