Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
56



''apa yang mulia kaisar tidak peduli dengan rumor yang ada. yang mulia kaisar sendiri juga tahu kalau putri Raiha adalah anak kandungnya. apa yang mulia kaisar tidak mengatasi rumor tersebut hingga sampai membuat rumor tersebut semakin besar. ''Alexander


''aku dengar yang mulia kaisar sengaja meninggalkan putri Raiha sendiri. dan yang mulia kaisar sendiri juga tidak memberikan putri Raiha nama. karena setelah putri Raiha lahir kondisi yang mulia permaisuri semakin memburuk hingga yang mulia permaisuri tiada setelah melahirkan putri Raiha. '' Fani


''lalu siapa yang memberikan nama pada putri Raiha. '' Alexander


''yang mulia permaisuri sendiri yang menamai putri Raiha. sebenarnya beberapa hari sebelum kelahiran putri Raiha. permaisuri sudah memikirkan nama untuk anaknya jika anak laki-laki yang lahir maka akan di beri nama Rain. sedangkan jika anaknya nanti perempuan yang lahir maka akan di beri nama Raiha. serfani yang merupakan pelayan dekat permaisuri akhirnya memberi nama Raiha sesuai keinginan permaisuri sebelum tiada. tapi aku pikir pada saat itu istana sangat kacau jadi putri Raiha di telantarkan begitu saja. hanya di beri susu dan setelah itu mereka pergi meninggalkan putri Raiha sendiri.'' Fani


'' lalu bukannya ada serfani yang menjaga putri Raiha saat itu. ''Alexander


'' pada saat itu setelah serfani memberi tahu nama putri Raiha. ia harus pergi ke istana awan di daerah perbatasan Kekaisaran ini. ia pergi karena memiliki tujuan lain setelah beberapa tahun ia kembali lagi ke istana batu dan menjadi satu - satunya pelayan milik putri Raiha.'' Fani


''kenapa ia harus pergi ke sana dan kembali lagi ke Kekaisaran ini ?.'' Alexander


''karena ia pelayan yang di bawa oleh yang mulia permaisuri dari tempat tinggalnya dulu. yang mulia permaisuri merupakan satu - satunya anak keturunan langsung dari kepala keluarga Zenith. setelah menikah dengan yang mulia kaisar istana Zenith tidak pernah memiliki penerus lain. karena istana ini hanya menerima garis keturunan langsung. oleh sebab itu serfani pergi untuk memberikan informasi ini pada para kesatria milik yang mulia permaisuri. setelah mendapatkan kabar bahwa yang mulia permaisuri tiada mereka memutuskan untuk tidak pernah keluar dari istana Zenith. mereka juga menutup semua kontak dengan semua orang. '' Fani


'' kalau apa yang mereka lakukan di sana. apa mereka tidak membutuhkan makanan atau lainnya ?. '' Alexander


''istana Zenith sendiri sudah seperti ruang dimensi. mungkin kamu berpikir itu hanya sebuah istana biasa tapi sebenarnya tidak. istana Zenith sendiri merupakan tempat yang sangat luas bahkan hampir sama dengan wilayah Kekaisaran ini. setiap kesatria milik yang mulia permaisuri berasal dari sana tentu saja mereka akan ada di sana. karena tidak ada yang memimpin mereka memutuskan untuk tidak berhubungan dengan orang - orang di luar istana Zenith. mereka tidak ingin orang lain memanfaatkan kekosongan kekuasaan. istana Zenith juga memiliki kekuatan pelindung di mana orang luar tidak akan bisa masuk sebelum mendapatkan izin dari pemilik istana Zenith. jadi bahkan yang mulia kaisar sendiri juga tidak bisa masuk ke wilayah istana Zenith. '' Fani


''apa ada hal istimewa lainnya dari istana Zenith ?.'' Alexander


'' tentu saja ada oleh sebab itu mereka waspada pada orang luar. istana Zenith memiliki banyak sekali kekayaan baik bahan pangan, batu-batuan, tanaman obat yang langka dan masih banyak lagi. terutama pasukan kesatria yang besar dan hewan ajaib. siapa yang tidak ingin menjadi pemilik dari istana Zenith baik dari segi kekuatan dan kekayaan yang di miliki istana Zenith. '' Fani


''jika yang mulia Permaisuri merupakan pemilik istana Zenith bukankan anak - anaknya juga dapat memiliki hak atas istana Zenith. apa mereka juga tidak bisa masuk ke dalam istana Zenith ?.'' Alexander


''bagaimana dengan yang mulia kaisar ia pasti pernah masuk istana Zenith kan. '' Alexander


''saat itu yang memiliki istana Zenith adalah ayah yang mulia permaisuri. jadi yang mulia permaisuri belum memiliki hak izin atas istana Zenith. saat itu yang mulia kaisar mendapatkan izin dari ayah yang mulia permaisuri untuk memasuki istana Zenith. tapi saat istana Zenith sudah menjadi milik yang mulia permaisuri maka semua izin lama akan di perbarui. dan harus mendapatkan izin dari baru dari yang mulia permaisuri sendiri secara langsung. sudah lah aku harus kembali untuk menemui putri Ranidla kamu jaga putri raiha baik-baik.aku pergi dulu aku kan datang lagi nanti saat jam makan malam.'' Fani


''baiklah sampai jumpa lagi nanti. ((aku pusing dengan semua ini. aku harap semua akan berjalan dengan baik. aku bahkan belum mengikuti pelatih kesatria putih. sudahkah lebih baik aku kembali masuk istana baru. ))" Alexander


...Di sisi lain jauh dari istana batu Serfani dan Forrest....


"tok... tok... tok...(suara ketukan pintu ) ini aku Forrest. " Forrest


"ada apa kau datang ke sini bukankan kamu seharusnya bersama putri Raiha. " Serfani


"Raiha meminta ku untuk memeriksa keadaan mu. dan juga raiha bilang kalau lucky akan datang jadi kamu yang menemuinya duluan. kalau begitu aku pergi dulu masih banyak hal yang harus aku lakukan. aku akan ke istana permaisuri mengawasi semua pergerakan. " Forrest


"bagaimana dengan putri raiha jika kau dan aku tidak ada di sisinya siapa yang akan mengurus putri raiha. aku tidak bisa masuk istana lagi jadi hanya kau dan lucky yang dapat menjaga putri raiha di istana. " Serfani


"tenang saja ada penjaga dan pelayan yang mengurus raiha. mereka di pilih langsung oleh putri Ranidla dan juga mereka merupakan bawahan putri Ranidla. "Forrest


"baiklah aku mengerti. " Serfani


" ah iya kita akan bertemu di alun-alun kota saat acara ulang tahun yang mulia permaisuri. raiha juga akan menghadiri acara itu dan sepertinya semua persiapan sudah selesai. kalau begitu aku pergi dulu." Forrest


"sampai jumpa lagi di alun-alun. ((lebih baik aku bertemu dengan lucky. kemarin dia bilang sudah sampai di Kekaisaran. aku juga ingin bertanya tentang pangeran bodoh itu yang membuat putri raiha kesulitan. huh... jika akau melihat pangeran bodoh itu aku jadi makin kesal dan ingin memukul kepalanya yang kosong itu. ah aku lupa bertanya bagaimana kabar putri raiha di istana. ))" Serfani