
"kakak aku sudah bersiap-siap. " Alen Federica
"baiklah kalian sarapan dulu sebelum pergi. " ibu Freya Rosela Federica
"iya ibu. " Freya, Ain, dan Alen bersamaan
'' ah iya di mana Ethan apa kalian akan bertemu di acara festival. '' ibu Freya Rosela Federica
''iya dia bilang ingin bertemu dengan temannya juga di festival jadi ia pergi duluan ke acara festival. '' Freya
''aku tidak tahu kalau Ethan memiliki teman. kata adik ku Ethan suka menyendiri dan tidak terlalu suka dengan tempat yang ramai. '' ibu Freya Rosela Federica
''entah lah aku tidak tahu tentang Ethan. aku juga jarang melihat ia bermain dengan temannya. '' Freya
...Setelah sarapan mereka bertiga berangkat ke acara festival....
'' kami pergi dulu bu. '' Freya
'' baiklah kalian Hati-hati di jalan ya. '' ibu Freya Rosela Federica
''Baik bu. '' Freya, Ain, dan Alen menaiki kereta kuda berangkat menuju ke tempat acara festival di adakan.
''aku juga akan membawakan ibu makanan enak di sana nanti. '' Alen Federica
''kamu ini pasti pikiran mu tentang makanan kan. '' Freya
''he...he....he.... kakak tahu saja. aku tidak sabar melihat acara festival teman-teman ku bilang akan ada banyak makanan di sana. tidak hanya orang-orang dari Kekaisaran saja yang ada di Sana. orang-orang Kekaisaran lain juga akan hadir di acara festival ini. tentunya akan ada makanan dari berbagai daerah di acara festival ini.'' Alen Federica
''kamu benar di sana nanti akan ada banyak orang. jadi kamu harus selalu bersama-sama dengan ku atau kak Ain apa kamu mengerti. ((akhirnya kita berangkat aku akan bertemu dengan Raiha dan juga Aneese hari ini. kemarin Aneese juga bilang ia akan ada di acara festival nanti bersama dengan adiknya. aku dengar Aneese dan adiknya akan berjualan di acara festival nanti.))'' Freya
"baik kak Freya aku mengerti. aku akan tetap bersama-sama dengan kakak." Alen Federica
...beberapa hari sebelum acara festival di adakan. Aneese mengajak Freya untuk bertemu dengan Raiha....
''Freya sini duduk di sebelah ku. ''Aneese
'' Aneese kamu sudah di kantin duluan. ''Freya
''apa yang kamu katakan kamu yang datang terlambat tahu. bahkan makanan di kantin sudah mau habis. ada apa dengan mu apa kamu masih memikirkan keadaan Raiha. '' Aneese
''iya aku tidak bisa membantu Raiha sama sekali padahal Raiha tidak salah apa-apa dalam kasus waktu itu. kita juga ikut terlibat dengan hal itu tapi Raiha yang di hukum berat. ia bahkan di keluarkan dari Akademi Kekaisaran.'' Freya
"sudahlah aku dengar Raiha akan hadir juga dalam acara festival nantinya. bagaimana kalau kita pergi bersama-sama untuk menemui Raiha ?. '' Aneese
''benarkah Raiha akan hadir di acara festival nanti. kalau begitu aku harus datang ke acara festival. kamu tahu dari mana kalau Raiha akan hadir di acara festival.'' Freya
''aku akan membuka toko di acara festival jadi saat aku membuka toko di sana banyak penjaga Kekaisaran. dan banyak orang bilang bahwa seluruh keluarga Kekaisaran juga akan hadir di acara festival ini. lagi pula festival ini juga untuk merayakan ulang tahun permaisuri. tentu saja semua keluarga Kekaisaran juga akan hadir termasuk Raiha. '' Aneese
...Raiha, Ranidla dan Rudra bersiap untuk berangkat naik kereta kuda....
''salam pangeran Rudra, salam putri Ranidla. '' Raiha
'' baiklah ayo cepat naik atau kita akan terlambat. '' Rudra menaiki kereta kuda
''ayo Raiha kamu masuk duluan. lain kali kamu hanya perlu memanggil kami kakak baik di dalam atau pun di luar istana apa kamu mengerti.'' Ranidla
''baik kak Ranidla aku mengerti terima kasih. '' Raiha menaiki kereta kuda dan di ikuti oleh Ranidla
''ayah mengizinkan mu hadir di acara festival karena bagaimana pun kamu tetap keluarga Kekaisaran. oleh sebab itu jangan mengganggu jalannya festival ini merupakan acara yang di buat untuk ulang tahun ibu. aku tidak suka jika acara ini menjadi kacau karena mu. '' Rudra
''sudah hentikan Rudra jangan mengganggu suasana lagi. Raiha jangan dengarkan omongannya. '' Ranidla
''akhirnya kita sampai juga di tempat festival. '' Ranidla
''jangan membuat masalah lagi apa kamu mengerti Raiha. aku pergi dulu. '' Rudra pergi meninggalkan Raiha dan Ranidla.
'' hah... dia mulai lagi. oh iya Raiha jangan pikirkan tentang omongan Rudra lebih baik kita juga pergi ke tempat pembukaan festival. (( ia selalu bilang untuk jaga sikap tapi sendiri nya masih seperti itu hah... aku merindukan ibu.))'' Ranidla
''baik kak Ranidla ayo kita pergi. '' Raiha
...Freya, Ain dan Alen sampai di ibu kota Kekaisaran tempat di mana acara festival di adakan....
'' aku tidak sabar bertemu dengan Raiha. sudah lama aku tidak melihatnya. '' Freya turun dari kereta kuda.
"Freya akhirnya kamu sampai juga di sini." Ethan
"Ethan apa kamu sudah bertemu dengan teman mu. " Freya
"iya." Ethan
"halo kak Ethan. " Alen Federica
"Alen dan kak Ain juga hadir di acara ini. " Ethan
"iya kalau aku tidak ikut Freya pasti akan melupakan bahwa ia membawa adiknya ke acara festival. dan sibuk dengan dirinya sendiri. " Ain Federica
"diam lah kak kaka mengganggu suasana hati ku saja. ayo kita pergi bertemu dengan Aneese ia pasti menunggu kita."Freya
"iya ayo kita pergi. " Ethan
"kak Freya aku ikut juga dengan kakak. " Alen Federica
"bukannya kamu ingin membeli makanan kamu bisa pergi dengan kak Ain. kan kak Ain yang tugasnya jagain Alen." Freya
"kamu ini. " Ain Federica
"tapi akau ingin ikut dengan kakak. " Alen Federica
"baiklah ayo iku dengan kakak. " Freya
Freya, Ethan, Ain dan Alen pergi menemui Aneese di tokonya.
"Freya aku di sini akhirnya kamu sampai juga. " Aneese
"aku menemui Aneese dulu kalian tunggu di sini sebentar nanti aku kembali lagi. " Freya menghampiri Aneese
"apa ini toko mu Aneese. " Freya
"iya aku dan adik ku yang mengurusnya. aku dengar keluarga Kekaisaran sudah datang. ayo kita lihat apa Raiha sudah datang juga." Aneese
"lalu bagaimana dengan toko mu. " Freya
"tenang saja ada adik dan paman ku yang akan menjaga toko. " Aneese
"baiklah ayo ke sana dulu adik dan kakak ku ada di sana. " Freya
"huh... adik dan kakak mu ikut juga. apa mereka tidak masalah kalau kamu bertemu dengan Raiha. " Aneese
"tenang saja aku sudah mendapatkan izin dari ibu ku kalau ayah ku tidak penting. lagian keputusan ibu juga sama dengan keputusan ayah. " Freya