Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
69



''jadi karena hal itu kamu tidak bisa mengikuti kompetisi.'' Elettra


''apa yang kamu katakan mereka tidak mungkin melakukan itu pada ku. meski pun mereka tidak menyukai ku mereka tidak akan melakukan itu pada ku. '' Raiha


''ramuan itu di buat oleh kak bintang yang dapat menyebabkan suara rusak. bagaimana bisa kamu berbicara dengan baik. apa kamu menyembunyikan sesuatu.'' Elettra


''itu bukan urusan mu. '' Raiha


'' ya.. ya... terserah kamu saja aku tidak peduli. dan juga kamu pikir aku tidak tahu kamu akan mencoba menemuinya. jadi aku memintanya untuk membantu ku membawa mu ke tempat ini. ia juga berjanji merahasiakan apa yang aku lakukan pada mu saat ini.'' Elettra


''putri ke adaan saat ini sedang kacau hewan mutan memasuki area kota. kami di minta untuk menjemput mu kembali ke istana bersama yang lainnya. ''penjaga milik keluarga liliyana.


''baiklah ayo kita pergi kalian lempar ia ke jalanan. semua orang akan berpikir kalau ia terluka dan tiada karena di serang hewan mutan. kalian urus dengan baik.'' Elettra meninggalkan tempat itu bersama dengan teman-temannya.


''tunggu kalian tidak bisa melakukan ini kepada ku. lihat saja aku akan membalas kalian semua nantinya. urg... badan ku sakit aku hari pergi dari tempat ini. SIAPA PUN TOLONG AKU... aku mohon siapa pun. '' Raiha terus mencoba meminta bantuan tapi kota sudah sepi semua orang pergi mengungsi ke istana. tempat ia berada hanya berisi suara pedang dan hewan mutan yang saling menyerang.


...Di sisi lain Serfani dan Lucky sebelum terjadinya penyerangan hewan mutan....


''hah... kurasa aku harus lebih semangat lagi berjuang. SERFANI Tunggu aku juga ikut dengan mu. '' Lucky mengejar Serfani yang pergi semakin menjauh


''apa yang terjadi mengapa sangat ribut seperti ini. '' Serfani melihat acara festival yang di penuhi dengan kecemasan dan bukanya kegembiraan acara festival.


''apa mereka gagal melakukan perlawanan terhadap hewan mutan itu.'' Lucky


''apa hewan mutan menyerang kota lalu bagaimana dengan putri Raiha. aku sangat khawatir dengannya. '' Serfani


''kamu pergilah Serfani aku harus pergi sekarang kamu cepatlah pergi ke istana bersama orang-orang lainnya. aku yakin putri Raiha ada di istana juga.'' Lucky bergegas pergi membantu menghalau serang hewan mutan.


''tapi... sudahlah lebih baik aku pergi ke istana sekarang juga. dengan cara ini juga aku bisa bertemu dengan putri Raiha. aku berharap lucky akan baik-baik saja. '' Serfani bergegas pergi menuju istana.


...Di sisi lain yang mulia permaisuri yang sedang dalam perjalanan menuju istana batu....


''apa-apaan dengan tempat ini sebenarnya. tanaman tidak di rawat, banyak debu dan kotoran di mana-mana. apa mereka tidak mengurus tempat tinggal putri. bagaimana bisa mereka membuat putri ku yang berharga untuk tinggal di tempat seperti ini. bagaimana bisa mereka membuat putri ku kesusahan. suami dan anak ku benar-benar sudah keterlaluan mereka bisa-bisanya tega melakukan ini pada keluarga mereka sendiri. lihat saja nanti setelah aku menemui Raiha aku akan memberikan hukuman yang keras pada mereka. sudahlah aku tidak tahan lagi di sini. aku harus pergi ke istana utama sekarang.'' yang mulia Permaisuri pun memutuskan untuk pergi menuju istana utama.


...Permaisuri pergi ke istana utama untuk menemui yang mulia kaisar. dengan penuh rasa amarah dan kekecewaan yang besar pada suami dan anak-anak nya yang lain....


''berani-beraninya kamu melarang ku untuk masuk istana ini kamu pikir siapa kamu hah Minggir. aku harus menemui pria bodoh itu sekarang.'' yang mulia Permaisuri


''penjara-penjara ada orang yang memasuki istana utama tanpa izin cepat tangkap ia sekarang. '' pelayan memanggil penjaga kemudian para penjaga pun berdatangan.


''lepaskan aku aku bilang lepaskan aku. kalian berani-beraninya melakukan hal ini pada ku. aku harus memukul kepala nya yang kosong itu berani-beraninya ia menelantarkan putri kecil ku. aku akan menghukum kalian semua nanti. '' permaisuri semakin marah akan hal itu.


''hentikan lepaskan sekarang juga berani-beraninya kalian menyentuh ibu ku. lepaskan ia sekarang juga atau aku akan memotong tangan kalian sekarang juga.'' Rudra yang datang tiba-tiba.


''maaf kan kami yang mulia permaisuri maafkan kami. kami benar-benar minta maaf tolong beri kami kesempatan kami mohon. '' pelayan dan penjaga bersama-sama.


''pergilah dari tempat ini dan jangan mencari masalah lagi atau akan terima akibatnya. '' Rudra


''baiklah kami pamit undur diri dulu. '' pelayan dan penjaga pergi dengan terburu-buru.


''ibu bagaimana ibu bisa di sini bukan kah ibu sudah tiada setelah melahirkan. apa yang sebenarnya sedang terjadi saat ini.'' Rudra


''diam kamu aku sangat marah pada mu mengapa kamu membiarkan adik mu sendiri hah. apa aku mengajari mu seperti ini. '' yang mulia permaisuri


''ibu bukan maksud kami melakukan hal itu pada Raiha. tapi.... '' Rudra


'' tapi apa cepat jawab aku tapi apa. apa karena aku tiada setelah melahirkan Raiha. oleh sebab itu kalian membiarkan Raiha sendiri. kalian harus nya menyalahkan ku dalam hal ini. aku yang memutuskan untuk melahirkan Raiha. aku rela melakukan apa saja demi anak-anak ku. saat aku melahirkan kalian aku juga melakukan hal sama pada Raiha. '' yang mulia permaisuri


''tapi ibu Raiha sendiri adalah orang yang selalu membawa masalah untuk keluarga ini. semua orang juga menganggap bahwa Raiha pembawa sial. '' Rudra


''jadi kalian meninggalkan nya begitu saja dan kalian malah mengurus anak yang tidak jelas asal usul nya di banding mengurus adik kalian sendiri.'' yang mulia permaisuri


''Elettra bukan orang yang tidak jelas saat ia datang ke istana. istana jadi di penuhi dengan kebahagiaan setelah ibu tiada. ia anak yang baik dan juga sangat perhatian pada semua orang di istana. saat ibu bertemu dengan nya ibu pasti akan menyukai nya juga. '' Rudra


''perhatian kamu bilang kalau ia itu perhatian. jika ia memang seperti apa yang kamu katakan maka ia tidak akan merebut keluarga putri ku. dan anak itu juga telah merebut segalanya dari putri ku ia mengambil semua yang layak untuk di dapatkan oleh putri ku. berani-beraninya ia membuat putri ku menjadi buruk di depan banyak orang.'' yang mulia permaisuri


''ibu tenanglah Elettra memang anak yang baik ia selalu membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan. ibu bisa bertanya pada orang-orang di istana mereka pasti tahu tentang Elettra dan bagaimana orang-orang menilainya. '' Rudra