Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
87



"putri kenapa putri keluar tidak bilang-bilang pada saya. saya sangat khawatir jika terjadi sesuatu pada putri di luar sana. apa lagi putri baru sembuh dari sakit dan harus banyak beristirahat. tapi putri malah keluar malam bagaimana bila putri sakit lagi, apa lagi di luar sangat dingin kan. " Serfani yang cemas pada Raiha.


"iya iya aku akan bilang pada mu jika aku ingin pergi ke luar lagi. jadi jangan marah lagi ya. " Raiha menenangkan Serfani


"kamu juga Lucky kamu seharusnya menghentikan putri untuk keluar di cuaca seperti ini. tapi untungnya kamu pergi bersama dengan putri setidaknya putri tidak pergi sendirian. "Serfani


"ah iya Serfani aku lapar karena belum makan dari siang bisakah kamu membawakan makanan untuk ku. sekalian juga dengan kalian berdua juga makan bersama dengan ku ya. aku tidak suka makan sendirian. "Raiha


"tapi putri bagaimana bisa saya makan bersama-sama dengan putri. saya juga harus menjaga putri. " Lucky yang sedikit ragu-ragu


"apa yang kamu katakan kamu kan penjaga ku jadi harus ikuti permintaan ku. jadi kamu harus makan dengan ku dan juga Serfani ini perintah tidak boleh di langgar hu.... . " Raiha yang berusaha membujuk Lucky untuk makan bersama-sama.


"tapi aku sudah makan. " Lucky


"kamu berbohong sejak tadi kamu kan selalu berada di depan pintu kamar ku untuk menjaga ku. kamu juga bukan tipikal orang yang meninggalkan pekerjaan mu. apa lagi kamu satu-satunya penjaga ku jadi kamu mau makan gimana. " Raiha


"putri aku akan pergi membawa makanannya sekarang. " Serfani meninggalkan ruangan Raiha.


"tapi putri saya bisa makan nanti saja. "Lucky


"tidak aku minta kamu makan bersama dengan kami berdua lagi pula di istana ini juga cuma kita bertiga saja. " Raiha


" permisi putri aku telah membawa makanannya. dan kamu Lucky aku sudah membawa porsi makanan untuk tiga orang. apa kamu ingin aku bolak-balik ke dapur lagi untuk menaruh makan ini. lagi pula apa kamu mau melanggar permintaan putri Raiha. ((seperti biasa ia selalu seperti ini padahal putri Raiha tidak terlalu peduli dengan hal-hal semacam ini. jadi ia bisa santai untuk makan bersama-sama. ia juga terus berjaga di sekitar putri Raiha.))Sudah cepat makan sekarang juga apa kamu mau membuat putri menunggu. cepat duduk di sini dan jangan menunda lagi. " Serfani memaksa Lucky untuk makan bersama-sama dan menyeretnya untuk duduk.


"Terima kasih untuk makanannya putri. " Lucky


''untuk seterusnya kita bertiga akan makan bersama-sama seperti ini apa kamu mengerti. jadi kamu tidak perlu jauh-jauh lagi ke kantin pelatihan lagi. '' Raiha


''baiklah aku mengerti. ((dengan begini juga aku bisa dekat dengan Serfani. aku juga bisa membantu Serfani dan putri Raiha lebih mudah lagi karena aku berada dekat dengan mereka. putri Raiha juga anak yang baik tapi semua orang tidak ada yang ingin dekat atau pun membantu dirinya. saat kejadian di kolam itu juga tidak ada orang yang peduli untuk menyelamatkannya. kalau saja Serfani tidak datang tepat waktu. aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada putri Raiha. semua orang juga seperti sengaja melakukan hal itu. bahkan keluarga putri tidak datang saat putri sedang sakit. bahkan setelah kejadian itu pun mereka belum pernah datang ke istana ini.))'' Lucky


"..... ((aku rasa aku bisa percaya pada Lucky bahwa ia benar-benar ingin melindungi putri Raiha. di banding dengan penjaga sebelumnya yang pergi bahkan sebelum menjalankan tugasnya. ia juga perhatian pada putri dan setidaknya sekarang aku bisa sedikit tenang bahwa putri masih memiliki seorang lagi yang mau menjaganya. permaisuri aku akan menjaga putri Raiha dengan baik. aku akan menepati janji ku untuk menjaga anak mu dengan baik. tapi aku kesal kaisar itu berani-beraninya ia mengabaikan putri Raiha. jika permaisuri ada di sini setidaknya ia akan memberi pelajaran pada orang-orang yang melakukan hal buruk pada putri Raiha. ))" Serfani


...Setelah itu mereka bertiga pun makan bersama-sama dan saling bercerita....


...Di sisi lain kerajaan tempat tinggal Dark....


"bagaimana bisa putra mahkota terjatuh dari kereta kuda. bukankah aku sudah meminta kalian untuk mengecek semuanya sebelum putra mahkota menaiki kereta kudanya. "ketua pasukan penjaga


"maafkan saya saya akan menyelidiki siapa yang melakukan hal ini sekarang juga. " penjaga kereta kuda


"hah...... putra mahkota masih belum sadarkan diri sampai sekarang. aku akan mendapatkan masalah dengan hal ini huh........ anak dan istri ku juga masih menunggu ku untuk pulang sekarang. hah......malah ada masalah seperti ini yang muncul. kenapa kejadiannya terjadi saat aku yang memimpin perjalanan ini. padahal sebentar lagi akan sampai ke ibu kota Kekaisaran." ketua pasukan penjaga


"ketua...... ketua.......... Hu..... Hu....... ketua aku membawa kabar untuk mu Hu....... Hu...... " penjaga yang terengah-engah karena terburu-buru menuju tempat istirahat dengan membawa berita dari ibu kota Kekaisaran Ekaraj.


"cepat katakan berita apa yang kamu bawa sekarang. " ketua pasukan penjaga


"yang mulia kaisar Ekaraj dan permaisuri akan datang ke tempat ini untuk melihat keadaan putra mahkota...........lalu." penjaga tersebut memberi tahu kan apa yang di perintah Kaisar untuk di sampaikan pada ketua penjaga.


"baiklah aku mengerti beritahu pada semuanya untuk bersiap menyambut yang mulia kaisar dan yang mulia permaisuri sekarang juga. ((kenapa yang mulia kaisar sampai datang ke tempat ini. aku tahu bahwa yang mulia permaisuri sangat menyayangi anak-anaknya. tapi yang mulia permaisuri sampai- datang ke tempat ini juga untuk melihat kondisi anaknya. aku juga harus memperketat penjagaan di tempat ini. )) semua kita juga harus memperketat setiap penjagaan di tempat ini dan bersiap menyambut Kaisar. apa kalian mengerti?." ketua pasukan penjaga yang sedang sibuk mengurus pasukannya untuk memperketat penjagaan di tempat itu.


"baik ketua kami akan persiapkan semuanya dengan baik. " semua penjaga secara bersamaan.


"hah ku harap tidak ada masalah lagi setelahnya dan semoga saja putra mahkota bisa cepat sadarkan diri. yang mulia kaisar pasti akan mengomeli ku lagi. dari kecil ia juga selalu mengganggu ku. hah...... aku akan susah pulang kalau begini terus. istri dan anak ku akan marah pada ku karena pulang terlambat lagi dari yang di janjikan. padahal sebentar lagi akan sampai ke ibu kota Kekaisaran. kenapa ada masalah seperti ini. '' ketua pasukan penjaga.