
"salam tuan ray." ray
"apa raiha tertidur, dan kenapa kalian pulang selarut ini." ray
" maaf tuan nona raiha ingin makan kue yang ada di toko pinggiran kota jadi perjalananya cukup jauh untuk ke sana." serfani
" baiklah aku yang akan mengantar raiha ke kamarnya ." ray
"baik tuan." serfani
"em...apa sudah sampai." raiha
" iya tidur lagi saja kamu pasti lelah." ray
"em... selamat malam." raiha
ke esokkan harinya
" selamat pagi nona bagaimana tidur nona." serfani
" iya selamat pagi serfani tidur ku nyenyak.
apa sudah waktunya sarapan ?" raiha
"iya nona mari bersiap tuan ray ,tuan lion dan tuan leo juga sudah menunggu nona untuk sarapan bersama." serfani
"ok ayo cepat bersiap." raiha sambil beranjak dari tenpat tidurnya.
" mari nona kita pergi." serfani
" selamat pagi kaka."raiha
" selamat pagi raiha ." leo,lion,ray
"ayo cepat sarapan sekarang." lion
di sisi lain
"tuan saya sudah bawa informasi tentang yang tuan minta." informan
"baiklah kau bisa pergi dan tetap awasi anak itu." pemilik toko
" baik tuan saya permisi." informan
tidak lama setelah informan itu pergi seseorang pun datang.
" ada apa kau datang kemari robin😒." forrest
"hah aku bertanya pada mu duluan dan sekarang kau malah memberiku pertanyaan." Robin
" cepat katakan jika kau ada urusan, aku sibuk." forrest
" ok ok aku datang kemari karena ingin tahu tentang pohon kehidupan yang pernah kita bicarakan dulu . aku sudah menyelidikinya dari penyelidikan ku ada beberapa petunjuk tentang keberadaan pohon itu." Robin
" ya sudah cari tahu lebih dalam lagi kenapa malah kemari ."forrest
"masalahnya saat pergi ke tempat itu keberadaan pohon kehidupan selalu berpindah pindah. aku bingung bagaimana mungkin pohon bisa berpindah pindah dengan cepat tanpa sepengetahuan banyak orang." Robin
"apa yang kau katakan benar ini sangat aneh. meskipun pohon kehidupan itu yidak seharusnya berpindah pindah. dengan ukurannya yang nesar seperti gunung tidak mungkin bisa berada di berbagai tempat. dimana tempat yang kau datangi ." forrest
"m... kalau tidak salah istana di bagian paling barat yang hampir di kelilingi hutan. yang ku dengar juga sebagai tempat putri ke 4 berada kalau tidak salah namanya raiha." Robin
"apa tadi kau bilang." forrest
"istana batu."Robin
"bukan bagian terakhir nama putri ke 4." forrest
" Raiha. memangnya ada apa dengan nama itu." Robin
" ia orang yang sedang aku cari informasinya aku rasa ia ada kaitannya dengan pohon kehidupan. aku akan pergi ke istana putri ke 4 besok."forrest
"huh apa yang akan kau lakukan di sana. "Robin
"aku akan bekerja di sana."forrest
di sisi lain
"raiha besok malam kita akan pergi ke pesta kekaisaran. lebih baik kau istirahat yang cukup." ray
"baik ka ray ." raiha
"um... ka ray apa aku akan bertemu ayah dan kaka(sebenarnya aku malas membicarakan tentang mereka. tapi jika aku tidak bicara tentang mereka aku akan kebingungan nanti nya ."raiha
"tentu saja kamu akan bertemu dengan mereka. kita akan bicarakan ini besok sekarang tidur dan istirahat yang cukup." ray
" baik ka selamat malam." raiha meninggalkan ruangan
" huh... keluarga kekaisaran semakin kacau saja." ray
"ada apa ray?." lion
"kau rupanya aku sedang bingung dengan keadaan kekaisaran saat ini ." ray
"apa kau mebicarakan tentang putri kehormatan itu. hah... aku sudah menyerah dengan mereka aku tidak peduli dengan mereka asal tidak mengganggu raiha." lion
ke esokan harinya