
"sudahlah kita lihat saja dulu jika ada masalah kita akan membantunya nanti. lagi pula aku yakin Dark dapat mengurus masalahnya sendiri. kita hanya perlu melihat ia tumbuh dengan baik. bukan kah begitu idris?. '' yang mulia Kaisar Ekaraj.
''apa yang sedang kau katakan dengan Idris ia masih bayi bagaimana bisa ia mengerti apa yang sedang kamu katakan. dan berhentilah membuat masalah untuk yang lainnya.'' yang mulia permaisuri Ekaraj.
''putra-putra ku adalah anak yang istimewa tentunya Idris juga pasti tahu maksud ku bukan kah begitu Idris?. '' yang mulia Kaisar Ekaraj.
''mm.... gu.... ga..... '' Idris pangeran ke dua Kekaisaran Ekaraj.
''sudahlah berhenti bercanda dan selesaikan makanan mu itu. jangan ganggu anak mu yang sedang tenang atau ia akan menangis lagi. kamu benar-benar sulit untuk di bilangin.'' yang mulia permaisuri Ekaraj.
''iya..... iya aku akan menghabiskan makanan ku. jangan marah ya. '' yang mulia Kaisar Ekaraj.
...Kamar Dark. Dark berdiri di depan jendela sambil melihat ke luar jendela....
''kali ini aku sudah menyiapkan banyak hal untuk Raiha. ku hadap ia akan menyukai hadiah-hadiah dari ku ini. jika pun ia mengingat tentang kehidupan sebelum aku akan tetap menjaga Raiha. kali ini aku harus bisa benar-benar melindungi Raiha dari mereka yang mencoba menyakitinya. aku tidak akan membuat kesalahan untuk kesekian kalinya. aku tidak tahu kesempatan ini akan datang lagi atau tidak.'' Dark
''tok..... tok..... tok...... (suara ketukan pintu) permisi pangeran apakah ada yang ingin anda katakan pada kami." pelayan
''tolong pindahkan hadiah-hadiah ini sekarang. '' Dark
"baik pangeran tapi hadiah-hadiah ini akan di taruh di mana?. "pelayan
"tentu saja taruh semua hadiah-hadiah itu di dalam kereta. jadi besok kita hanya tinggal berangkat saja. ah dan biarkan kotak biru itu di sini saja aku yang akan membawanya bersama ku. jika sudah selesai kalian bisa pergi, aku akan beristirahat dulu. " Dark pergi ke tempat tidurnya.
"baik pangeran kami permisi undur diri dulu selamat malam pangeran. "pelayan bergegas pergi setelah mengangkat semua hadiah-hadiah yang akan di taruh di dalam kereta.
''urg......aku lelah berkeliling seharian dengan tubuh kecil ini, lebih baik aku tidur sekarang agar tidak kelelahan nantinya. '' Dark
...Keesokan harinya di Kekaisaran GA semua orang sibuk menyiapkan berbagai macam persiapan untuk Festival. para pelayan di istana mengurus semua dekorasi yang akan di pasang di aula utama. tempat tersebut akan di gunakan untuk acara pembukaan Festival. yang mana hanya akan di hadiri oleh kaum bangsawan dan juga tamu perwakilan dari negara asing....
...Di sisi lain Raiha masih sibuk mengurus kebun yang ia buat. ia tidak menghiraukan acara Festival yang akan di adakan nantinya. karena baginya mau ia hadir di pembukaan Festival atau pun tidak akan tetap sama saja. Raiha selalu pergi diam-diam untuk mengurus kebunnya tanpa memberi tahu Serfani....
''putri.......putri.......... ah Lucky apa kamu melihat Putri Raiha aku yakin tadi ia pergi ke arah sini. '' Serfani sambil menghampiri Lucky.
''Hu....... Putri akhir-akhir ini selalu pergi tanpa memberi tahu ku. Aku khawatir jika terjadi sesuatu padanya dan juga Festival sebentar lagi akan di adakan. tapi, Putri bahkan belum menyiapkan apa pun untuk pesta pembukaan Festival. aku harus membuat pakaian baru untuk putri Raiha. tapi Putri selalu pergi saat aku akan mengukur tubuhnya. saat kembali pun pakaiannya selalu kotor dengan tanah. '' Serfani
''baiklah kita bisa mencarinya mungkin Putri masih ada di sekitar istana ini. '' Lucky
''tapi tunggu dulu, kamu bukannya akan pulang besok kenapa sudah kembali?. '' Serfani
''karena Festival akan di adakan sebentar lagi jadi untuk pelatihannya berakhir dengan cepat. dan semuanya harus kembali ke pos mereka masing-masing untuk berjaga-jaga. terutama dengan banyaknya orang yang akan hadir dari berbagai tempat. sudahlah lebih baik kita cari Putri sekarang ia pasti masih ada di sekitar sini.'' Lucky
...Mereka berdua pun pergi mencari keberadaan Raiha di sekitar istana batu. Sedangkan di sisi lain Raiha sedang sibuk mengurus kebun kecilnya....
''sepertinya aku mendengar suara Serfani dan juga Lucky memanggil nama ku. apa hanya perasaan ku saja ya ?. sudahlah lebih baik aku menyelesaikan ini dan segera kembali ke kamar ku. Serfani akan marah pada ku lagi jika melihat ku seperti ini karena pakaian ku kotor. ''Raiha yang masih sibuk mengurus kebunnya.
''apa yang sedang kamu lakukan di sini. '' Rudra yang datang tiba-tiba entah dari mana menghampiri Raiha.
''salam pangeran ke dua. ((kenapa kak Rudra ada di tempat ini?. apa ia tidak sibuk dengan pekerjaannya?. semenjak aku berpapasan dengan kak Rudra hari itu ia jadi bersikap aneh. aku juga jadi sering berpapasan dengannya beberapa hari terakhir ini. apa yang ia lakukan di tempat ini?.))" Raiha yang bingung dengan kedatangan Rudra.
"aku hanya sedang bermain di sini. lalu apa yang pangeran ke dua lakukan di tempat ini?." Raiha
"aku hanya ingin berjalan-jalan di sekitar sini. dan ku rasa pemandangan di tempat ini tidak buruk juga. " Rudra
"baiklah pangeran bisa melanjutkan apa yang sedang pangeran lakukan saat ini. aku tidak akan mengganggu waktu pangeran permisi.((pemandangan apanya, memang apa yang bisa ia lihat di sini. selain semak-semak, tanaman liar, dan juga pepohonan yang rimbun. selain itu, tempat ini juga jauh dari istana utama tempat keluarga Kekaisaran tinggal, Elettra juga tinggal di sana kecuali aku. Apa yang sedang ia pikirkan hingga datang ke tempat ini dan mengganggu waktu berkebun ku. ))" Raiha kemudian melanjutkan mengurus kebunnya.
''kenapa diam saja seperti itu apa yang kamu pikirkan?. kamu bilang sedang bermain kan, tapi kenapa kamu juga menanam tanaman. jadi apa kamu sedang bermain sambil berkebun juga?.'' Rudra ingin tahu apa yang sedang Raiha lakukan.
''iya aku bermain sambil berkebun juga dan ini sangat menyenangkan, jadi kenapa tidak. ini juga untuk mengisi waktu luang ku kalau aku sedang bosan.'' Raiha dengan raut wajahnya yang tenang.
''kenapa berkebun sayuran dan bukannya bunga?. bukankah akan bagus untuk menghias taman dengan bunga-bunga agar lebih cantik.'' Rudra
''tentu saja sayuran bisa di masak untuk di jadikan makanan. sedangkan bunga hanya untuk hiasan ya meski pun ada beberapa yang bisa di jadikan makanan. dan juga sayuran lebih baik menurut ku. '' Raiha sambil serius mengurus kebunnya.