Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
104



''Hu........ putri bersikap seperti ini lagi. baiklah tapi besok putri tidak boleh pergi-pergi. selamat malam putri. ((Lagi-lagi putri mengalihkan pembicaraan ini. aku tidak ingin putri kenapa-napa nantinya. bagaimana kalau putri di ganggu Anak-anak lainnya yang ada di istana saat ini. oleh sebab itu setiap ia pulang bermain pakaiannya selalu kotor. aku harus menjaga putri dengan baik kali ini. ))'' Serfani pergi dengan perasaan kesal dan salah paham dengan apa yang terjadi pada Raiha.


...Serfani mengira bahwa Raiha di ganggu oleh anak-anak lain. sehingga ia pun memutuskan untuk tetap di dekat Raiha setiap waktu....


...Keesokan paginya Serfani pun pergi ke kamar Raiha untuk bersiap-siap....


"tok........ tok......... tok............ (suara ketukan pintu) putri waktunya untuk bangun. hari ini putri harus berpakaian yang rapih. karena, akan ada tamu dari Kekaisaran lain juga yang akan berkunjung bersama dengan pangeran ke dua. " Serfani pun masuk ke kamar Raiha.


"apa yang kamu katakan barusan bukannya hanya kak Rudra yang akan datang hari ini. kenapa jadi ada orang lain lagi yang datang." Raiha yang bingung dengan ucapan Serfani.


"aku lupa memberi tahu putri kalau pangeran ke dua juga datang bersama-sama dengan pangeran Kekaisaran lain. jadi putri harus bersiap-siap dengan baik kali ini." Serfani


"aku tidak mau aku masih ada urusan di luar jadi aku akan pergi sekarang. ((aku tidak ingin menemui orang lain lagi kak Rudra saja sudah cukup. lebih baik aku pergi sekarang saja. )) " Raiha mencoba untuk pergi.


...Tapi saat Raiha ingin pergi ia di hentikan oleh Serfani....


"putri sebenarnya mau ke mana?. " Serfani sambil memegang tangan Raiha


" aku hanya ingin keluar sebentar saja. sudah ku bilang ada urusan yang belum selesai kemarin. " Raiha


"putri jangan membuat masalah hari ini. putri juga masih kecil jadi kesibukan apa yang putri lakukan. bagaimana pun pangeran ke dua juga sudah membantu tentang masalah bahan makanan kan. lagi pula ini kan hanya kunjungan biasa. hal ini juga baik untuk putri juga. jadi putri akan memiliki teman baru nantinya.((hari ini yang akan datang dengan pangeran ke dua adalah pangeran dari Kekaisaran Ekaraj. ku dengar ia anak yang baik jadi tidak akan menjadi masalah untuk putri." Serfani sambil menggendong raiha ke kamar mandi.


...Di sisi lain istana Kekaisaran GA. istana permaisuri....


''apa-apaan dengan surat ini. apa maksudnya dengan rencana pertunangan Dark dan putri Raiha?. '' apa ia membuat masalah lagi kali ini. '' yang mulia permaisuri Ekaraj


''ada apa anak ku kenapa kamu seperti ini. '' nenek Dark


''aku baru saja dapat kabar bahwa Dark akan bertunangan dengan putri Raiha dari Kekaisaran Ga. aku bingung apa yang sedang ia pikirkan. ini juga belum lama setelah ia sampai di Kekaisaran GA. '' yang mulia permaisuri Ekaraj.


''sudahlah Dark juga sepertinya menyukai anak itu juga kan. buktinya ia sampai-sampai sibuk membeli banyak hadiah untuk nya. ''nenek Dark


'tapi kan dark masih kecil aku hanya tidak ingin ia dalam masalah nantinya. apa lagi pertunangan ini menyangkut 2 keluarga Kekaisaran. walau pun dark ingin membatalkan hal ini nantinya pasti akan berdampak juga padanya. '' yang mulia permaisuri Ekaraj.


''sudah ku bilang ini pilihan Dark sendiri kan. kamu juga sama seperti ini dulu apa kamu lupa. '' nenek Dark


''Tapi..... '' yang mulia permaisuri Ekaraj


''sudahlah aku ingin istirahat sekarang lebih baik kamu fokus menjaga Idris dengan baik. ''nenek dark pun pergi meninggalkan ruangan.


...Beberapa saat kemudian Raiha setelah selesai mandi dan bersiap-siap. kamar Raiha....


" nah seperti ini kan putri terlihat sangat cantik. putri memang cantik setiap harinya." Serfani sambil merapikan rambut Raiha.


"memangnya siapa orang dari Kekaisaran lain itu. kenapa juga ia ingin datang ke tempat terpencil ini. " Raiha


"istana ini kan memang terpencil kita juga dekat dengan hutan apa kamu lupa. selain itu kita juga jauh dari istana utama." Raiha


"itu bukan hutan itu adalah taman putri taman apa putri mendengarkan ku. lagi pula ku dengar katanya pangeran Rudra mengirim tukang kebun ke istana ini. untuk mengurus tanaman tanaman yang ada di istana batu. " Serfani


" Huuuuu............ sudahlah sesuka mu saja aku bingung harus bicara apa lagi.(( hutan seperti itu di bilang taman lalu apa taman istana yang megah itu. dan juga kenapa kak Rudra mengirimkan tukang kebun. bagaimana aku mengurus kebun kecil ku itu nantinya Hu.......))" Raiha dengan wajah kesal.


"lagi pula ku dengar pangeran ke dua juga datang dengan tuan muda dari keluarga Leonidas. bagaimana pun mereka adalah sepupu putri juga. " Serfani


"apa mereka juga datang ke tempat ini. apa mereka semua tidak sibuk dengan pekerjaan mereka itu. sampai-sampai datang ke tempat ku seperti ini. " Raiha yang semakin kesal.


"sudahlah putri jangan kesal seperti ini. lagi pula mereka berdua adalah bsepupu putri. tentu wajar saja bagi mereka untuk mengunjungi putri juga kalau ke istana. " Serfani


"tok..... tok..... tok....... (suara ketukan pintu) putri apa saya boleh masuk. " Lucky


"masuk saja aku juga sudah selesai bersiap-siap. "Raiha


"putri pangeran ke dua dan yang lainnya sudah datang. dan mereka menunggu putri di taman istana saat ini. " Lucky


"baiklah ayo kita pergi ke sana sekarang. " Raiha beranjak pergi menuju taman istana batu.


"tunggu aku akan menyiapkan makanannya tolong antar putri dengan baik lucky. aku akan mengambilnya sebentar." Serfani pun pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan ringan.


...Beberapa saat kemudian serfani bun membawa keranjang penuh makanan dan buah-buahan....


"baik ayo putri saya antar putri ke taman istana sekarang. " Lucky


''ingat jaga putri dengan baik apa kamu mengerti Lucky. '' Serfani


''iya iya aku mengerti. kami pergi dulu.'' Lucky


...Sesampainya Raiha di taman ia melihat Rudra dan Lion yang sedang duduk bersama....


"...... ((bukan kah itu kak Rudra dan kak Lion. tunggu sejak kapan di taman ini ada meja dan kursi itu. dan apa-apaan dengan bunga-bunga di sekeliling nya juga. ))" Raiha


" putri saya akan menunggu di sini. " Lucky


"apa kamu tidak ikut bersama ku juga?. " Raiha


"maaf putri tapi tugas saya adalah melindungi putri jadi saya tidak bisa bersama dengan putri dan pangeran. ini juga hal yang baik, aku jadi lebih leluasa bergerak jika terjadi sesuatu nantinya. " Lucky


"baiklah aku akan menemui mereka. " Raiha pergi menghampiri Rudra.