Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
25



" ayo nona silahkan duduk di sini." serfani


" apa yang kalian lakukan kenapa tidak duduk. ayo cepat duduk bersama ku. "raiha


" baik nona ,terima kasih." serfani


" terima kasih nona." lucky


"silahkan di nikmati." pelayan toko


"yum... yum...kuenya sangat enak. aku belum pernah mencobanya, lain kali aku akan sering ke sini." raiha


"nona jika nona menyukainya kita bisa minta pembuatnya untuk membuat khusus untuk nona. jadi nona setiap hari bisa memakan kue buatanya." serfani


"benar nona perjalanan untuk ke sini jauh dari tempat tinggal nona. terutama istana batu juga tempat yang di kelilingi hutan dan sungai. pasti ribet nantinya bila harus bolak balik kesana sini." lucky


"em... tapi orang lain juga ingin memakan kue buatan mereka dan ada orang yang menjadi langganan di toko ini. aku tidak ingin mengambil kesempatan mereka untuk menikmati kue ini." raiha


" baiklah nona jika nona tidak setuju dengan saran saya tidak masalah. keputusan nona juga benar." serfani


"nona memang yang terbaik😄." lucky


di sisi lain pemilik toko memperhatikan raiha.


"hey kamu ke sini sebentar." pemilik toko


"ada apa tuan?" pelayan


"siapa anak perempuan itu?" pemilik toko


"sepertinya keluarga bangsawan tuan." pelayan


"baiklah kau bisa lanjut bekerja...(aku merasa ada yang aneh dengan anak perempuan itu atau hanya perasaan ku saja. aku akan mecari tahu tentang dirinya. )" pemilik toko


"servani, lucky ayo kita kembali sekarang kita sudah pergi rerlalu lama."raiha


" baik nona akan saya siapkan kereta kuda sekarang." lucky


"nona keretanya sudah siap silahkan masuk." serfani


"ayo kita pulang aku sangat mengantuk berjalan jauh sangat melelahkan aku mau tidur dulu ya. oh iya jangan lupa bangunin aku kalau sudah sampai ok." raiha


"......."raiha tertidur dengan cepat.


"apa nona raiha tertidur? "lucky dari luar jendela kereta


"iya baru saja tertidur tadi." serfani


" nona raiha masih kecil tapi sudah banyak masalah . beberapa hari ke depan katanya akan di adakan penobatan putri. lalu bagaimana dengan nona raiha ia bahkan belum mendapat acara penobatan itu." lucky


"meski pun nona raiha belum mendapat penobatan resmi tapi ia adalah putri kandung yang mulia permaisuri. entah apa yang mereka pikirka dengan mengangkat putri dari orang yang tidak jelas ,tapi pada putri sendiri tidak ada perlakuan seperti ini." serfani


"yang mulia mengangkat anak itu karena orang-orang bilang ia bunga kehidupan yang di ramalkan akan menjadi pelindung negeri ini. sesuai dengan ramalan itu juga bahwa negeri ini akan di landa bencana terus - menerus. jadi yang mulia mengangkatnya menjadi putri suci." lucky


" kau sangat tahu banyak ya, tapi apa kau percaya pada ramalan itu. meski pun itu benar lalu apa nona raiha pembawa bencana itu benar seperti yang di bicarakan banyak orang. nona sangatlah baik bagaimana mungkin ia pembawa bencana." servani


"aku rasa aku tidak percaya pada hal itu." lucky


"sudahlah sebentar lagi kita sampai (aku berharap nona raiha akan bahagia di manapun nona raiha berada dan membawa kebahagiaan pada orang di sekitarnya.)" serfani


" serfani kita sudah sampai." lucky


" mari nona saya gendong ke tempat tidur nona."serfani


"em..."raiha


"salam tuan ray." ray


"apa raiha tertidur, dan kenapa kalian pulang selarut ini." ray


" maaf tuan nona raiha ingin makan kue yang ada di toko pinggiran kota jadi perjalananya cukup jauh untuk ke sana." serfani


" baiklah aku yang akan mengantar raiha ke kamarnya ." ray


"baik tuan." serfani


"em...apa sudah sampai." raiha


" iya tidur lagi saja kamu pasti lelah." ray