
''aku akan menunggu kabarnya. '' Leo
'' yang mulia kaisar ada yang ingin saya bicara saat ini. jadi begini putri Raiha saat ini kondisinya sedang kritis sehingga ia membutuhkan obat yang....'' Lion
''hentikan saat ini kita sedang membahas masalah yang dihadapi Kekaisaran jadi tidak ada sangkut pautnya dengan masalah putri Raiha. kita akan mengurus tentang Raiha nanti.'' yang mulia kaisar dengan nada dingin.
''benar kenapa kita harus mengurusi masalah putri yang selalu membuat masalah. '' menteri 1
''benar apa lagi masalah yang ia lakukan sekarang. '' menteri 2 menyambung perkataan menteri 1.
...Hiruk pikuk di ruang rapat pun terjadi setiap orang menentang tentang raiha. mereka meminta untuk tidak menghiraukan apa yang raiha lakukan sekarang ini....
''maafkan anak saya yang mulia ia masih muda dan belum bisa menentukan waktu yang tepat. apa yang sebenarnya sedang kamu lakukan lion saat ini kondisi Kekaisaran sedang kacau lebih baik diam dan jangan membuat masalah. kenapa malah membuat keributan dengan membahas tentang putri Raiha. saat ini kita harus memikirkan cara untuk menghalau kekacauan yang ada di Kekaisaran ini. '' kepala keluarga Leonidas ayah Lion dan Leo. ia mencoba menenangkan keramaian di ruang rapat itu dan menegur Lion.
''tapi ayah ini hal yang sangat penting juga. bagaimana bisa aku tidak bicara tentang hal ini sekarang. apa lagi dengan kondisi Raiha yang sedang kritis saat ini.'' Lion yang tetap mencoba untuk berbicara tentang Raiha. terutama ia yang mengetahui kondisi Raiha yang terus menerus memburuk.
''sudah hentikan omong kosong mu itu jika kamu terus bicara soal yang tidak jelas lebih baik kamu keluar dari ruang rapat ini sekarang juga. '' kepala keluarga Leonidas memerintah Lion untuk keluar dari ruang rapat tersebut sambil menunjuk ke arah pintu.
''tapi ayah....kondisi Raiha sedang tidak baik. ((tunggu dulu bukan kah dengan ini aku bisa gunakan kesempatan ini untuk membuat bibi bisa masuk ke dalam ruangan ini. benar lebih baik aku keluar dari ruang ini dan meminta bibi untuk segera masuk ke ruang rapat. aku akan mengubungi Leo sekarang dan memberi tahu tentang hal ini. ))" Lion pon segera menghubungi Leo yang ada di luar ruang rapat.
"tapi ayah kaisar bukan kah Raiha juga penting masalah ini juga sudah di tangani banyak orang. ada aku dan yang lainnya juga untuk mengurusnya. " Rudra yang merasa cemas terutama ibunya berasal bersama dengan Raiha.
"sudahlah aku tidak ingin membahas tentang apa yang kamu bicarakan. sekarang kita lanjutkan membahas tentang penyebab utama penyerangan hewan mutan. " yang mulia kaisar ia memutuskan untuk tidak membahas tentang Raiha dan kembali membahas tentang penyebab penyerangan hewan mutan yang terjadi.
...Setelah itu Lion pun menghubungi Leo dengan cepat....
"ada apa kak bagaimana apa paman kaisar sudah setuju untuk memberikan air kehidupan untuk Raiha. apa ia akan keluar sekarang bibi sudah menunggu lama." Leo
"bukan itu aku di usir dari ruang rapat ini jadi aku pikir ini kesempatan untuk bibi masuk ke dalam ruang rapat ini. segera setelah aku membuka pintu aku minta bibi untuk segera masuk ya. " Lion
"baiklah kak aku akan memberi tahu bibi tentang hal ini sekarang. " Leo
"bibi kak Lion bilang bahwa ia di keluarkan dari rapat ini jadi bibi harus segera masuk saat kakak membuka pintu ruang rapat ini. " Leo
"baiklah aku mengerti aku juga ingin cepat menghajar kaisar itu sekarang ini. berani-beraninya ia menghiraukan Raiha padahal ia sudah di beri tahu kalau Raiha dalam masalah dan membutuhkan air kehidupan." yang mulia permaisuri yang kesal.
"aku juga akan ikut masuk ke dalam. (( ha... semoga ayah akan baik-baik saja. Ibu sangat marah sekarang ini terutama dengan kondisi Raiha yang seperti sekarang ini. semuanya menjadi kacau saja ah iya Rudra juga ada di dalam kan. ))" pangeran pertama Raka.
...Saat pintu terbuka sesegera mungkin permaisuri dan Raka pun masuk ke dalam ruangan rapat tersebut. semua orang yang ada di dalam ruangan rapat sangat terkejut dengan kedatangan permaisuri. karena mereka tahu kalau permaisuri sudah tidak bertahun-tahun lamanya. mereka bahkan menghadiri pemakaman permaisuri sendiri. kaisar pun sama terkejutnya dengan mereka semua. istri yang selalu ia ingat ada di depan matanya sendiri. kaisar pun menghampiri permaisuri....
'' yang mulia permaisuri. '' orang yang ada di dalam ruangan rapat pun terkejut dan terheran-heran akan kedatangan permaisuri yang tiba-tiba.
''Permaisuri bagaimana kamu bisa berada di sini apa yang sebenarnya terjadi. '' yang mulia kaisar beranjak dari tempat duduknya kemudian pergi mendekat ke permaisuri.
''berhenti di sana aku hanya ingin kamu memberikan air kehidupan untuk putri kecil ku. aku tidak ingin melihat mu terlalu lama atau mata ku akan sakit. '' yang mulia permaisuri sangat marah pada kaisar
''putri kita memangnya apa yang terjadi pada anak kita. aku sudah memberikan mereka perlindungan baik penjaga dan pelayan. jadi mereka akan baik-baik saja mereka juga tidak perlu perlindungan karena mereka telah belajar melindungi diri mereka sendiri.'' yang mulia kaisar yang tidak menyadari tentang Raiha karena ia selalu melupakan apa pun yang Raiha lakukan atau pun yang terjadi pada Raiha.
''hey kaisar berani-beraninya kamu mengabaikan anak mu sendiri. kamu bahkan tidak mengingat anak mu juga kan. anak mu sedang krisis di sana kamu malah sibuk di sini. kalau anak yang kamu bawa itu yang sakit pasti kamu akan langsung menemuinya kan jawab aku sekarang. '' yang mulia permaisuri
'' tenang ibu kita bicarakan baik-baik semuanya keluar dari ruangan ini sekarang. '' pangeran pertama Raka
...Orang-orang yang ada di dalam ruangan rapat pun keluar dari ruangan rapat dengan terburu-buru....
''aku yakin anak itu pasti anak selingkuhan kamu. oleh sebab itu kamu bahkan tidak peduli sedikit pun pada putri yang telah ku lahir kan dengan susah payah. kamu terus memanjakan anak yang tidak tahu diri itu kan bisa-bisanya ia merebut apa yang menjadi milik Raiha. sudah cepat bawakan air kehidupan aku tidak bisa terus di sini melihat wajah mu yang membuat ku semakin marah.'' yang mulia permaisuri sangat marah.
''apa yang kamu bicarakan sekarang ini dan bagaimana kamu bisa kembali. '' yang mulia kaisar
''itu tidak lah penting aku kesini hanya ingin meminta air kehidupan untuk Raiha. lebih baik kamu segera memberi air kehidupan itu pada ku sekarang aku aku tidak punya waktu untuk mu. ''yang mulia permaisuri.
...Di sisi lain para pangeran dan putri lainnya....