Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
31



"elettra ia mungkin masih ada di kamarnya." ranidla


"....( huh😧 mereka menanyakan elettra terus aku juga ada di sini tapi ayah dan kaka pertama tidak menanyakan keadaan ku. aku kan anak ayah juga tapi tidak menanyakan keadaan ku sama sekali padahal sudah sangat lama tidak melihat ku. kaka pertama juga sama saja aku kan adik kandungnya. mereka hanya peduli pada anak itu saja yang tidak tau dari mana asalnya.)"raiha


 


saudara raiha lainnya dan elettra pun masuk ruang makan.


 


"salam ayah kaisar dan kaka." rudra, candrika, bintang, langit, dan elettra


" baiklah kalian cepat duduk." kaisar


"baik ayah kaisar."rudra, candrika, bintang, langit, dan elettra


"sekarang kita bisa mulai makan." kaisar


selesai makan bersama


" raiha apa kamu ada waktu sekarang." ranidla


" mm... aku tidak ada kegiatan sama sekali mungkin aku akan kembali ke kamarku. memangnya ada apa ka rani?." raiha


" bukan apa apa aku cuma mau ngajak kamu keliling istana kamu mau ikut apa tidak." ranidla


"tentu aku mau ikut, aku juga sedang bosan bingung mau ngapain." raiha


" baiklah ayo kita mulai dari area latihan pedang terlebih dahulu, karena tempatnya lebih dekat dari sini." ranidla


area latihan pedang raiha dan ranidla bertemu dengan langit.


"apa yang sedang kamu lakukan disini ka rani dan siapa anak jelek yang kamu bawa itu merusak suasana saja." langit


"... ( apa kamu bilang jelek kalau aku jelek kamu juga jelek huh. apa ia lupa aku yang menolong nya saat ia terluka dan aku yang mengurus nya sampai sembuh. kalau tau begini aku biarin aja huh.)" raiha


" langit jaga ucapan mu ia adik kita. " ranidla


" sudahlah ka bawa pergi ia jadi merusak pemandangan saja ." langit


" hu baiklah kita pergi. ayo raiha jangan dengerin dia emang sering begitu. maafin ya meski pun begitu langit sebenernya orang yang baik ko." ranidla


"iya ka . oh iya setelah ini kita mau ke mana ka ." raiha


" kita akan ke perpustakaan. " ranidla


perpustakaan istana


" ka perpustakaan ini sangat luas bahkan hampir seperti istana." raiha


" apa kamu berpikir begitu tapi bangunan paling besar adalah istana kaisar tempat ayah kaisar tinggal." ranidla


" hum...😞kalau sangat besar apa ayah kaisar tinggal sendiri." raiha


" kenapa elettra tinggal di sana kan ada tempat tinggal lain kenapa di istana kaisar kalau ka raka kan pangeran pertama dan harus membantu ayah kaisar tapi kalau elettra..." raiha


" entahlah mungkin ini kan pertama kalinya ayah kaisar mengangkat seorang anak. jadi ia lebih butuh banyak perhatiaan dari ayah dan kita juga. ia sudah lama tidak mendapat kan kasih sayang orang tua. ia hanya di urus oleh pengasuh panti. kamu juga harus berteman baik baik ya dengan elettra ya agar ia tidak kesepian karena tidak ada teman seumuran di istana selain kamu. aku akan membaca buku di sebelah sana dulu."ranidla


"iya ka.( aku juga tidak mendapatkan kasih sayang orang tua dan kaka sejak kecil apa mereka lupa aku di besarkan tanpa kalian tapi perlakuan kalian pada ku dan elettra berbeda. lalu kesendirian ku sejak masih bayi sampai aku bertemu dengan ka lion dan ka leo. dan kehidupan ku selama ini tanpa kalian itu apa. aku juga kesepian aku anak ayah dan adik kalian kan kenapa kalian peduli dengan orang asing di bandingkan dengan keluarga kalian sendiri. elettra ia mendapatkan kasih sayang saat ia masih bayi dari pengasuh yang ada di panti asuhan dan banyak teman seusianya tapi saat aku kecil tidak ada yang menjadi teman ku tidak ada yang membantu ku saat aku kesusahan.)" raiha


"apa yang kamu lakukan di sini." rudra


" aku sedang melihat lihat bersama ka rani sekarang ia sedang membaca buku di sebelah sana." rudra


" mm baiklah tapi jangan menggangu ku saat aku sedang membaca aku tidak suka kalau di ganggu." rudra


" baik ka . mm... ka bisakah..." raiha


" aku sedang sibuk kalau mau membaca kamu bisa baca sendiri." rudra


" tapi ka... " raiha


" ka rudra apa kaka bisa membantu ku dengan bacaan ini aku sedikit bingung." elettra


" baiklah akan aku bacakan kamu dengar baik baik ya. " rudra


raiha pergi meninggalkan perpustakaan dengan perasaan kecewa. tanpa sadar ia menabrak seseorang.


" apa yang kamu lakukan sekarang pakaian ku menjadi kotor apa kau tau butuh berapa lama aku memesan gaun ini." lily teman candrika


"aku minta maaf aku tidak sengaja." raiha


" ada apa i kenapa ribut sekali. lily kenapa kamu sanga kesal." candrika


" lihatlah apa yang ia perbuat pada gaun ku kamu tahu kan aku membeli ini dengan susah payah." lily


" iya iya nanti aku ganti kamu lebih baik ganti gaun mu dulu."candrika


" baiklah aku kembali dulu." lily


" apa yang kamu lakukan aku sudah bilang pada mu jangan muncul di hadapan ku apa kamu masih belum sadar dengan tempat mu. kenapa aku harus memiliki adik seperti mu, lebih baik kamu diam di kamar mu dan tutupi wajah buruk mu itu huh." candrika pergi meninggal kan raiha


kalau ka bintang tiba - tiba keluar dari ruangannya.


" lebih baik kamu diam saja di kamar mu jangan menggangu orang lain. karena suara berisik yang kamu buat aku jadi susah menyelesaikan eksperimen yang sedang aku lakukan. pengganggu!!" bintang


"maaf ka bintang." raiha


" pergi sana jangan dekat dengan tempat ku lagi. " bintang


raiha berlari menuju ke kamarnya dengan terburu buru.


" hiks... hiks...kenapa mereka seperti ini pada ku hiks... hiks." raiha