
" maafkan candrika karena perkataanya ia memang seperti itu." ranidla
"tidak apa apa ko ka rani. mm boleh ku panggil kaka ka rani tidak." raiha
" tentu saja kamu bisa panggil aku ka rani. kalau begitu aku permisi dulu. ah jangn lupa untuk datang makan malam bersama itu sudah jadi kebiasaan di istana bahwa keluarga kekaisaran harus makan bersama dan jangan telat ayah tidak suka orang yang telat ok😉. " ranidla
" baik ka rani aku mengerti hati hati di jalan." raiha
Â
sesampainya di taman
Â
" wah taman ini sangat luas dan indah tidak sepeti yang ada di istana batu hanya sedikit bunga itu pun ke banyak yang layu dan bebatuan.'' raiha
" putri saya akan menata semuanya dulu." serfani
" ok aku akan melihat bunga di sebelah sana dulu kalau begitu." raiha
" putri istirahat sebentar ini sudah siap semua. "raiha
" kue nya sangat enak ka forrest memang yang terbaik dalam membuat kue dan cemilan lainya." raiha
"putri apa aku boleh minta kuenya."lucky
"tentu saja boleh silahkan serfani juga makan kuenya bersama sama lagi pula ini masih banyak."raiha
"putri makan lah perlahan jangan terburu buru nanti tersedak." serfani
"ok aku akan pelan pelan soalnya ini enak banget jarang jarang bisa makan seperti ini dulu. oh iya serfani lucky kan aku sudah bilang kalau kalian harus panggil raiha saat tidak ada banyak orang kenapa terus memanggil ku putri sejak tadi. " raiha
"bagaimana pun sekarang anda sudah tinggal di istana putri tentu saja saya harus memanggil anda putri. ada banyak orang di istana yang mungkin mengawasi kita tanpa kita sadari." serfani
"benar putri menurut ku itu juga panggilan yang bagus." raiha
" baiklah ayo kita kembali. ini sudah hampir waktu nya makan siang bersama ayah kaisar dan kaka. (aku akan bisa bertemu dengan saudara ku yang lainnya .saat pesta aku hanya bertemu dengan kaka pertama, tadi aku juga sudah bertemu dengan kaka ke dua dan kaka ke empat. berarti aku belum bertemu dengan 3 saudara ku yang lainnya.) " raiha
Â
ruang makan kerajaan. raiha datang lebih awal dari yang lainnya karena tidak ingin terlambat. kemudian putri ranidla masuk kedalam ruang makan.
Â
" salam kaka ke 2 ." raiha
" salam raiha. kamu datang lebih awal dari yang lainnya. apa kamu menunggu lama." ranidla
" belum lama ko ka ini aku juga baru sampai. ka rani kenapa pada belum datang?" raiha
" ha... ya memang begini mereka selalu sibuk dengan urusan mereka masing masing. padahal ini tradisi keluarga untuk makan bersama sama tapi mereka seperti ini."ranidla
" lalu ka candrika kemana bukan kah tadi bersama ka rani." raiha
" candrika ia sibuk dengan teman bangsawannya ia kadang lupa waktu kalau sudah bertemu teman temannya. ayah dan raka mereka sibuk dengan urusan kekaisaran. rudra ia sangat suka membaca buku mungkin sekarang masih di perpustakaan istana sedang membaca buku yang menumpuk. langit ia sibuk dengan kegiatan di akademi dan bintang ia sangat suka melakukan penelitian seperti obat obatan dan alat sihir aku pun tidak tahu apa yang ia teliti saat ini." ranidla
" apa kamu sudah lapar. kalau lapar kamu bisa makan cemilan sedikit aku juga sering seperti itu." ranidla
"mm aku juga bosan tapi kan ada ka rani aku jadi ada teman buat bicara." raiha
" aku juga bosan menunggu mereka tapi ada raiha yang imut di sini aku jadi ada teman bicara juga." ranidla
" kak biasanya suka ngapain sehari hari." raiha
" tidak banyak kaka suka berkebun dan kadang bersama saudara yang lainnya seperti membaca dengan rudra , berkumpul bersama teman , membantu ayah dan ka raka mengerjakan beberapa dokumen dan membantu penelitian yang di lakukan bintang." ranidla
"kak rani sangat aktif dalam berbagai kegiatan ya. ( ka rani sangat suka bercerita banyak hal ia juga mudah akrab denga yang lainnya )." raiha
" apa kamu berpikir begitu tapi aku rasa aku tidak sesibuk yang lainnya aku sering menunggu di sini sendiri." ranidla
" mm... ka aku dengar...." raiha
Â
kaisar dan raka memasuki ruang makan.
Â
"salam ayah kaisar dan kaka ." ranidla
"salam ayah kaisar dan kaka pertama." raiha
" kalian bisa duduk kembali. dimana yang lainnya apa mereka belum datang juga." kaisar
"belum ayah." ranidla
" di mana Elettra." kaisar
" benar aku juga tidak melihatnya biasanya ia datang lebih awal." raka
"elettra ia mungkin masih ada di kamarnya." ranidla
"....( huh😧 mereka menanyakan elettra terus aku juga ada di sini tapi ayah dan kaka pertama tidak menanyakan keadaan ku. aku kan anak ayah juga tapi tidak menanyakan keadaan ku sama sekali padahal sudah sangat lama tidak melihat ku. kaka pertama juga sama saja aku kan adik kandungnya. mereka hanya peduli pada anak itu saja yang tidak tau dari mana asalnya.)"raiha
Â
saudara raiha lainnya dan elettra pun masuk ruang makan.
Â
"salam ayah kaisar dan kaka." rudra, candrika, bintang, langit, dan elettra
" baiklah kalian cepat duduk." kaisar
"baik ayah kaisar."rudra, candrika, bintang, langit, dan elettra
"sekarang kita bisa mulai makan." kaisar