
...Untuk pembagian uang bulanan istana saja sering di potong. jadi, kadang kekurangan bahan makanan. apa lagi untuk membeli hal seperti itu....
''Mmm..... bagaimana kalau menggunakan pakaian yang pangeran Rudra siapkan saja. '' ucap Serfani.
''tapi aku sudah menggunakan pakaian itu kemarin malam. '' ucap Raiha.
''hufff....... putri di bandingkan pakaian usang ini. bukankah lebih baik pakaian yang pangeran Rudra berikan. ah dan juga perhiasan dari sepupu putri juga sangat cocok dengan pakaian itu. '' ucap Serfani.
...Meski pun Lion, Leo, dan pangeran Rudra sering mengirim kan beberapa set pakaian mewah untuk putri raiha. karena putri Raiha adalah adik kesayangan mereka....
...Sebenar nya putri Raiha ingin menolak nya. namun ia merasa tidak enak kepada kakak-kakak nya itu. apa lagi mereka sangat baik kepada putri raiha. tapi........... ....
"emm.......mm....... mm...... kurasa yang berwarna biru tua dan biru muda. aku sedang malas mengena kan pakaian berwarna-warni. ((dan sebenarnya aku tidak ingin terlihat mencolok nantinya. kalau aku mengenakan pakaian dari mereka orang-orang akan percaya kalau aku hidup boros. padahal untuk makan saja butuh bantuan Serfani dan juga Lucky.))" ucap putri Raiha kepada Serfani.
"hmm......mm...... ya sudahlah putri sesuai keinginan mu saja. aku akan menaruh yang lainnya di lemari." ucap Serfani sambil menaruh pakaian berwarna biru langit pink itu dan juga pakaian pemberian Rudra.
...Serfani dengan sigap ia pun langsung mengambil pakaian putri Raiha. dan membantu memasang kan pakaian Raiha ....
... Setelah selesai memasang kan pakaian. Raiha pun berjalan menuju meja rias. di meja itu hanya ada sedikit sekali perhiasan....
...Kebanyakan perhiasan putri raiha adalah pita yang Serfani buat. ia membuat nya dengan memotong beberapa pakaian yang sudah tidak terpakai lagi. kemudian menjahit nya agar terlihat rapi....
...Lagi dan lagi perhiasan putri Raiha yang terbuat dari emas, perak, dan mutiara itu adalah pemberian Leo, Lion, dan pangeran Rudra....
"mm...... mmm....... mari putri biar saya bantu menyisir rambut mu. " ucap Serfani sambil mengering kan rambut Raiha. setelah ia selesai ia pun mengambil sisir lalu menyisir rambut Raiha.
"Serfani apa Lucky ada di luar sekarang ini ?. '' ucap Raiha.
''benar ia ada di luar menunggu putri bersiap-siap. Lucky juga sudah memanggil kereta kuda. '' ucap Serfani.
''baguslah kalau begitu aku kan jadi tenang sekarang. '' ucap Raiha dengan wajahnya yang senang.
''tapi kenapa putri ingin menggunakan kereta kuda lainnya. padahal seharusnya putri pergi dengan saudara yang lainnya kan???. '' ucap Serfani pada Raiha.
''kamu kan tahu aku tidak dekat dengan mereka.jadi. ku pikir lebih baik aku menyiapkan nya sendiri dulu. " ucap Raiha pada Serfani.
"kenapa bukan kah ini kesempatan yang baik untuk dekat dengan mereka. apa lagi ini adalah kesempatan pertama pergi ke Festival bersama mereka. " ucap Serfani.
"sudahlah kita tunggu saja nanti. (( aku pikir mereka akan melakukan hal yang sama seperti waktu itu. lebih baik aku bersiap-siap kan. dari pada susah sendiri.))" ucap Raiha pada Serfani kalau terdiam di tempat duduk.
"baiklah kita sudah selesai ayo kita keluar sekarang. " ucap Serfani.
...Mereka berdua pun pergi keluar dari kamar. di depan mereka melihat Lucky yang sedang berdiri menunggu mereka keluar....
''salam putri Raiha. '' ucap Lucky menyapa Raiha yang keluar dari kamar nya.
''iya, maaf ya lama oh iya kereta kuda nya menunggu di mana ?. '' ucap Raiha yang ingin tahu keberadaan kereta kuda yang telah di pesannya.
''kereta kudanya berada di samping istana. '' ucap laki pada Raiha.
''tapi apa ini benar tidak apa-apa bila pergi sendiri ?. '' ucap Serfani.
''benar saudara putri pasti menunggu putri juga kan. bukan kah lebih baik menemui mereka terlebih dahulu. '' ucap Lucky.
''huff....... baiklah aku akan pergi menemui mereka sekarang. '' ucap Raiha pada mereka berdua.
''kami akan menunggu putri di kereta nanti. '' ucap Serfani.
...Lalu Raiha pun pergi menemui saudaranya yang lain di depan istana Utama. Sesampainya ia di sana, masih belum ada yang keluar istana....
...Setelah menunggu ia pun bertemu dengan putri Candrika dan putri Bintang....
''apa yang kamu lakukan di tempat ini?. '' ucap putri Bintang dengan sinis.
''benar pagi-pagi sudah merusak mata ku saja. '' ucap putri Candrika pada Raiha.
''((bukan kah itu bagus jika rusak jadi tidak perlu melihat ku lagi.)).................... " ucap Raiha yang diam saja.
"hey cepat jawab malah diam saja seperti itu. apa kamu tidak mendengarkan ku ha?. " ucap putri Candrika yang kesal.
''karena ini hari festival. '' ucap Raiha.
''tapi apa hubungannya dengan mu yang datang ke tempat ini ?. '' ucap putri Candrika.
''tapi bukan kah kita akan pergi bersama ke Festival ?. '' ucap Raiha.
''kata siapa kami akan pergi dengan mu ?. '' ucap putri Candrika.
''tapi kak Rudra yang mengajak ku. '' ucap Raiha.
''apa kamu ingin buat masalah lagi untuk kami?. '' ucap Bintang sambil menyindir Raiha.
''aku tidak ada niatan seperti itu.'' ucap Raiha.
''Bintang, Candrika hentikan omong kosong kalian. cepat masuk kedalam kereta kuda. jangan buat masalah untuk Raiha.'' ucap putri Ranidla.
''kita tunggu kakak pertama dan yang lainnya dulu. '' ucap putri Candrika.
'' sudah jangan dengar kan ucapan mereka barusan ya. '' ucap putri Ranidla pada Raiha sambil mengelus kepalanya.
"oh iya di mana kakak pertama, langit dan juga Elettra. apa mereka masih belum datang juga?. " ucap Ranidla.
''mereka belum datang juga. '' ucap putri Ranidla.
'' tidak biasanya Kak raka terlambat seperti ini. '' ucap putri Bintang.
...Beberapa menit kemudian mereka pun datang....
"itu mereka baru datang kak. " ucap putri Candrika sambil menunjuk ke arah mereka.
"salam kakak pertama, langit dan juga Elettra. " ucap mereka memberi salam.
"salam juga untuk kalian semua. " ucap pangeran pertama Raka.
"kenapa kalian sangat berisik, padahal pagi-pagi seperti ini ?. " ucap Rudra yang baru datang.
'' tidak apa-apa kak kami hanya bicara hal kecil. '' ucap putri Candrika.
"benar ayo kita pergi sekarang. ((sudahlah aku akan mengurus mereka nanti.))" ucap putri Ranidla.
" maaf kak, aku terlambat karena aku harus bersiap siap dulu kak. " ucap Elettra.
" tidak apa-apa, ayo lebih baik kita berangkat sekarang. kita sudah terlambat. "ucap Raka dan kemudian menaiki kereta kuda.
"Raiha kamu sudah datang. "ucap Rudra.
"iya kak Rudra dari tadi juga sudah di sini. " ucap Raiha.
''jika menginginkan sesuatu di festival nanti. bilang saja pada ku ya. '' ucap Rudra.
"baik kak. lalu bagaimana dengan kak Lion dan kak Leo ?. '' ucap Raiha pada Rudra.