Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
23



" ah... iya iya ka lion sabar . raiha aku pergi dulu ke pertempuran kertas yang membingungkan dan kesetresan yang membuat kekuatan hidup ku menurun dan tidak ada waktu istirahat. tapi kaka akan cepat kembali menemui raiha lagi agar bisa cepat mengisi kekuatan ku menjadi ganda 😉ok."leo


" berhenti bicara omong 😬kosong ayo cepat pergi. kami pergi dulu raiha." lion


" baik ka hati hati di jalan." raiha


 


raiha pergi kembali ke kamarnya .


 


"(huh... apa yang harus ku lakukan sekarang di sini hanya ada pelayan dan penjaga saja mereka juga pasti sibuk dengan pekerjaan mereka. hah.... sangat membosankan sendirian seperti ini. apa aku pergi ke luar diam diam saja ya. ah tidak aku harus bilang dulu jika ingin pergi pada pelayan .)" dalam pikiran raiha


"(raiha memanggil pelayan )pelayan." raiha


" ada yang anda butuhkan nona." pelayan


"aku ingin pergi jalan jalan ke luar karena aku bosan bila terus tetap berada di kamar ini. tenang saja nanti aku juga nanti minta ijin dulu pada ka ray untuk pergi ke luar." raiha


" baik akan saya siapkan semua keperluannya sebelum pergi ke luar." pelayan


"ah tidak usah naik kereta kuda lagian tidak terlalu jauh untuk sampai di sana . aku ingin terlihat seperti anak biasa ok." raiha


"tapi nona...." pelayan


"tidak ada tapi tapian aku akan pergi ke ka ray dulu.( sekarang lebih baik aku bilang pada ka ray kalau aku mau pergi keluar)." raiha sambil keluar dari kamar nya menuju ruang kerja ray.


" tok... tok...tok.... ka ray ini aku raiha ." raiha


" iya silahkan masuk. ada apa kamu datang kemari." ray


" iya aku mau pergi keluar." raiha


" baiklah kamu boleh pergi. lain kali kalau kamu mau pergi keluar tidak perlu ijin karna aku sibuk dengan pekerajan ku. jadi tidak perlu ijin yang penting kau di temani seorang pelayan atau pengawal. apa kau mengerti? " ray


" baik ka ray aku pergi dulu maaf menggangu waktu kaka." raiha


" iya hati hati jangan tersesat dan terus dekat dengan pelayan atau pengawal . jangan jauh jauh dari mereka ok." ray


"ok ok ka." raiha


 " apa di antara kalian ada yang mau menemani nona raiha ke kota." kepala pelayan


"huh menemaninya itu aku tidak bisa aku masih banyak kerjaan.(males cuaca panas begini dan pergi berjala kaki anak ini cari maslah saja. lebih baik tetap berada di sini)" pelayan 1


" aku juga sibuk dengan pekerjaan ku. ( males ngurusin anak kecil.) " pelayan 2


" aku juga tidak bisa.( meski pun nona raiha sudah di anggap adik oleh tuan ray. tapi dia akan pegi dari sini setelah pesta kekaisaran. tidak ada untungnya aku dekat dengan dia, apalagi dia tidak di pedulikan oleh keluarga nya sendiri.)" pelayan 3


" um... biar aku saja yang menemani nona raiha ( nona raiha masih kecil jika tidak ada yang mau ya aku saja yang menemani nona raiha, nona raiha juga sangat imut . meski pun anak kecil nona raiha juga seperti orang dewasa.)" pelayan 4


" apa kau yakin kamu ini masih baru kan pekerjaan mu juga banyak. " pelayan 1


" tidak apa aku akan cepat menyelesaikan." pelayan 4


" baiklah cepat pergi nona raiha menunggu." kepala pelayan


" nona raiha akan pergi keluar jadi tuan memerintahkan seseorang untuk menjaga nona raiha. angkat tangan kalian jika bersedia." kepala pengawal


semua orang tetap terdiam dan tidak ada yang mau mengawal raiha.


"(nona apaan ia hanya anak yang tidak di pedulikan) " pengawal 1


"(kalau mengawal tuan ray aku mau tapi mengawal nona raiha aku tidak mau mengurus ana kecil.)"pengawal 2


"( huh... sangat melelahkan latihan saja sudah melelahka.)" pengawal 3


"(merepotkan saja)" pengawal 4


"biar saya saja yang mengawal nona raiha.(nona raiha sangat imut aku harus melindunginya nanti orang jahat akan menangkap nya. sebagai kesatria harus melindungi yang lemah)"pengawal 5


" apa ada yang lainnya .baiklah jika tidak ada kau pergi ke tempat nona raiha ia sudah menunggu." kepala pengawal


" baik." pengawal 5


"salam nona raiha kami akan melayani dan menjaga nona selama di perjalanan." pelayan dan pengawal


" apa hanya kalian berdua saja?" raiha


" benar nona yang lainya sedang sibuk dengan pekerjaannya." pelayan


" benar yang lainnya sibuk dengan latihan." pengawal


" baiklah ayo kita pergi sekarang ." raiha


raiha pergi ke pusat kota .setelah beberapa menit menuju ke pusat kota akhirnya raiha sampai di pusat kota utama.


 


"aku ingin membeli makanan dan minuman. apa kalian tau di mana tempat yang menjual makanan dan minuman paling enak di kota ini ?" raiha bertanya pada pelayan


"nona bisa pergi ke restoran waterfall ." pelayan


" ah tidak tidak aku sudah pernah ke sana bersama kaka aku ingin mencoba sesuatu yang baru. aka kau tau tempat lainnya?" raiha


" bagaimana kalau nona mencoba kue yang di jual di toko roti yang ada di pinggiran kota. aku sudah pernah ke sana saat bertugas di pinggiran kota meski pun tidak terkenal tapi roti dan kue di sana enak aku sudah mencoba nya. rasanya tidak kalah dengan roti dan kue yang di jual di ibu kota. apa nona mau pergi ke sana?" pengawal


" apa yang kau katakan jika kita di ibu kota kenapa harus ke pinggiran kota. nona jangan dengarkan dia. ayo nona kita cari tempat lainnya. masih banyak toko yang menjual makanan enak kue dan lainnya." pelayan


" aku mau ke toko roti yang ada di pinggiran kota itu saja. oh iya nama mu siapa dan umur mu berapa?." raiha sambil bertanya pada pengawal itu.


"nama saya lucky. umur saya 19 tahun." pengawal itu menjawab


" lalu nama mu siapa? dan berapa umur mu ?" raiha bertanya pada pelayan


"ah saya. nama saya serfani. umur saya 18 tahun." pelayan


"baiklah serfani dan lucky kalian berdua akan menjadi teman ku ok." raiha


"nona apa yang kau katakan kami tidak layak menjadi teman nona. " serfani


" benar nona kami hanya pekerja biasa. kami tidak bisa menjadi teman nona." lucky