
''baiklah aku akan mengerjakan nya sekarang juga saya pamit undur diri dulu kalau begitu. (( sungguh merepotkan saja setiap saat selalu saja ada masalah. kalau saja acara Festival tidak di adakan di saat-saat kritis seperti ini. setidaknya seluruh rakyat bisa di evakuasi secepatnya. apa lagi dengan adanya orang-orang dari negara lain yang ada di Kekaisaran ini. seharusnya aku mendukung kak Ranidla saja untuk tidak melakukan acara Festival ini. setidaknya akan ada banyak orang yang bisa di selamat kan dengan cepat.))'' Rudra
''pangeran Rudra kami sudah menyiapkan semua kebutuhan untuk mengaktifkan perisai. '' kesatria 1
''baiklah aku akan menuju ke sana setelah semua orang berhasil di evakuasi dan langsung mengaktifkan perisai. kalian tetap berjaga-jaga di sekitar bola perisai. aku akan pergi memeriksa sesuatu sebentar. kalian tahu apa yang harus kalian lakukan kan jika terjadi sesuatu.'' Rudra
''baik pangeran ke dua akan kami laksanakan dengan baik. '' kesatria 1
...setelah itu para kesatria miliki pangeran Rudra langsung sibuk melanjutkan semua persiapan....
''baiklah aku pergi dulu. ((heh... aku merindukan ibunda permaisuri jika ada beliau pasti Kekaisaran tidak akan kacau seperti sekarang ini. ibu selalu mementingkan keamanan Rakyat jika terjadi sesuatu. ia juga pasti akan melarang kita untuk mengadakan kegiatan di saat-saat ada masalah di Kekaisaran. jika bukan karena saudara ku yang lainnya setuju dengan mengadakan acara festival hal ini tidak akan terjadi. dan ini hanya untuk memenuhi keinginan anak itu. ia dan Raiha selalu saja keduanya akan terlibat di dalam masalah yang terjadi. aku rasa aku membuat keputusan yang salah dengan menerima anak itu masuk ke dalam keluarga ku.))'' Rudra sambil menggeeutu dalam pikirannya.
pangeran Rudra pun meninggalkan tempat kesatria dan mengelilingi istana untuk memeriksa keadaan sekitar istana. dan juga dengan adanya bantuan dari beberapa hewan kontrak yang ia miliki.
...Saat dalam berjalan memeriksa istana pangeran Rudra tidak sengaja melihat yang mulia permaisuri dari kejauhan. karena ia penasaran dengan apa yang ia lihat. pangeran Rudra pun mengikuti dan ingin mengetahui apa yang telah terjadi di istana ini....
''siapa wanita itu mengapa ia sangat mirip dengan ibunda permaisuri. apa karena aku merindukan ibunda saat ini. sehingga aku pun berhalusinasi melihatnya saat ini. apa lebih baik aku ikuti dan melihatnya dari dekat untuk memastikan kalau ia benar-benar adalah ibunda permaisuri atau hanya ilusi ku saja. '' Rudra sambil mengikuti yang mulia permaisuri dari belakang.
''pangeran Rudra kamu mau pergi ke mana bukannya kamu ingin memeriksa formasi perisai. '' ajudan pangeran Rudra
...Di satu sisi Lucky dan Serfani....
''baiklah aku mengerti kita ikuti rencana awal saja itu jauh lebih aman. ((aku harap ini akan menjadi kenyataan. putri Raiha juga bilang akan membantu ku. sudahlah putri Raiha juga sedang susah dengan masalah yang ia miliki.))" Lucky
"ku rasa ini sudah waktunya untuk pergi bertemu dengan putri Raiha. aku yakin putri Raiha akan senang melihat diri mu. terutama saat ini yang mulia permaisuri pasti sudah selesai menyerap semua fragmennya. ayo kita pergi sekarang.'' Serfani
''baiklah ayo kita pergi. '' Lucky
'' tunggu dulu akan lebih baik kalau kamu menemui pangeran yang telah membuat putri Raiha sakit hati dulu. aku ingin mengurus anak itu supaya berhenti membuat putri Raiha kecewa pada nya. aku harus memberinya pelajaran karena menyakiti putri Raiha. meski pun ia adalah pangeran mahkota dari Kekaisaran lain. bagaimana pun ia menyakiti putri Kekaisaran ini juga. ya benar aku harus memberinya pelajaran. aku yakin ia ada di acara festival saat ini. dan ia pasti akan menemui wanita murahan itu atau ia bersama wanita itu.'' Serfani
''kesalahpahaman apa kamu bilang kesalahpahaman saja heh...kalau hanya kesalahpahaman saja aku tidak masalah. tapi ia mempermalukan putri Raiha di depan banyak orang kau tahu di depan banyak orang. apa kamu mendengar ku. '' Serfani berbicara sambil emosi yang menggebu-gebu.
''iya iya aku mendengar nya dengan jelas.'' Lucky
''aku tidak bisa menerimanya begitu saja jika permaisuri tahu putri Raiha di sakiti olehnya. aku yakin yang mulia permaisuri pasti akan mengurus nya sekarang juga. dan jika kamu sama seperti pangeran itu aku akan memukuli mu dengan keras kamu lihat saja heh... '' Serfani pergi meninggalkan Lucky
''hah... kurasa aku harus lebih semangat lagi berjuang. SERFANI Tunggu aku juga ikut dengan mu. '' Lucky mengejar Serfani yang pergi semakin menjauh.
...Di sisi lain Freya dan Aneese....
'' di mana Raiha apa ia sudah pergi dari tempat ini. aku tidak melihat putri pertama, pangeran pertama dan pangeran ke dua. apa Raiha pergi dengan mereka ya. ''Freya
''ku rasa begitu lagi pula di sini hanya terlihat putri ke dua, putri ke tiga dan pangeran ke tiga. Elettra juga ada bersama-sama dengan teman - temannya.'' Aneese yang melihat lihat sekeliling acara festival.
...Dari kejauhan Ethan melihat Freya dan Aneese yang sedang melihat-lihat festival. ia pun datang menghampiri mereka berdua....
''Freya, Aneese akhirnya aku menemukan kalian berdua. kalian berdua harus cepat pergi dari tempat ini sekarang juga. '' Ethan
''ada apa memangnya apa telah terjadi hal buruk dalam menghadapi hewan mutan itu. ''
''iya aku mendapatkan kabar bahwa di sini sudah memasuki area berbahaya. jadi semua orang akan di evakuasi menuju ke istana dan beberapa pos lainnya. pangeran Rudra akan mengaktifkan perisai di istana. jadi aku minta kalian berdua untuk pergi ke istana sekarang juga.'' Ethan dengan raut wajahnya yang tergesa-gesa untuk mengurus masalah ini.
''lalu bagaimana dengan mu? apa kamu tidak ikut juga pergi bersama kami ke istana?. Hey ETHAN KAMU MAU KE MANA. '' Freya yang merasa cemas akan kondisi saat ini.
...Ethan pun langsung bergegas pergi tanpa menjawab pertanyaan dari Freya. setelah memberi tahu Freya tentang keadaan Kekaisaran saat ini. Ethan melanjutkan tugas yang ia dapatkan untuk mengalahkan hewan mutan yang mencoba menyerang orang-orang....
''sudahlah Freya ia masih memiliki tugas lainnya. lebih baik kita pergi sekarang. kita juga perlu memberi tahu saudara mu yang lainnya tentang ini. aku pergi dulu untuk membawa adik dan paman ku ke istana. kau harus cepat Freya, jangan hanya diam saja di sini. '' Aneese pergi menjauh meninggalkan Freya dengan terburu-buru untuk membawa adik dan pamannya pergi ke tempat yang aman.