
''mengapa kakak menampar ku aku memang bilang apa adanya Raiha memang pembawa masalah. '' Langit
''diam aku tidak ingin mendengar kata-kata yang buruk tentang Raiha. '' Ranidla yang semakin marah pun pergi menjauh meninggal mereka.
"kakak... kak Ranidla..... kenapa Kak Ranidla sangat marah pada kita juga. kak Ranidla benar-benar marah apa yang harus kita lakukan sekarang. kak Ranidla tidak seperti ini biasanya ia selalu diam meski pun ia merasa marah atau pun tidak. ia juga jarang menunjukkan ekspresi marah dan selalu tersenyum dengan lembut kepada setiap orang.))" Bintang
''benar pasti Raiha yang membuat kak Ranidla marah pada kita dengan bicara yang tidak-tidak tentang kita. '' Candrika
"berhenti bicara omong kosong lain kali jagalah ucapan mu sendiri. " Rudra pergi menyusul Ranidla ke istana batu.
"ada apa dengan mereka berdua biasanya mereka juga tidak pernah peduli dengan Raiha. meski pun tidak seperti kita yang mengabaikan Raiha terang-terangan. tapi mereka juga biasanya hanya diam saja saat Raiha di ganggu orang lain atau pun teman-temannya Elettra. terutama kak Rudra bukankah di juga tidak pernah ikut campur dengan urusan keluarga seperti ini. kak Rudra juga biasanya berdiam diri di tempatnya dan tidak ingin di ganggu." Langit
"sudah diam Langit apa kamu tidak bisa melihat situasi sekarang ini. " Bintang
"lebih baik kalau kita pergi menyusul mereka juga. " Candrika
"benar juga, baiklah ayo kita pergi ke tempat Raiha sekarang. " Bintang
...Mereka bertiga pun bergegas pergi ke istana batu menyusul yang lainnya. Di tempat Raiha saat ini....
''bagaimana kondisi Raiha sekarang ini dokter. apa kondisi Raiha bisa cepat membaik dan saat ini juga ayah kaisar sedang mengambil air kehidupan itu. apa dengan air kehidupan Raiha bisa di selamatkan.'' pangeran pertama Raka
''untuk hal ini saya masih kurang tahu bagaimana kondisi putri Raiha untuk ke depannya. selain itu juga tentang air kehidupan bukankah ada batasan-batasan tertentu untuk penyakit apa yang dapat di sembuhkan dan tidak dapat di sembuhkan dengan air kehidupan itu. jadi dalam hal ini saya juga masih belum bisa memperkirakan bagaimana kondisi putri Raiha untuk kedepannya. tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyembuhkan putri Raiha secepatnya." Dokter
"lalu apa yang harus kita lakukan sekarang. pasti ada cara yang lainnya kan. pasti ada metode penyembuhan lain kan. Raiha pasti akan sembuh aku harus mencari cara yang lain juga untuk menyembuhkan putri kecil ku. " yang mulia permaisuri yang semakin cemas akan kondisi Raiha
"ibu.... ibu.... tenanglah jika ibu seperti ini terus kondisi ibu juga akan ikut memburuk. " Pangeran pertama Raka
"benar yang mulia permaisuri harus bersabar putri Raiha pasti bisa melewati semua ini. " Serfani
"(( Mmm.... bukan kah mereka yang membuat kondisi putri Raiha sampai seperti ini ya. tentang keadaan putri Raiha memang sudah buruk sejak ia lahir bukan. bagaimana pun dokter istana juga seharusnya tahu kalau kondisi putri Raiha setiap saat akan memburuk dengan berjalannya waktu dan usia. apa dokter istana tidak melaporkan kondisi putri Raiha saat ia masih bayi. putri Raiha masih hidup sampai saat ini pun itu juga merupakan suatu keajaiban. bibi ku yang ikut membantu persalinan yang mulia permaisuri saat itu juga bilang pada ku bahwa kondisi tubuh putri Raiha sangat buruk bahkan luka kecil pun akan sulit untuk di sembuhkan. karena kondisi yang di miliki putri Raiha juga sangat berbeda dengan ke 6 saudaranya yang lain. seharusnya mereka mengurusnya dengan baik kondisi sudah memburuk seperti ini ingin di obati sekarang. huh.............(menghela nafas).....aku hanya ingin kerja dengan normal aku bahkan bukan dokter di istana. yang mengerti tentang kondisi keluarga Kekaisaran kan seharusnya dokter istana.))'' Dokter
"ah Iya bagaimana kalau meminta bantuan Elettra bukan kah ia memiliki kekuatan penyembuhan mungkin ia bisa membantu menyembuhkan kondisi Raiha. " Bintang
"apa yang kamu katakan ada benarnya Elettra kan memiliki kekuatan itu jadi kita suruh ia untuk menyembuhkan Raiha ((dengan ini juga ibu akan memaafkan kelakuan Elettra juga)). " pangeran pertama Raka
"tidak aku tidak setuju bagaimana kalau ia malah membuat kondisi Raiha semakin memburuk. " Freya yang mentang ide itu dan ia juga masih tidak bisa mempercayai Elettra sama sekali.
"benar apa yang Freya katakan ia bahkan tidak pernah menggunakan kekuatannya itu. apa lagi ia juga membuat dokter istana tidak datang untuk mengobati Raiha karena harus mengobati dirinya. bukan kah aneh jika Elettra mengobati Raiha. lagi pula ini semua salah Elettra juga. padahal ia bisa menyembuhkan lukanya sendiri tapi malah membuat dokter istana mengurusnya." Aneese yang juga mendukung penolakan Freya.
''benar orang tidak tahu diri seperti dia pasti akan lakuin apa pun untuk ke untungnya sendiri. '' Freya yang juga kesal pada Elettra.
"hey jangan membuat masalah di sini. Elettra pasti bisa membantu mengobati Raiha. " Langit
"iya kalian saja yang ingin membuat Elettra menjadi buruk di depan banyak orang kan. " Candrika
"terus aja terus belain Elettra kalian kan memang selalu saja seperti ini. kalian juga sebenarnya tidak khawatir sama kondisi Raiha kan. kalau bukan karena kalian dan Elettra juga, Raiha pasti akan baik-baik saja sekarang ini. ((berani-beraninya kalian bersikap seolah-olah kalian perhatian pada Raiha. dari dulu kalian ke mana saja saat Raiha di perlakukan tidak adil heh..... bikin aku emosi saja. lagi pula ini rencana yang di lakukan Elettra untuk melukai Raiha. tapi mereka terus menerus membela Elettra yang jelas-jelas membuat Raiha sampai seperti sekarang ini.))" Freya semakin kesal karena saudara Raiha masih saja membela Elettra.
"ni anak selalu saja membuat masalah dengan ku. kamu selalu membuat masalah untuk ku." Candrika
''apa masalah yang aku perbuat memang apa yang aku bilang, lagi pula aku kan hanya bilang kebenarannya . kalian lah yang selalu membantu Elettra dan teman-temannya mengganggu Raiha selama ini. kalian juga yang menutup-nutupi kesalahan Elettra dan teman-temannya selama ini.'' Freya
''kalian yang tidak bisa menjaga diri kalian berani-beraninya bilang kami pembuat masalah. meski pun kalian keluarga kerajaan kalian tidak berhak melakukan hal seperti ini pada kami dan juga Raiha. Raiha selalu menganggap kalian sebagai keluarga sedangkan kalian menganggap nya apa selama ini. kalian mengabaikan Raiha dan membiarkan orang lain menindas dirinya.'' Aneese yang kesal