Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
84



...Di sisi lain Raiha di saat ia koma....


Di tempat yang berbeda dari apa yang ada di dunia. tidak ada seorang pun yang berada di sisinya hanya berisikan keheningan yang belum pernah ia rasakan. ia berpikir untuk berjalan pergi.


Raiha hanya bisa berjalan dan terus berjalan tanpa arah dan tujuan yang jelas. setiap tempat yang Raiha lalu hanya berisikan gambaran-gambaran yang sama. semua gambar-gambar itu berakhir dengan hal yang buruk. semua semakin terasa hampa dan suram di mana ia hanya berjalan seorang diri.


Setelah berjalan dan berjalan tanpa henti kaki Raiha mematung di satu tempat yang berbeda. ia menghentikan langkah kakinya di tempat itu. Satu-satunya tempat yang tidak sama dengan tempat-tempat yang ia lalu sebelumnya. tempat yang berisikan gambaran-gambaran yang kosong dan sebuah pagoda. Raiha diam mematung di tempat itu dan terus menerus menatap ke arah pagoda itu. setelah beberapa lama ia berdiri di sana Raiha memutuskan untuk duduk diam di tempat itu.


''tempat apa ini setelah aku berjalan dan terus berjalan hanya ada satu tempat yang tidak terlihat sama dengan yang aku lihat di sepanjang jalan. aku lelah dengan ini semua yang tidak pernah berakhir. tapi setidaknya aku tidak harus menahan semua yang ada. kesendirian ini sama seperti saat aku di tinggalkan di istana batu. kenapa aku harus melihat gambaran-gambaran itu?. '' Raiha yang merasa bahwa dirinya kembali seperti di saat itu. ia kebingungan dengan semua yang telah terjadi.


''aku hanya ingin memiliki kehidupan yang normal di mana aku bisa mendapatkan kasih sayang dari orang-orang yang aku sayang selama ini. tapi apa yang aku dapat hanyalah ilusi yang tidak pernah ada. apa yang harus ku lakukan sebentar aku memilih jalan yang aku inginkan tapi kenapa selalu berakhir pada tempat yang sama. hiks..... hiks aku lelah .......... hiks................ hiks.......aku ingin istirahat..........hiks........... aku ingin berhenti dengan semua ini. '' Raiha menangis tersedu-sedu dalam kesepian.


...Tiba-tiba cahaya terang muncul entah dari mana. cahaya itu menunjukkan gambaran Raiha sebelum ia menjalani perputaran waktu. ia menatap dan mendengarkan apa yang di bicarakan oleh seorang wanita. pada awalnya ia tidak tahu bahwa wanita itu adalah dirinya. ...


...kemudian wajah wanita itu mulai terlihat jelas. akhirnya ia tahu bahwa wanita itu adalah dirinya sendiri yang terus menerus kembali ke masa lalu. saat ia sedang berdiam karena ia kaget dengan apa yang ia lihat dan dengar. suara entah dari mana pun terdengar....


''Raiha. '' suara yang tidak di ketahui asalnya itu memanggil nama Raiha.


''siapa..... siapa di sana. '' Raiha menjawab asal suara itu.


''kau harus kembali dan menemukan tujuan mu datang ke dunia ini. '' suara yang tidak di ketahui asalnya.


''siapa di sana tunjukkan diri mu dan apa maksud mu aku harus kembali ke tempat itu. apa yang kamu inginkan dari ku. kenapa aku bisa ada di sini.'' Raiha mereka kebingungan dengan apa yang ia dengar.


''kamu harus kembali perputaran waktu akan terjadi kamu tidak akan bisa menghentikan semua ini. '' suara tersebut berbicara lagi.


''apa pun yang terjadi kamu akan kembali ke tempat itu lagi. kamu yang harus menyelesaikan semua ini. '' suara tersebut terdengar lagi


''aku tidak akan pernah ingin kembali lagi aku tidak ingin melihat hal yang sama terulang kembali. aku tidak ingin melihat tatapan mereka yang selalu menganggap ku seperti sampah. aku tidak peduli dengan perputaran waktu itu aku akan tetap di sini.'' Raiha yang terus menerus bilang bahwa ia tidak ingin mengalami kejadian yang sama terulang kembali. ia hanya ingin diam di tempat itu.


''kamu tidak bisa lepas dari hal ini kamu hanya bisa menjalani kehidupan ini. '' suara itu menjawab lagi


''kamu tidak bisa lepas dari perputaran waktu ini. jika kamu tidak ingin perputaran waktu terus terjadi. maka kamu harus menemukan apa yang kamu cari sebelum masuk ke dunia. kamu yang telah masuk ke dalam dunia ini akan terus mengalami hal yang sama dan akan terus berulang. jika kamu ingin menghentikan perputaran waktu ini maka temukan jalan yang akan kamu tempuh selanjutnya. hanya k.......... yang........ bisa...... menye......... "suara itu mulai tidak terdengar jelas lagi.


"apa yang terjadi sekarang. sebenarnya siapa kamu tunjukkanlah diri mu sekarang juga." Raiha yang masih bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi.


...Setelah suara itu menghilang perlahan-lahan tubuh Raiha ikut menghilang dari tempat itu. kesadaran Raiha mulai ikut menghilang dan menyisakan kegelapan. setelah beberapa saat ia melihat cahaya saat itulah Raiha kemudian terbangun di tubuh anak kecil berusia 5 tahun....


'' Argh........ huh......... Hu......... Hu.......... apa yang sebenarnya terjadi. tunggu tubuh ini kenapa aku kembali lagi saat aku berumur 5 tahun. urg.... dan kamar ini adalah kamar ku dulu. kenapa aku harus kembali lagi ke tempat ini. ''Raiha yang marah dan bingung dengan apa yang terjadi.


''perputaran waktu itu aku harus menghentikan perputaran waktu dengan segala cara jika terus di biarkan seperti ini. maka aku hanya akan berakhir mengalami hal yang sama berulang kali. aku muak dengan segala hal ini. tunggu aku harus membuat jurnal tentang apa yang terjadi di kehidupan ku yang dulu. agar aku dapat memastikan keberhasilan ku dalam mengurus masalah ini. aku tidak akan berakhir dengan akhiran yang buruk. aku harus menentukan pilihan yang tepat kali ini. aku tidak akan mati sia-sia lagi di kehidupan ini. ''Raiha


...Pintu kamar Raiha tiba-tiba terbuka Serfani masuk ke dalam ruangan Raiha. betapa ia terkejut dan juga bahagia melihat bahwa Raiha sudah sadarkan diri setelah beberapa hari tidak sadarkan diri....


''putri apakah ini benar putri akhirnya putri sadar juga. setelah beberapa hari ini mengalami demam yang tinggi dan tidak sadarkan diri.'' Serfani menghampiri Raiha


''Serfani apa yang terjadi sebenarnya kenapa aku terbaring di tempat tidur. '' Raiha mencoba mencari tahu kenapa ia bisa sakit seperti ini.


''apa putri melupakan kejadian itu? ah mungkin karena itu kejadian yang mendadak. jadi putri melupakan apa yang terjadi saat itu. sebenarnya beberapa waktu yang lalu putri terjatuh di kolam istana dan hampir tenggelam di sana. jadi putri sakit seperti ini dan juga tidak sadarkan diri selama 5 hari. aku senang akhirnya putri sudah sadar sekarang ini. ah aku harus membawa obat dan makanan sekarang juga aku pergi dulu putri. aku akan segera membawakannya sekarang juga. '' Serfani pergi dengan cepat meninggalkan kamar Raiha.