Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
85



''apa putri melupakan kejadian itu? ah mungkin karena itu kejadian yang mendadak. jadi putri melupakan apa yang terjadi saat itu. sebenarnya beberapa waktu yang lalu putri terjatuh di kolam istana dan hampir tenggelam di sana. jadi putri sakit seperti ini dan juga tidak sadarkan diri selama 5 hari. aku senang akhirnya putri sudah sadar sekarang ini. ah aku harus membawa obat dan makanan sekarang juga aku pergi dulu putri. aku akan segera membawakannya sekarang juga. '' Serfani pergi dengan cepat meninggalkan kamar Raiha.


''mm...... ku rasa serfani masih sama seperti dulu. tapi bagaimana bisa aku jatuh ke kolam istana. aku tidak pernah mengingat kalau aku pernah jatuh ke kolam dulu. apa telah terjadi perubahan karena perputaran waktu ini. ah sudahlah lebih baik aku mengurus kesehatan ku dulu. kesehatan ku yang utama jika ingin aku memiliki akhir yang bahagia. dan dengan ini aku tidak perlu merepotkan orang-orang yang selalu mendukung ku nantinya. tubuh ini di topang dengan kalung pemberian ibu jika bukan karena kalung ini tubuh ku mungkin tidak akan bertahan cukup lama seperti dulu.'' Raiha


''tok....... tok........ tok......... putri ini Serfani aku sudah membawakan makanan dan obat-obatan mu. '' Serfani masuk ke dalam ruangan Raiha sambil memegang nampan berisikan makan dan obat untuk Raiha.


''terima kasih Serfani aku akan makan dan meminum obat ku dengan baik.'' Raiha kemudian memakan makanan yang di siapkan oleh Serfani.


''sudah berapa lama kamu bekerja di sini?.(aku harus tahu tentang apa yang terjadi selama ini. sepertinya ada sedikit perubahan dari kehidupan yang sebelumnya.)"Raiha


"saya sudah bekerja di istana ini sejak putri berusia 1 tahun. " Serfani


"lalu siapa yang mengurus ku sebelum kamu datang. " Raiha


"mm..... tentang itu aku tidak tahu dan dia juga mengundurkan diri dari pekerjaan ini. aku dengar ia tidak ingin bekerja lagi di tempat ini. " Serfani


"((berarti pelayan sebelumnya pergi lebih cepat dari kehidupan yang sebelumnya. lalu apa kak Lion dan kak Leo apa mereka datang menemui ku di istana batu seperti dulu.)) Oh iya Serfani apa ada seseorang yang datang ke istana ini untuk menjenguk ku. '' Raiha


'' tentang itu tidak ada seorang pun yang datang ke istana ini putri. dokter istana pun juga tidak datang untuk mengobati putri.'' Serfani


''mm............. mm.............. lalu bagaimana aku bisa jatuh ke kolam istana. setahu ku aku tidak bisa pergi ke tempat itu kan?. '' Raiha bertanya lagi pada Serfani.


''putri sebenarnya sebelum kejadian itu putri Elettra mengundang semua anak bangsawan dan putri Raiha untuk menghadiri pesta di taman dekat kolam. jadi wajar saja jika putri bisa ada di sana karena putri menghadiri acara tersebut. tapi aku kurang tahu mengapa putri bisa terjatuh. semua orang bilang bahwa itu kesalahan putri sendiri dan hal ini juga tidak di selidiki lagi setelahnya.'' Serfani


''Mmm...... baiklah kalau begitu siapa Elettra?. '' Raiha


''apa putri melupakan tentang hal ini juga. putri Elettra datang ke istana saat putri berumur 2 tahun saat itu. yang mulia kaisar mengangkat putri Elettra sebagai anaknya. ia bahkan memberikan banyak hadiah untuk putri Elettra saat ulang tahunnya. yang mulia kaisar juga mengadakan pesta ulang tahun yang mewah untuk putri Elettra. aku sangat kesal saat itu bagaimana bisa ia tidak melakukan apa pun untuk ulang tahun putri Raiha. tapi malah mengadakan pesta dan menyediakan banyak hadiah untuk putri Elettra. mana ulang tahunnya dan putri Raiha saling berdekatan. tapi mereka malah hanya menyiapkan pesta ulang tahun putri Elettra.'' Serfani kemudian menjadi kesal dengan mengingat kejadian waktu itu.


''putri memang benar aku akan berusaha lebih keras. supaya bisa menyiapkan pesta ulang tahun yang terbaik untuk putri Raiha jadi putri tenang saja. '' Serfani


''aku sudah selesai makan dan meminum obatnya aku akan beristirahat sekarang kamu bisa pergi serfani. '' Raiha


''baiklah putri kalau begitu saya pergi dulu. ''serfani pergi meninggal kamar Raiha.


"mm..... Mmm....... semuanya berubah tapi masih tetap pada titik yang sama. Serfani menjadi pelayan ku saat aku berumur 4 atau 5 tahun dulu. dan Elettra juga datang lebih awal dari sebelumnya. lalu bagaimana dengan ku di dunia sebelumnya apa aku tiada. ya jelas aku tiada di dunia sebelumnya lalu bagaimana dengan ibu. dan teman-teman ku juga pasti akan sedih aku bahkan belum berpamitan pada Forrest dan juga Lucky. yang terpenting aku masih ingat bagaimana cara membawa ibu kembali. urg....... aku akan tidur sekarang lebih baik aku banyak-banyak istirahat dulu kepala ku pusing.'' Raiha kemudian tertidur pulas.


...Di sisi lainnya saat Raiha masih dalam keadaan di mana ia pergi untuk selamanya. di istana batu semua berkumpul untuk Raiha....


'' bagaimana bisa Raiha tiada begitu saja bagaimana bisa ia pergi meninggalkan ku setelah membawa ku kembali. seandainya aku bisa lebih cepat saat itu setidaknya aku pastinya dapat menyelamatkan Raiha. pasti ada cara lainnya kan aku yakin Raiha akan kembali. putri ku tidak mungkin meninggalkan ku begitu saja.'' yang mulia permaisuri menyalahkan diri sendiri karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk putrinya itu.


''permaisuri tenang dan sabar dulu kamu harus khawatirkan kondisi mu dulu. '' yang mulia kaisar


''ibu ini bukan kesalahan mu ibu tenanglah ini memang sudah takdir Raiha. Raiha pasti sedih jika melihat ibu seperti ini dan menyalahkan diri ibu sendiri.'' pangeran pertama Raka


''benar ibu ibu bisa sakit jika seperti ini terus menerus. ''Ranidla


''ibu lebih baik kita sekarang melakukan peristirahatan terakhir untuk Raiha. '' Rudra


''benar ibu lagi pula mau bagaimana lagi ini sudah takdirnya sendiri. dia yang selalu membuat masalah untuk diri sendiri juga.'' Candrika


''diam kalian jika kalian bisa lebih perhatian pada adik kalian. ia pasti tidak akan berakhir seperti sekarang ini. jika kalian tidak merebut kalung itu setidaknya Raiha masih bisa di selamatkan. apa kalian tidak memikirkan perasaan Raiha sama sekali. bagaimana perasaannya saat keluarga sendiri ingin menyakitinya. bagaimana mungkin Raiha ingin tinggal menetap di tempat seperti ini. hiks........ hiks........... hiks........... aku yang salah karena mempercayai kalian untuk menjaga dirinya. aku berpikir kalian akan memberi kasih sayang yang tidak bisa ku berikan selama ini. hiks.......... hiks.......... hiks........... tapi kalian membuat ku kecewa dan merasa sangat bersalah karena mempercayakan Raiha pada kalian. '' yang mulia permaisuri tidak berhenti menyalahkan dirinya sendiri.