
"terserah kalian berdua saja tapi aku. mm.... sebenarnya masih berpikir untuk tidak pergi ke mana-mana saat festival berlangsung. " Raiha
"bagaimana bisa begitu putri? kita ingin datang ke festival dengan putri. aku yakin putri dapat menikmati festival nantinya. jika putri senang kami juga ikut senang melihatnya." Serfani sambil meyakinkan Raiha untuk melihat festival.
"iya Putri, kalau bisa putri selalu bersama aku nanti ya? he......... he.......he....... " Lucky
"pangeran Rudra juga sudah berpesan pada ku untuk mengajak putri melihat-lihat festival. " Serfani
"apa maksudmu ? apa kak Rudra datang ke sini untuk memberi tahu mu agar aku ikut festival? . " Raiha
"aku tidak yang tentang hal ini. tapi bukan kah akhir akhir ini pangeran Rudra sering datang ke istana ini. apa ia memiliki maksud tertentu. bukan kah ia selalu berdiam diri di ruangan nya. ia juga jarang ikut campur urusan orang lain meski pun ia adalah saudara nya sendiri. " Lucky
"apa yang sedang kamu lakukan di sini putri Raiha. "ucap salah satu pria yang datang entah dari mana.
"mm......... salam pangeran Dark dan pangeran Rudra. " lucky sambil memberi salam
"salam pangeran Dark dan pangeran Rudra. " Serfani sambil membungkuk
"salam pangeran Dark dan kak Rudra. " Raiha sambil ikut membungkuk juga.
...Mereka berdua menghampiri Raiha yang sedang duduk di taman....
"apa maksud mu tadi hm? apa kamu sedang membicarakan tentang diri ku sekarang ini. " Rudra dengan menunjuk Lucky
"ha.......ha........ha........ha........saya hanya bercanda pangeran maafkan saya . " Lucky dengan gugup
...Boom!! suasana pun menjadi hening dan canggung di antara mereka~~~...
...Hingga salah satu pangeran memecahkan keheningan itu....
"hey, santai saja pangeran Rudra tidak akan menggigit mu. "Dark
"hmm baiklah saya pergi dulu jaga dia baik-baik dan jangan sampai lecet di bagian mana pun. " ucap pangeran Dark dengan mengelus kepala putri raiha di sertai dengan wajah dingin nya lalu pergi dan di susul dengan pangeran Rudra.
" siapa yang mengizinkan mu untuk mengelus kepala adik ku ???! . dan kalian berdua jaga adik ku baik-baik. jangan sampai Raiha kenapa-napa nanti. " Rudra dengan raut wajah cemburu dan ikut mengelus rambut putri raiha agar tidak ada bekas pria yang menempel di rambut putri raiha. lalu menyusul pangeran dark.
''huh sebenarnya apa yang mereka lakukan akhir-akhir ini. sudahlah aku pusih memikirkan nya juga. '' Raiha
...Putri raiha yang melihat itu pun hanya tersenyum dan menggeleng geleng kan kepalanya, menandakan bahwa putri raiha berpikir mereka itu seperti anak kecil yang saling iri dengan hal sepele....
"baik pangeran saya akan melakukan pekerjaan saya dengan baik untuk ke depannya. " Lucky sambil membungkuk.
...Di ikuti pula oleh putri Raiha dan Serfani. Setelah pangeran sudah agak jauh lucky pun mengambil nafas dalam dalam....
"huff..... aku tidak lagi-lagi berbicara tentang hal ini di depan pangeran . " ucap Lucky sambil menghela nafas
"kalo mau ketawa, ketawa saja jangan di tahan seperti itu. " Lucky
''Ha....ha.......ha....... iya maaf - maaf lagi pula kamu yang berbicara sembarangan. sebelum berbicara kamu harus melihat sekeliling dulu. kamu juga sering di bilangin tentang hal ini masih saja mencari masalah untuk diri sendiri." Serfani yang sedari tadi sudah menahan tawa.
''benar kata serfani. kamu biasanya kan tidak membicarakan hal itu di luar. tapi sekarang kamu malah berbicara hal seperti itu di luar. akhir-akhir ini kan kamu juga tahu kalau kak Rudra sering datang ke sini.'' Raiha
''kamu dengar kan apa yang putri katakan. '' Serfani
"iya iya aku tahu tapi mau bagaimana lagi coba, putri juga tahu kan tentang sikap nya sebelum ini. kamu saja tidak tahu tentang diri ku juga. yang jelas-jelas selalu ada di dekat mu. " Lucky
"hah memang iya aku tidak merasa ya? ku pikir itu cuma sebuah kalimat aja. tapi aku tidak peduli akan hal itu yang terpenting bagi ku adalah putri Raiha." Serfani
"ha...... ha...... ha......ha...... tidak boleh seperti itu Serfani kamu saja yang tidak peka. " Raiha yang juga tersenyum dan tertawa kecil.
''apa masalahnya dan sebenarnya apa yang sedang putri tertawaan sekarang ini ?. '' Serfani yang kebingungan.
''aku rasa kamu masih belum bisa merasakan tentang perasaan Lucky akhir-akhir ini. kapan kamu akan memiliki seseorang untuk menemani mu nantinya.'' Raiha
"heungg ?? perasaan apa putri? lagi pula apa hubungan nya dengan ku. aku kan selalu bersama dengan putri nantinya." ucap Serfani dengan muka polos nya
"huh..........(sambil menepuk dahinya) sudah lah lupa kan saja lebih baik kalian menyiapkan apa saja yang di butuh kan untuk Festival besok. aku pikir aku akan pergi juga." Raiha sambil tersenyum.
"baik putri, akan kami siapkan sekarang juga." Serfani pun bergegas pergi menyiapkan bekal untuk besok.
"..........((kalau seperti ini terus kapan mereka akan bersama. di kehidupan sebelumnya juga sama mereka tidak pernah menyatakan cinta satu sama lain. sampai aku dewasa pun mereka belum menikah juga. ku rasa aku harus membantu Lucky sebelum ia sibuk dengan tugas-tugas nya nanti. apa lagi ia harus pergi ke perbatasan juga. untuk menghadapi hewan mutan itu. ah iya hewan mutan masuk Kekaisaran dari arah yang berbeda saat itu. karenanya mereka semua bisa masuk Kekaisaran dan membuat kekacauan. saat itu terjadi seharusnya aku berusia 20 tahunan. aku harus bersiap-siap juga untuk melindungi serfani dan teman-teman ku nantinya.))" Raiha yang sibuk dengan pikiran nya sendiri tidak mendengarkan ucapan Serfani.
''putri....... putri........ putri....... '' Serfani
''huh........((ku rasa aku sibuk dengan pikiran ku sendiri lagi.))'' Raiha
''putri ada apa kenapa diam saja seperti itu. '' Lucky
''tidak apa-apa kamu pergi saja susul serfani sekarang ini. '' Raiha
"baik putri." Lucky pun menutup pintu dan menyusul Serfani yang pergi terlebih dahulu.
"hoamm.....mmm.......baik lah lebih baik aku tidur agar besok di festival aku tidak mengantuk dan sungguh aku berharap besok adalah hari yang bagus untuk ku. " Raiha lalu ia mulai tidur di ranjang tuan putri milik nya dan menutup mata nya perlahan-lahan.
...Jujur saja saat ini raiha sangat lelah dan butuh istirahat untuk bisa menghadiri Festival nanti. karena raiha masih kecil dia pun tidak dapat menahan kantuknya dan tertidur dengan pulas....
...Di sisi lainnya perwakilan Suku elf pun sudah sampai di Kekaisaran GA. Rudra dan Raka bertemu dengan perwakilan Suku elf....
''salam pangeran pertama dan Pangeran ke dua. saya Forrest perwakilan dari suku elf. '' Forrest