
"Hu..... ku rasa Raiha masih meragukan ku sekarang ini. apa yang harus ku lakukan untuk meyakinkan Raiha?. " Rudra
"ada apa sebenarnya dengan mu tidak biasanya kamu mengurusi urusan keluarga mu seperti ini. dan kenapa juga dengan Raiha memangnya bukankah ia hidup dengan baik di istana. dari sikapnya sekarang ini ia pasti hidup dengan baik di istana lagi pula apa yang perlu di khawatirkan. ada banyak penjaga dan pelayan yang dapat membantu dirinya. jika ada masalah mereka bisa mengurusnya untuk Raiha kan. " Leo
"diam Leo kamu selalu saja bicara omong kosong tanpa henti. lanjutkan saja bicara mu Rudra jangan hiraukan Leo. " Lion
" aku tidak tahu kalian akan percaya atau pun tidak tentang hal ini. sebenarnya beberapa hari ini aku mengingat kehidupan sebelumnya. "Rudra
"hey... hey..... kamu sedang bercanda kan kaak Rudra kehidupan masa lalu. apa yang sedang ingin kamu katakan aku bingung jadinya. "Leo bingung dengan apa yang Rudra katakan.
" Leo diam dan Rudra apa kamu tidak sedang bercanda kan saat ini. jika pun ini candaan hal ini tidak lucu sama sekali." Lion yang juga kebingungan dan mencoba tetap tenang.
"apa aku pernah bercanda dengan kalian atau pun orang lain. aku benar-benar mengalami hal ini, kali ini aku tidak ingin kehilangan Raiha karena kebodohan ku di kehidupan sebelumnya. karena hal itu juga membuat ibu menjadi kecewa pada ku. '' Rudra
''apa yang terjadi memangnya?.dan juga apa hubungan ini itu dengan permaisuri.'' Leo dengan wajah bingung.
'' Raiha mengalami banyak masalah tapi yang lainnya malah terus menambah masalah untuk Raiha. terutama semenjak kedatangan Elettra di keluarga ini. aku yang awalnya hanya diam melihat apa yang terjadi selama ini. membuat Raiha mengalami masa-masa yang sulit. " Rudra menceritakan kejadiannya.
"Elettra anak yang di angkat menjadi putri oleh paman Kaisar. " Lion
"apa hubungannya dengan Raiha. apa Raiha cemburu dengan adanya anak itu tentu posisi dirinya juga akan semakin tersingkir. tapi di banding sifat Raiha yang buruk dan sedang kan Elettra anak itu ia cukup baik kan. para pelayan dan saudara mu yang lainnya juga menyayangi anak itu. istana juga semakin penuh kehidupan tidak seperti saat permaisuri tidak ada di istana. saat kepergian permaisuri istana menjadi semakin suram bahkan tidak ada canda tawa. jadi apa masalah nya yang membuat mu seperti ini." Leo
"benar apa kata Leo kamu seharusnya tidak perlu khawatir dengan hal sepele seperti ini. " Lion
"kalian ini di kehidupan sebelumnya kalian lah yang selalu mendukung Raiha dan setelah Raiha dewasa kalian malah memutuskan hubungan dengan Raiha. kalian juga menyakinkan ku untuk lebih perhatian pada Raiha tapi sekarang malah seperti ini." Rudra
"sebenarnya apa yang kamu katakan lebih baik kita bicarakan di dalam istana saja aku takut ada orang lain yang mendengar hal ini. " Lion
Mereka bertiga pun pergi ke istana tempat tinggal Rudra. sesampainya di ruangan milik Rudra mereka pun duduk dan melanjutkan pembicaraan mereka.
''dari cerita mu sebelumnya Raiha mendapatkan banyak masalah. kami berdua juga selalu mendukung Raiha dan melindunginya kan. tapi aku mendengar dari mu bahwa kami meninggalkan Raiha saat ia dewasa. apa yang terjadi sehingga membuat aku dan kak Lion meninggalkan Raiha lagi. bukankah hubungan kami menjadi baik. '' Leo
''benar aku mendengar kalau kalian tidak dekat dengan Raiha lagi setelah kejadian itu. '' Rudra
''mm..... ini tentang masalah tunangan mu dan Raiha. mereka berdua bertikai saat itu kamu memilih melindungi tunangan mu.'' Rudra
''bukankah wajar jika aku membela tunangan ku tapi seharusnya tidak akan sampai membuat hubungan ku dengan Raiha menjadi buruk. '' Lion
''iya kak Lion dan aku tidak mungkin meninggalkan Raiha karena hal sepele itu. '' Leo
''Hu...... masalah ini ada pada tunangan mu Lion. ia adalah teman dekat Elettra ia selalu mendukung apa yang di lakukan Elettra selama ini. keributan yang terjadi antara dirinya dan Raiha pasti di sengaja. yang membuat Raiha kelihatan buruk di mata kalian. saat itu aku tidak peduli dengan apa pun yang terjadi pada Raiha dan bagaimana dia di perlakukan selama ini. '' Rudra menceritakan apa yang ia ingat dari kehidupan sebelumnya.
''baiklah dari cerita mu aku sekarang tahu apa yang terjadi pada saat itu. aku selama ini berpikir bahwa Liliyana adalah orang yang baik. kami berdua juga sudah mengenalnya beberapa waktu terakhir ini. tapi aku tidak bertunangan dengan Liliyana jadi ku pikir tidak ada masalah dengan Raiha. '' Lion
''Kak Rudra apa kamu pikir Elettra dan Liliyana hanya berpura-pura di depan kita saja selama ini. terutama Elettra yang rumornya tidak pernah menggunakan harta yang ia dapat dari istana dan Raiha yang selalu hidup boros dan menghabiskan uang istana apa semuanya kebohongan juga. '' Leo
''selama ini Raiha tinggal di istana batu. '' Rudra
''istana batu bukannya istana itu yang sudah tidak di gunakan lagi. tempat itu juga ada di ujung dan dekat dengan hutan. '' Lion
''benar buka kah tempat itu terlalu jauh dari istana utama. dari apa yang aku lihat istana itu juga tidak pernah di renovasi atau pun di urus. tidak banyak pelayan dan penjaga di area istana itu.'' Leo
''bukan hanya Raiha tinggal di tempat itu tapi uang bulanan untuk Raiha juga semakin sedikit. bahkan hanya mendapat jatah bahan makanan untuk seminggu saja. aku sudah meminta pada ayah kaisar untuk memberikan lebih banyak pada Raiha tapi tetap di tolak sampai saat ini. semua orang juga berpikir bahwa Raiha hidup boros. padahal selama ini yang mengambil jatah uang bulanan Raiha adalah Elettra. '' Rudra dengan wajahnya yang kesal.
''apa yang kamu katakan barusan?. '' Lion
''Aku bilang bahwa Elettra lah yang selama ini menggunakan uang milik Raiha. bahkan ia mengambilnya tanpa sepengetahuan Raiha. ia bekerja sama dengan orang-orang di istana selama ini. aku harus mengurus orang-orang penghianat itu untuk mendapatkan hukuman yang keras karena telah membuat Raiha kesulitan.'' Rudra
''APA....jadi selama ini Elettra mengambil bagian yang seharusnya menjadi milik Raiha.'' Lion
''benar-benar keterlaluan masih kecil sudah memiliki pemikiran seperti itu. '' Leo
''benar yang boros adalah Elettra selama ini tapi semua orang berpikir itu adalah Raiha. Elettra setiap hari membeli pakaian baru, perhiasan dan sepatu. sedangkan Raiha seperti yang kalian lihat barusan saat bertemu dengannya. ia berpakaian sama seperti saat aku pertama kali bertemu dengannya. sepatunya juga sudah usang dan tidak ada perhiasan apa pun pada dirinya."Rudra