Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
107



''bagaimana dengan piknik mu hari ini apa semuanya berjalan lancar . '' yang mulia kaisar Ekaraj.


''tentu saja aku juga sudah bertemu dengan Raiha. '' Dark


''baiklah kamu harus mengenalkan ku pada Raiha nanti. aku juga harus melihat sendiri calon menantu ku kan. '' yang mulia kaisar Ekaraj


...Di sisi lainnya Raiha, Lucky, dan Serfani. kamar Raiha....


''huh aku ingin segera istirahat sekarang ini. ((aku sudah bertemu dengan dark lebih awal dari sebelumnya. tapi kenapa aku merasa dark seperti mengenal ku. seharusnya kan ini pertemuan pertama ku dengan diri nya. apa dark juga sama seperti ku yang mengulang waktu. ia juga mengalihkan pembicaraan ku barusan. ))"Raiha yang masih bingung dengan apa yang terjadi.


"putri ada apa sejak kembali dari piknik bersama pangeran ke dua selalu diam saja. apa putri tidak enak badan. " Serfani yang cemas pada Raiha.


"benar saat di perjalan kembali pun putri selalu termenung sendiri. apa putri baik-baik saja?." Lucky yang ikut cemas.


"bukan apa-apa aku baik-baik saja. jadi Serfani dan Lucky tidak perlu cemas dengan kesehatan ku. " Raiha


"ah benar besok acara pembukaan festival kan. bagaimana kalau kita pergi melihat-lihat acara festival nanti setelah acara pembukaan selesai. aku yakin banyak makan yang enak di sana. " Serfani


"iya kita pergi bersama-sama ini juga pertama kalinya bagi putri untuk melihat-lihat festival kan. " Lucky


"aku tidak ingin pergi. aku akan tetap di istana saja. jika kalian ingin pergi, pergi saja aku ingin tetap di istana. " Raiha


"apa yang putri katakan bagaimana bisa kami pergi bersenang-senang tanpa putri. " Serfani


"benar sekali apa lagi tugas ku adalah menjaga putri Raiha. bagaimana mungkin aku bisa menikmati festival dan melupakan tanggung jawab ku. "Lucky


"tapi...... "Raiha


"tidak apa-apa kita bisa pergi lain kali kalau putri memang tidak ingin pergi. masih ada tahun depan kan. " Serfani


"tidak aku akan pergi dengan kalian jadi kita akan bersenang-senang bersama. ((meski pun ini bukan pertama kali nya aku pergi ke tempat festival. tapi mereka berdua kan tidak tahu tentang hal ini. ini juga pertama kalinya mereka menikmati festival setelah hampir 5 tahun mengurus ku. karena saat itu aku belum di perbolehkan keluar istana jika belum genap 5 tahun.)) " Raiha


"aku juga sudah mendapatkan gaji ku jadi mari kita menikmati acara festival nantinya. " Lucky


"aku juga sudah biasanya kan kita selalu telat mendapatkan gaji kita. " Serfani


"aku dengar pangeran Rudra. Mengurus masalah ini juga katanya biar semua orang dapat menikmati festival. " Lucky


"bukan kah ini hal yang baik juga. he.... he.... he.... aku jadi bisa membelikan putri sesuatu di tempat festival nantinya. " Serfani


" aku juga ingin membeli sesuatu untuk putri jadi jika putri ingin membeli sesuatu bilang pada ku juga ya. " Lucky


...Di sisi lain pangeran Rudra, Lion, dan Leo yang sedang dudu di ruang kerja Rudra. Rudra pun memutuskan untuk memberi tahu tentang hal itu pada Leo....


''apa yang sebenarnya kalian sembunyikan dari ku. dan kenapa pangeran dari Kekaisaran Ekaraj juga tahu tentang hal ini tapi aku tidak tahu. aku juga sudah seperti kakak kandung Raiha juga. jadi, aku harus tahu apa yang terjadi dan apa hubungannya dengan Raiha.'' Leo yang berbicara tanpa henti.


''bisakah kamu diam sedikit suara mu sangat mengganggu ku. '' Rudra


''lalu cepat beri tahu aku apa yang kalian sembunyikan juga. '' Leo


'' kamu saja yang jelaskan Lion. kamu kan kakak nya jadi kamu yang jelaskan saja. '' Rudra


''huff...... jadi begini apa kamu percaya tentang kehidupan sebelumnya atau mungkin kembalinya waktu ?.'' Lion dengan wajah terpaksa.


''apa hubungannya dengan hal ini?. '' Leo


''kami berdua mengingat semua yang akan terjadi kedepannya. dan kami pikir mungkin kita kembali ke masa lalu. '' Lion


''baiklah aku mengerti lalu apa anak itu juga kembali ke masa lalu seperti kalian berdua. '' Leo


" iya dan ia juga yang membuat keputusan untuk membatalkan janjinya pada Raiha di kehidupan sebelumnya. ((meski pun aku juga tidak menjaga Raiha dengan baik. tapi kalian ini aku akan melindungi Raiha.))'' Rudra dengan wajah kesal.


"tapi hanya kalian bertiga saja yang mengingat semua itu. bagaimana dengan Raiha apa ia juga mengingat tentang hal yang sama seperti kalian juga. " Leo


"aku kurang tahu tapi dari sikap Raiha akhir-akhir ini aku rasa ia sama seperti kita. "Lion


"kalau Raiha tidak masalah tapi kalau orang lain yang mengingat hal ini aku pikir itu akan menjadi masalah. tapi kalau Elettra juga mengingat hal itu maka akan menjadi masalah." Rudra


"apa Elettra membuat masalah di kehidupan sebelumnya. " Leo


"benar. meski pun buka semua nya salah Elettra. karena di kehidupan sebelumnya aku dan bahkan yang lainnya tidak peduli dengan Raiha sama sekali. hal itu yang membuat Raiha kesulitan juga. " Rudra


...Di sisi lain setelah Raiha bosan berada di kamar nya terlalu lama. ia pun memutuskan untuk pergi ke taman dekat istana batu....


...Raiha yang sedang duduk di taman bersama dengan Serfani dan Lucky....


"apa putri sudah memikirkan untuk membeli apa. akan aku belikan untuk putri. '' Serfani


"itu kan uang kalian tentunya kalian gunakan untuk kalian saja. aku juga dapat uang bulanan ku sendiri. jadi kalian gunakan uang kalian untuk diri kalian sendiri. kalian kan juga sudah bekerja keras selama ini. " Raiha


"apa yang putri katakan kalau pun begitu kami juga menggunakan uang ini untuk keinginan kami sendiri. yaitu dengan membelikan sesuatu untuk putri Raiha. " Serfani


"benar sekali apa yang Serfani katakan ini juga sesuai keinginan kita juga. jadi tidak masalah membelikan sesuatu untuk putri karena itu keinginan kita. " Lucky


"aku juga akan membelikan banyak makan enak untuk putri nantinya. aku yakin banyak makanan yang belum pernah ada di Kekaisaran GA. karena ada banyak toko yang berasal dari beberapa tempat yang berbeda beda. " Serfani


"benar-benar aku juga sangat menantikan tentang hal itu juga. " Lucky


"terserah kalian berdua saja tapi aku sebenarnya tidak ingin pergi ke mana-mana saat festival berlangsung. " Raiha


"bagaimana bisa begitu putri? kita ingin datang ke festival dengan putri. aku yakin putri dapat menikmati festival nantinya. jika putri senang kami juga ikut senang melihatnya." Serfani


"iya Putri, kalau bisa putri selalu bersama aku ya? he......... he.......he....... " Lucky