Raiha Time Travel

Raiha Time Travel
113



...Sama seperti ayah nya yang tidak mempedulikan apa yang telah terjadi pada Raiha. banyak pelayan dan penjaga yang menghiraukan Raiha....


''Rudra kenapa kamu ada di sini bukannya bersama dengan yang lainnya. '' Pangeran pertama Raka.


''aku sedang bersama dengan Raiha memangnya. apa bedanya jika aku bersama dengan Raiha dan saudara yang lainnya. lagi pula aku sudah sering bertemu dengan mereka di istana.'' Rudra


''apa yang kamu katakan?. kalian seharusnya dekat satu sama lain sebagai saudara. ku pikir pesta ini bagus untuk membuat kalian saling dekat. bukannya hanya bersama dengan Raiha. '' pangeran pertama Raka.


''apa yang kakak katakan lagi pula mereka biasa menikmati pesta seperti ini. sedangkan Raiha ia baru pertama kali mengikuti acara seperti ini kan. jadi ku pikir lebih baik menemani Raiha selama festival berlangsung.'' Rudra


''mereka saudara mu jadi setidaknya kamu menemui mereka. dan bukannya hanya berdiam di sini kamu bahkan tidak menyapa mereka. apa kamu tidak kasihan pada Elettra?. setidaknya kamu sapalah dia jika bertemu dengan mu. ''ucap Pangeran pertama Raka yang mulai marah.


''sudah cukup kak, Elettra Elettra Elettra adik kita kan bukan cuma Elettra tapi Raiha. apa lagi Raiha adik kandung kita. apa kakak pernah memperhatikan Raiha selama ini. apa kakak tidak lihat bahwa mereka tidak menyukai Raiha. bagaimana bisa aku menyapa mereka yang bahkan tidak ingin menyapa adik mereka sendiri. '' ucap Rudra yang mulai marah juga.


''apa yang kak Rudra katakan benar. kalian seharusnya menemani Raiha atau mengajak nya menikmati festival bersama. tapi apa kalian sibuk dengan anak itu dan kehidupan kalian sendiri. Raiha adik kandung kalian setidaknya kalian menjaga diri nya. '' ucap Leo yang juga ikut kesal dengan tingkah mereka beberapa hari terakhir.


"kalian bertiga tenanglah jangan membuat keributan seperti ini. apa kalian tidak lihat kita sekarang ini sedang berada di aula utama. lebih baik sudahi saja pembicaraan ini dan bicara di tempat lain nantinya." Lion yang mencoba menenangkan mereka bertiga.


"apa yang kak Lion katakan benar apa lagi saat ini banyak tamu yang hadir.(( sebenarnya apa yang mereka bicara sampai bertengkar seperti ini. apa lagi mereka pakai menyebut nama ku juga di dalamnya. kenapa setiap ada keributan aku juga jadi terbawa - bawa.))" ucap Raiha yang juga mencoba menghentikan pertikaian mereka.


''kak jika kakak ingin menasehati ku maka lebih baik kakak menasehati mereka. aku tidak ingin melukai perasaan Raiha untuk mereka. lebih baik kakak kembali bersama dengan mereka.'' ucap Rudra yang kesal.


"baiklah aku akan pergi dulu nanti kita bicarakan tentang hal ini lagi. "ucap pangeran pertama Raka yang langsung pergi meninggalkan mereka.


...Beberapa saat kemudian setelah itu rombongan perwakilan dari suku Elf pun datang. setelah mereka memberi penghormatan pada kaisar GA mereka pun pergi menghampiri Raiha....


''........ ((kenapa mereka mendekat ke sini. tunggu bukan kah itu Forrest. apa yang ia lakukan di sini. aku yakin bertemu dengan di toko itu. apa mungkin karena aku telah banyak mengulang waktu jadi beberapa kejadian di masa lalu juga berubah.))"ucap Raiha dalam hati.


''salam pangeran Rudra. '' ucap Forrest


''salam tuan Forrest ah iya aku akan mengenal kan adik ku dan yang lainnya. '' Rudra


''salam tuan Forrest dan yang lainnya nama ku Raiha GA. '' ucap Raiha


''salam nama saya Dark Ekaraj dari Kekaisaran Ekaraj. senang bertemu dengan kalian semua. '' Dark


''perkenalkan nama ku Lion Leonidas dan ini adik ku Leo Leonidas. senang bertemu dengan kalian semua. ku harap kalian bisa menikmati festival ini.'' ucap Lion sambil mengenalkan Leo yang berada di sampingnya.


''senang juga bertemu dengan mu tuan Lion dan juga tuan Leo. '' Forrest


''mmm........ bukan kah lebih baik kamu memanggil kami dengan nama kami saja. ku dengar kalau suku Elf memiliki umur yang panjang. jadi bukan kah diri mu lebih tua dari kami. '' ucap Leo.


''leo bisakah kamu berhenti membuat masalah untuk ku. '' ucap Lion dengan raut wajah nya yang sedikit marah pada adiknya itu.


''tapi itu faktanya kan. bukan kah lebih baik memanggil ku dengan nama ku saja. '' ucap Leo


''......... ((sudahlah ia berbicara semaunya sendiri seperti biasanya. kak lion juga seperti nya akan bertengkar lagi dengan kak Leo seperti biasanya. baru juga selesai yang tadi malah sekarang tinggal kak Lion sama kak Leo. lebih baik aku diam di sini saja sekarang. ))" batin putri Raiha yang hanya bisa diam di tempat duduk nya sambil melanjutkan makan nya.


"saya minta maaf karena ucapan adik ku ini. ia memang selalu berbicara semaunya sendiri. " ucap Lion meminta maaf untuk sikap adiknya.


''tidak apa-apa ini bukan hal yang buruk juga. baiklah saya akan memanggil kalian dengan nama kalian jika buka di tempat seperti ini. '' ucap Forrest dengan senang.


"iya benar aku juga tidak masalah dengan hal ini. " ucap salah satu teman Forrest yang juga ikut sebagai perwakilan suku elf.


...Setelah acara pembukaan festival selesai mereka pun kembali ke tempat mereka masing-masing. agar dapat beristirahat untuk menikmati festival besok....


''selamat datang putri. '' ucap Serfani yang menyambut kedatangan Raiha.


" mmm......... kurasa biasa saja. huff........ lelah nya aku akan beristirahat sekarang saja Serfani. "Raiha yang hendak beranjak ke tempat tidur nya.


"tunggu dulu putri apa yang putri katakan. putri bahkan belum berganti pakaian kan. jadi lebih baik putri mandi dan berganti pakaian sekarang. agar besok bisa bangun lebih nyaman. aku juga sudah menyiapkan bak mandi dan pakaian untuk putri." ucap Serfani yang meminta putri Raiha untuk mandi terlebih dahulu.


"baiklah kalau begitu Terima kasih untuk hari ini juga Serfani. ah dan aku membawakan beberapa kue untuk mu dan Lucky juga. jadi, kalian bisa makan bersama-sama aku akan istirahat lebih awal kali ini. " ucap putri Raiha yang pergi untuk mandi dan bersiap untuk istirahat.


"baiklah putri kalau begitu aku akan merapikan tempat tidur mu agar putri bisa istirahat dengan baik. ((lebih baik aku menyiapkan susu hangat untuk putri juga.))" ucap Serfani yang sibuk membereskan tempat tidur Raiha.


...Setelah beberapa saat Raiha pun selesai mandi. setelah ia mandi ia mulai menuju ke tempat ia berias untuk bercermin. serfani pun langsung sigap membantu putri raiha untuk mengering kan rambut Raiha....


...Raiha pun mulai menatap diri nya sendiri di cermin dengan raut wajah kelelahan. serfani faham pasti sang putri sangat kelelahan atas semua yang terjadi di hari ini....