
"kak... kak... kak Rudra. " Raiha
''....(( aku tidak peduli rumor itu benar atau salah mereka berdua sudah terdaftar sebagai keluarga Kekaisaran. keduanya adalah adik ku. jika ibu masih ada apa yang akan terjadi mungkin semuanya akan baik-baik saja.)) "Rudra yang sedang hanyut dalam pikiran nya tidak mendengar panggil kan raiha.
"Kak apa kamu baik baik saja maaf jika aku membuat kaka tidak nyaman. ((kenapa ia memasang wajah dan memandang ku seperti melihat musuh nya. jika tidak ada niat mengantarkan ku ke akademi ya tidak usah lagi pula aku tidak meminta nya untuk mengantarkan ku ke akademi. aku ingin cepat cepat sampai di akademi. ''Raiha
''aku tau akan hal itu jadi lebih baik jangan buat orang lain kesusahan. ((aku harap semuanya berjalan dengan baik)) ''Rudra
"baik kak. ((jika bukan karena kalian aku tidak mungkin seperti sekarang ini.)) "Raiha
''pangeran Rudra putri Raiha kita sudah sampai di akademi Kekaisaran. "kusir
" Terima kasih atas tumpangan nya. kalau begitu aku pergi dulu ke dalam kelas. ''Raiha pergi dengan cepat meninggalkan Rudra.
...****************...
"....((apa yang dia pikir kan kenapa ia melihat ku seperti itu. ia pikir aku mau apa ikut kereta kuda milik nya. jika bukan karena mendesak aku tidak akan pernah ikut kereta milik nya. ah lebih baik aku memikirkan hal lain. oh iya Dark bersekolah di akademi ini. tapi sampai saat ini aku melupakan tentang itu dan memikirkan hal yang tidak penting. apa ia masuk kelas royalty ya?.aku ingin bertemu dengan nya lagi aku harap ia tidak melupakan janjinya pada ku. itu satu satunya alasan ku bertahan dan harapan ku sampai saat ini.)) raiha dalam perjalanan nya menuju kelas.
Raiha berpikir semuanya akan baik-baik saja tapi raiha lupa akan satu hal. ia selalu mengabaikan rumor yang beredar tentang keluarga Kekaisaran. rumor tersebut akan membawa badai besar dalam hidup nya. tidak hanya rumor menyebar bahwa pangeran Dark melamar putri elettra. masih banyak hal yang akan raiha lalui di mana ia harus menentukan pilihan yang akan merubah hidup nya. !
...****************...
...Di ruang kelas jam istirahat tiba raiha pergi menuju kantin....
"ah iya raiha apa yang sedang kau lakukan di sana. cepat ke sini aku sudah menunggu mu. ''Freya
''aku ingin bertanya apa kamu mengenal pangeran Dark? "Raiha
''maksud mu pangeran dark apa kamu memiliki hubungan dengan nya. "Freya
" aku mengenal nya sejak kecil sudah lama aku tidak melihat nya. jadi aku ingin tahu tentang nya.
''Raiha
"apa kamu tidak dengan rumor Kekaisaran bahwa pangeran dark datang menemui yang mulia kaisar dan memberikan lamaran pernikahan dengan putri Kekaisaran. banyak yang berpikir bahwa pangeran melamar putri elettra. aku dengar juga Dark akhir akhir ini dekat dengan putri elettra. "Freya
" apa pangeran dark tidak menyangkal nya. "Raiha
''apa yang kamu katakan jika ia menyangkal nya itu sama saja mempermalukan putri elettra. tapi dari sudut pandang ku pangeran dark menyukai elettra. yang ku tidak peduli dengan rumor itu lagian hal tersebut kan urusan mereka."Freya
".... ((apa Dark datang ke istana?.tapi sejak kapan aku bahkan tidak mendapat kan kabar apa pun bahwa pangeran dark datang ke istana. tapi aku yakin dark datang untuk ku. ia tidak mungkin melupakan janji nya pada ku. aku harap perkiraan ku benar.")) Raiha
"iya sampai jumpa((maaf Freya tapi aku juga harus menepati janji yang ku buat pada Dark. aku yakin Dark juga tidak akan melupakan janjinya pada ku.'' Raiha
''RAIHA. " Langit yang datang dengan wajah marah dan suara yang keras.
"ada apa kaka memanggil ku?. "Raiha
" aku tau kamu tidak menyukai elettra tapi bagaimana bisa kamu menyuruh orang lain menjelek - jelekan elettra seperti ini. sama seperti rumor itu kamu memang wanita yang jahat dan miliki sifat yang buruk." Langit
"apa yang kaka katakan aku tidak pernah melakukan hal itu. aku yakin orang lain yang melakukan nya atau elettra sen.. " Raiha
"DIAM ! kau bahkan sekarang menuduh nya sengaja melakukan hal ini pada diri nya sendiri. apa yang ia dapatkan dengan menuduh mu melakukan ini. yang di permalukan adalah elettra dan orang yang tidak suka elettra adalah diri mu.
lebih baik kau bukan adik ku dan elettra adalah adik ku yang sebenarnya. jangan pernah menggangu elettra lagi dan tutupi wajah buruk mu itu. aku muak meliah wajah mu. jika kamu berani membuat masalah untuk elettra aku tidak segan segan melukai mu. heh...." Langit meninggalkan raiha sendiri.
"ada apa dengan mereka sebenarnya. tadi pagi kak Rudra sekarang kak langit apa mereka sedang tidak waras. huh... apa lagi itu aku bahkan tidak punya banyak temen mereka semua menjauhi ku. bagaimana bisa aku menyuruh orang lain untuk mencemarkan nama baik elettra. ia bahkan selalu di lindungi pengawal dan pelayan nya saat pergi pergi keluar. di akademi pun ia selalu di kelilingi banyak orang. lebih baik aku menemui dark sekarang mungkin ia akan senang bertemu dengan ku. aku sudah lama tidak melihat nya. "Raiha
...Raiha pulang ke istana batu....
" raiha selamat datang. "Serfani
"...(hari ini aku tidak bertemu dengan Dark. iya ah aku lupa apa Lucky sudah kembali ke istana ini. "Raiha
''belum putri ia bilang masih ada masalah di perbatasan jadi ia tidak bisa pulang. "Serfani
''baik lah aku akan istirahat dulu. "Raiha pergi menuju kamar nya.
" mm... kalau di ingat ingat lagi lucky pergi ke berbatasan bersama dengan Dark. jadi lucky pasti tau banyak tentang Dark. Dark juga mengirim surat melalui Lucky. "Raiha
" tok... tok... tok suara ketukan pintu. putri ada surat dari Lucky. ''Serfani
raiha membuka pintu "baiklah kamu bisa istirahat sekarang. Terima kasih Serfani. ''Raiha
" saya akan kembali ke kamar selamat tidur raiha. '' Serfani meninggalkan kamar raiha.
''isi surat nya bilang bahwa Dark datang untuk melamar ku. Dark juga bilang pada ku bahwa ia sudah bertemu dengan mu putri. akhirnya putri bisa bebas dari keluarga Kekaisaran. aku tidak sabar menunggu kabar baiknya. aku juga ingin bertemu dengan serfa...(tulisan dengan coret coretan.)maksud ku putri."Lucky
" ia seperti biasanya aku dengar ia suka serfani. aku akan membantu nya mendekat serfani. lagi pula lucky orang yang baik dan salah satu orang yang selalu membantu ku. he... he... " raiha